Monday, 23 January 2017

7th Day Challenge : DEAR MYSELF

Dear myself,
Orang benar waktu bilang: "Hidup harus dijalani, bukan untuk diratapi apalagi dikeluhkan". Hidup terlalu singkat jika hanya untuk mengeluh. Kalo kamu berhenti berlari, akan semakin terinjak & terinjak. Bertambah kecil dan kerdil, tak mampu beranjak, bahkan merangkak!
Maka, larilah dan terus berlari. Meski capai, jangan berhenti. Masih banyak sekali tujuan yg belum engkau singgahi, sebelum (akhirnya) beranjak pergi. Akan terlalu sayang, jika cuman kau ratapi, tangisi hingga membuatmu smakin takut untuk berlari. Lebih jauh lagi.

Jangan biarkan apapun, rintangi langkahmu. Termasuk masalalu termanismu. Meski kau tahu mereka punya tujuan hidup yang sama sepertimu. Mereka punya hidup sendiri, maka tak seharusnya mereka usik kau lagi. Tarik nafasmu. Hiruplah udara baru. Lepaskan segala bayangan itu. Dia sudah ta berhak lagi membelenggu. Setelah apa yang kau capai sampai hari ini. 

Kalo kau merasa tersakiti, percayalah bahwa setiap orang butuh penerimaan dengan hati. Saatnya kau belajar mengerti bahawa orang yang menyakitimu akan menghantarkan pada tahapan hidupmu yang lebih tinggi lagi. Maka, tersenyum dan berterimaksihlah lah padanya. Dengan itu percayalah. Bahwa lukamu akan sembuh sendiri. Jika kau kuat dan mampu, ajaklah dia berlari, bersamamu. Karena tak ada pembalasan terbaik selain dengan berbuat baik.

Kalo kau lelah, ingatlah! Hidup adalah perjuangan. Lagukan kerasmu. Percepat langkahmu. Pelankan larimu. Sedikit dari waktu sebelumnya. Hingga kau temukan dirimu lagi dan berjanji bahwa kau akan menebus untuk setiap waktu "rehatmu". Yakinlah kau bisa lalui semua itu.

Kalo kau ingin bersandar, kau harus sadar! Kau tidak sendirian di dunia ini. Banyak orang disekitarmu yang (tentunya) sangat mencintaimu dengan sepenuh hati. Akan ada banyak penerimaan disana. Ada rintangan tangan berjuta yang siap menampung setiap tetes air mata, isak tangismu pun juga cerita yang ada dibaliknya. 

Kalo kamu bersedih, berhentilah merintih. Usaplah sang 'perih'. Ingat! satu kesedihan berarti ada sejuta kebahagiaan yang tertunda, menantimu, diluar sana. Usap air matamu, tersenyumlah, bangkit, benahi posisimu, dan berlarilah kembali. Hidup terlalu sempit untuk menyimpan satu kesedihanpun untukmu. Dan kau tidak berhak untuk terus menyimpannya, sedikitpun. Dengan sendirinya, dia akan berlalu darimu (Jangan lupa, berterimaksihlah pada sang waktu!).

Kalo kamu masih tetap bersedih, ingatlah saat dimana bahagiamu tiba. Ketika semua orang yang kau sayangi ada disampingmu dan terus mendukungmu. Saat terwujud impianmu, saat keras tertawamu, saat riangnya langkahmu, bahkan saat senyuman seseorang bisa mengubah hidupmu.

Saat semuanya terjadi secara bersamaan, Ingatlah sang MAHA diatas sana. Ingatlah hal apa yang belum kau berikan padaNYA. Ingatlah bahwa cinta-NYA melebihi rasa cintamu pada diri sendiri,
Ingatlah bahwa semuanya terjadi atas kuasa-NYA dan ingatlah bahwa kesedihan kecil apapun DIA hanya ingin supaya kau lebih dekat kepada-NYA.

Maka, bersujud dan bersyukurlah. Karena hari ini... kau masih ada pada-NYA.

Kalau kau masih tak bisa mengatasi semua perasaanmu, bacalah kembali apa yang kau tulis ini. Karena terkadang, kau tak butuh kekuatan dari orang lain. Cukup darimu, olehmu dan untukmu.

Purwodadi, 24 Januari 2017.
r.a.h.m.a

#10DaysKF #Day7 #KampusFiksi

16 comments:

  1. Karena bahagia kita yang rasa, dan muncul dari dalam diri kita sendiri, bukan dari orang lain atau lingkungan, itu hanya faktor pendukung, faktor utama adalah hati kita sendiri ๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget mba vit. segala kekuatan ada pada diri kita sendiri kan yaa

      Delete
  2. iya mbak setuju jangan meratapi diri sendiri

    ReplyDelete
  3. Sharing yg indah, Mba. Sujud itu obat paling ajaib, kita berbisik ke tanah tapi di dengar oleh langit. Semangat Mbaa...

    Btw, masih berapa hari lagi mba tantangan postingnya? Semangat๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š ditunggu tema2 lainnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak nia. Harus tetap semangat apapun ygbterjadi pokoknya.10 hari menulis dari kampus fiksi. Per hari ini sudah dapet 8hari. Tinggal 2 hari lagi. Terimakasih suntikan semangatnya yaaa *peluk*

      Delete
  4. Sujud n syukur... makasih sudah diingatkan.
    sukses menaklukan challenge nya ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama Mbak muna. Insyaallah tinggal 2 harinlagi. Terimakasih untuk suntikan semanagatnya yaa...sukses juga buat mbak muna

      Delete
  5. Umur kita di dunia hanya 2.5jam waktu akhirat, jd berfokuslah pada yg membaikkan..
    Itu yg sy inget2 terus mb, eman2 hidup sebentar kl buat ngeluh & baperan. Hehehe..

    ReplyDelete
  6. Umur kita di dunia hanya 2.5jam waktu akhirat, jd berfokuslah pada yg membaikkan..
    Itu yg sy inget2 terus mb, eman2 hidup sebentar kl buat ngeluh & baperan. Hehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Superrr sekali mbaak. Setuju pake banget deh mba buat fokus pada yg membaikkan. Aaamminn. Semnagatttt

      Delete
  7. Syukur menjadi kekuatan kalo saat lemah datang. Ingat yang lebih lemah dari kita, syukur bikin makin kuat ya, Rahma :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiyaa mba wati... banyak2 bersyukur biar gak kufur ya

      Delete
  8. Bismillah menjalani ujian, membagi kebermnfaat dan terus memperbanyak ibadah
    semangat Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiin. Iya mbak nyi. Akubsellau percaya semua hal baik yg kitablakukan hasilnya pasti juga baik. Bismillaaah. Semangat... semangattt mbak nyiii

      Delete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email