Thursday, 2 March 2017

KULINER ASELI DAERAH SENDIRI YANG SELALU DIHATI





Pernahkah ketika suatu saat kita pergi, lantas terbayang-bayang satu masakan yang menurut kita sudah “di hati” sekali? Hmmm, aku pernah banget. Membayangkan makanan kuliner favorit tiba-tiba sudah tersedia di depan mata, padahal posisi diri sedang berada di ratusan kilometer jauhnya.

Ya. Itulah kuliner yang menurutku sudah di hati banget. Kuliner yang berasal dari daerahku sendiri. Sebuah kota kecil bertaraf kecamatan di sebuah provinsi Jawa Tengah.  Terletak di sebelah timur sekitar 30km dari ibukota provinsi, Semarang. Purwodadi, demikian ia selalu disebut. Merupakan tanah kelahiran yang kucintai.

Tak banyak kuliner asli daerah yang bisa ditemui sebenarnya, tapi kuliner berikut menambah referensi makanan yang mungkin bisa even patut banget buat dinikmati :

1.    1Swieke Kodok, kuliner ekstrim asli Purwodadi
Sohibs semua pasti sudah seringkali mendengar bahwa Purwodadi adalah salah satu penghasil kuliner ekstrim macam ini. Entah bagaimana asalnya, cuman dari sejak aku lahir, swieke kodok sudah menjadi makanan khas kota ini yang terkenal dimana-mana.

Banyak sekali warung di pinggiran yang menjual swieke kodok ini. Tapi sampai sebesar ini pun, aku belum pernah sama sekali mencicipinya. Karena sebagai orang muslim, aku dan beberapa muslim yang lain menyadari bahwa kodok adalah salah satu hewan yang disebut dalam kitab kami untuk tidak dikonsumsi.

Tapi jangan khawatir, sekarang ini swieke tidak hanya dibuat berisikan daging kodok. Namun ada juga swieke menthok, maupun swieke ayam yang pastinya aman binti halal untuk dinikmati.

Kuah segarnya cocok banget dimakan di suasana dingin seperti ini. Terbuat dari geprekan bawang putih(boleh juga diiris sesuai selera), jahe, kecap manis,gulgar, lada bubuk dan tauco, swieke ini terasa hangat di tenggorokan dan di perut. Kalo ingin lebih hangat bukan hanya di perut tapi juga dimulut, boleh banget tambahin irisan cabai. Biar ada asem-asem segernya jangan lupa perasin jeruk nipis/limonya ya. Hmmmmh, sweegggeerrr *ngelapiler*.

Penampakan Swieke Ayam via Zenfone5
Bahan tambahan untuk memeper'segar' rasa kuahnya
Nasi, swieke dan sate "jeroan" semakin cantik dalam jepretan kamera Zenfone5

2Sego pager yang gak bikin "mager"
Hah?Sego pager? Iya. Sego pager. Tapi eitts, tunggu dulu. Jangan bayangin yang aneh-aneh. Sego pager dalam bahasa Jawa atau Nasi pagar dalam bahasa Indonesia ini bukan yang terbuat dari pagar bamboo, atau baja apalagi batako goreng gitu lo yach. Pager disini cuman buat istilah aja. Karena penjualnya biasanya tidak buka warung khusus. Cuman ada diemper2 dekat pagar rumah mereka atau di emper-emper trotoar jalan (yang bersih pastinya).

Berisikan sayuran hijau yang diiris-iris, kuliner yang satu ini dipastikan mengandung banyak zat besi-nya. Nah kan? Gimana bisa males gerak, kalau makanannya sehat begini. *angkat patung
besi sembari pamerin otot*.

Selain berisikan sayuran, sego pager ini juga ada kecambah dan lamtoronya. Disiram kuah pecel lalu ditaburin yah goreng. Hmmmm, sedaaapp. Cocok dilidah orang jawa yang njawani begini . Hihihi.

Jadi, sego pager ini adalah kombinasi antara nasi pecel dan nasi gadungan. Ups,nasi gudangan atau urap, ya. Bedanya ada yahgoreng. Yahgoreng ini adalah parutan kelapa dan garam. Hmmmm, jadi deh sego pager dengan rasa yang lengkap, manis, pedes, asin dan gurih sekaligus.

Makan disela-sela kesibukan. Jepretin dulu pakai ASUS Zenfone selfie, biar hasil fotonya maksimal



Gimana? Ada yang mau coba? Mampir ke purwodadi, yuuuk...



(Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel)










8 comments:

  1. Sego pagernya manteb. Belum pernah aku makan ituh.. jadi laper mbak rahma :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihii ayoo dolan purwodadi mbak wahyuuu

      Delete
  2. Mbak aku belum kebayang tuh rasanya makan kodok. Konon katanya enak banget ya. Tapi aku udah geli duluan hehehe

    Lalu aku ngiler liat sego pagernya
    Kayaknya seger banget deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ktanya sih begitu mbk put. Iya seger deh tu sego pagernya

      Delete
  3. saya orang purwodadi yang tentunya sering makan swieke, tapi untuk sego pager ini saya sudah sering baca di postingan blog2 yg bersliweran,namun belum pernah nyoba. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adane cuman didaerah godong mas. Kalo pagi sekitaran jalan yang mau arah kejuwangi itu.atau disepanjang runah penduduk dibelakang masjid besare

      Delete
  4. sego pager, kayak nasi urap gitu ya....
    Pengen ke Purwodadi, ke waterpark yang baru ituu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Lebih tepatnya perpaduan antara pecel dan urap. Master park alias danau resto. Ayoooo dolan ke purwodadi dan kunjungin masterparknya. Seruuu loo

      Delete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email