Monday, 23 January 2017

6th Day Challenge : I'm what I'm


Kalo ditanya hal apa yang menurutku membanggakan tapi seringkali dianggap remeh orang lain.
Jawabanku adalah :
"Bisa naikin berat badan!'. Ini prestasi bangettt buat aku!.
Yups, Naikin berat badan. Kaum minimalis dari belahan dunia mana sih yang ga mau?
Ohya, sebagai salah satu kaumnya, kenalan dulu yuks. Kaum minimalis itu adalah kepanjangan dari makhluk yang mini, ekonomis, manis  lucu dan eksotis. *salim*.
Punya berat badan dibawah rata-rata orang kebanyakan itu beban mental tersendiri loh. Apalagi kalo yang pada nyinyir uda bawa-bawa nama orang lain. Contohnya dikait-kaitin dengan suami yang kurang kasih belanja bulanan sampai orangtua yang katanya dulu kurang kasih vitamin. Haduuuuu, rasa-rasanya pengen banget lempar pake batako rasa stroberi-beri  hasil minjem Mak lambe.
Tapi yasudahlah, namanya juga sudah cetakannya begini. Yang menghina sama aja donk dengan menghina sang pencipta. Itu kata ibuku dulu. ^^’
Bisa naik 1-3 kiloooo aja berat badanku rasanya seperti menang perlombaan. Uda bisa bikin aku bangga banget. Saking bangganya bisa jadi tar jalannya pake acara membusungkan dada ala gober bebek pamerin koin emasnya. Ahahay. Karena bagiku, perjuangann yang sangat berat seberat aqua gallon isi semen. Makan apaa aja, berat badan tetap aja stuck di tempat. Sampai kata ibuku dulu kalo pas nimbang malu sama orang-orang disekitarnya.
Sedihnya, terkadang ada orang-orang yang justru ngeremehin. Apalagi cewek. Bagi mereka naiknya berat badan bukan suatu kebanggaan, justru sebagai sebuah bencana kali ya. Lagian kebanyakan kalo cuman naikin berat badan mungkin bukan hal yang sulit bagi mereka. Padahal mereka belum tahu perjuangan dan apa yang ada dibalik keminimalisanku ini. Huks, sedih kan ya.
Baiklah, sebelum kebaperan ini semakin menjadi. Semua ini setidaknya membawa hikmah tersendiri bagiku. Jadi inget pesen Bang Napi : “Bahwa setiap hal yang dimiliki oleh orang lain dan acapkali kita anggap remeh, terkadang ada sebab yang tidak kita tahu di sebaliknya. , It’s ok. That’s me, my self who i should proud to be as "I’m what I’am".


#10DaysKF #KampusFiksi 


8 comments:

  1. Kudu plong hatinya mbak rahma, soalnya aku dulu kurus biasanya mah ada yang dipikir tapi gak terasa, contoh dulu ngerjain skripsi, mau ujian apoteker, terus kerjaan yang kadang kita gak pas ama tempatnya, abis itu kita plongkan perasaan makan mah dikit aja juga bisa gemuk kok, tips dariku yang dulu gadis 38kg tinggi 160cm jadi sekarang 58kg 😊☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak vit, kaya dokterku juga siy. Katanya emang salah satu pemicu gaksa gemuk adalah salah pola makan dan pikiran. heuheu

      Delete
  2. Kun anta kalau kata humood, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Percaya diri akan diri kita senidri ya mba Dian. Betul banget kata aak Humood AlKhuder dan mba Dian mah ^^

      Delete
  3. Mbaaaa...duuh, senengnya😊😊, kebalikan sama aku yg pingin nurunin BB hiiks tapi blm tercapai ajaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihiii,,, iya mbak. kalau kurus aja gakpapa. tapi kalo kekurusan gini. hmmmmm... ^^'

      Delete
  4. Sini aku kasih BBku, hihii... eh tapi tenang aja, disyukuri punya tubuh kurus. Bisa makan apa aja nggak takut gemuk. Lah aku? tertawa aja makin nambah sekilo, hiksss... *curhaaatt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihiii... enak dunk mba, malah gaperlu ndadak ngunyah. Tinggal ketawaaa terus biar bb naik ya ^^

      Delete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email