Thursday, 16 March 2017

The other side of Jatim Park I



Tanggal 13 Maret 2017 kemaren, saya berkesempatan untuk mengikuti anak-anak didik saya study tour ke Jawa Timur, tepatnya di Malang. Ada empat tempat yang kami kunjungi dalam perjalanan sehari tersebut. Yaitu Ziarah di makam Asmara Qondhi (Bapak dari Sunan Ampel), Jawa Timur Park I, Museum Angkut dan makam Sunan Drajat.
Disini saya tidak akan membahas satu-persatu tempat wisata tersebut. Tapi khusus akan membahas mengenai Jatim Park I. 

Seperti kita ketahui bahwa wisata Jatim Park I ini adalah wahana wisata sekaligus edukasi. Karena didalamnya, kita tidak akan hanya menemukan wahana permainan sebagai obyek wisata yang asyik untuk anak dan keluarga, tapi juga wahana edukasi mengenai sejarah, kebudayaan bahkan percobaan IPA.
Tentu saja ini cocok sekali jika dijadikan salah satu destinasi wisata untuk anak-anak kita dikala liburan tiba.

Setelah mengalami renovasi dan sempat ditutup dibeberapa bagiannya ketika kunjungan saya setahun yang lalu. Tahun ini Jatim Park tampil dengan wajah baru. Meski tema wisata sekaligus edukasi yang diusungnya masih sama, cuman kondisi fisik didalam dan luarnya jadi lebih berbeda.

Pertama kali masuk didalamnya kita akan diauguhkan dengan kebudayaan adat istiadat dan tradisi daerah-daerah diIndonesia yang sekarang jalannya dibuat searah. Sehingga kita tidak akan melewatkan satupun anjungan yang ada didalamnya. Pun ketika kita sampai di wahana percobaan IPA. Jalan yang masih searah itu membuat kita lebih mudah mengikuti alur pembelajaran yang disajikan. Dan tentu saja hal ini bisa meminimalisir terjadinya tragedi anak yang tersesat. And i think it's so briliant!

Nah, setelah melewati semua sajian dalam wisata edukasi di Jatim Park, untuk selanjutnya kita bisa memilih area permainan yang kita suka. Bisa yang di indoor maupun outdoor. Permainan-permainan ini banyak  diantaranya yang bisa memacu adrenalin kita. Ada beraneka ragam  permainan yang bisa kita pilih sesuai dengan  "nyali kita". Hmmm, sudah kebayang serunya pasti, ya?
Tak lupa ada juga bermacam kantin atau restoran buat "isi perut" setelah kita capai berkeliling.

Bagi sebagian orang yang tidak begitu suka dengan permainan yang bisa "memacu adrenalin" seperti saya *uhuk*, jangan kuatir. Ada beberapa pilihan tempat yang bisa kita kunjungi untuk membunuh waktu.

1. Stand photo studio
Stand yang satu ini adalah favorit saya sejak 2 tahun terakhir ini. Karena mungkin, terkadang kita kehabisan ide untuk memebelikan oleh-oleh bagi saudara kita yang masih kecil. Dan oleh-oleh berupa kaos berlatar Foto dan icon Jatim Park ini adalah salah satu oleh-oleh yang paling pas menurut saya.
Untuk fotonya boleh pakai foto yang disediakan oleh studio tersebut atau mengambil dari koleksi foto di galeri HP kita.
 Tahun yang lalu, saya membawakan kaos bergambar foto Staff yang sedang melakukan perayaan ultah ke-4 di sekolahnya. Jadi ada foto saya, papahnya dan Dhaff di belakang kue tart bergambar kereta thomas. 
Tak dinyana kaos tersebut malah bisa jadi media untuk sekaligus mengenalkan  "konsep keluarga" kepada Dhaff.
Jadi rasanya senang sekali ketika memakaikan kaos pada Dhaff, dia akan nyeletuk bilang "ini Mamah, papah dan Dhafin" katanya berulang-ulang :)

Dan untuk tahun ini saya membuatkan kaos bergambar Dhaff yang sedang naik sepeda baru hadiah ultah dari papahnya. Sekali lagi, dia tampak senang dan gembira ketika melihat fotonya yang sedang nangkring di atas sepeda. "Ini dhafin Mah. aku sudah bisa naik sepeda, ya." katanya dengan bangga.

Ini dia penampakan Dhaff dan kaos barunya. Yeaay.
Oleh karena itulah, tiap kali kesini. Stand studio foto inilah yang selalu jadi tujuan utama saya. Selain membuat kaos. Kita bisa banget membuat foto keluarga disana sebagai kenang-kenangan. Dengan background aneka wahana wisata yang kita inginkan. Harganya sekitaran Rp. 20.000 - 35.000  an.

Untuk kaos sendiri, harganya sekitaran Rp 50.000- Rp 75.000 bergantung pada ukuran.
Yang ini ukuran S harganya Rp 70.000,
2. Bioskop 3D


 Duduk manis dengan suguhan film 3D yang menarik ini bisa banget buat dijadikan pilihan. Selain tidak menghabiskan tenaga, duduk disini biasanya saya manfaatkan untuk "ngadem". Hihihi. Ceritanya juga seru-seru kok. Namanya juga bioskop 3D, otomatis kita juga akan dipinjami kacamata 3Dnya. Btw, awas ati-ati yaa. Ada beberapa tempat duduk yang dekat dengan semprotan air, yang akan muncrat secara tiba-tiba jika ada scene airnya. Hmmm, mau?

3. Menikmati cilok di kantin
Di area dekat pembuatan kaos, ada juga kantin yang berjualan makanan khas jatim. Dan uniknya, ada juga yang jual cilok loh. Dengan harga lima ribu perak, kita bisa nikmatin deh satu porsi cilok. 

4. Berenang
source : tempatwisatadaerah.blogspot.com

Yup. Buat yang hobbi berenang, di Jatim Park I ini juga ada fasilitasnya loh. Dari yang kolam buat latihan olahraga air. (Kebetulan kemarin menemukan gerombolan anak-anak dari sekolah tertentu yang asik bermain bola air) dengan kolam renang yang sudah diberi batas seperti lapangan gitu. Sampai kolam rennag yang full permainan ala water boom gitu. Dan pengunjungnya jangan ditanya ya. Rameeee banget. 

Nah gimana? Mau coba salah satunya ketika berwisata di Jatim Park I? jangan lupa bagi ceritanya juga yaa.



6 comments:

  1. Aku pernnah ke jatim park 2
    Wktu ikut pelatihan instruktur d Malang..tp ke sana mah hrs bw anak-anak seruuuuu

    ReplyDelete
  2. Iya teh seruuu buat anak2 mah. Makanya buat emak2 cari tempat sendiri yg asyik yaa. Diantaranya kayak yg saya sebutkan diatas kalo sedang berkunjung ke JP1:). Still teh, main lagi atuh ke Malang. Jgn lupa Ajak anak2 yaa. Hihihi

    ReplyDelete
  3. aku belum pernah ke jatim park mbak...seru ya.insya allah tahun baru nanti udah janjian ma mertua

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa mbak. hayuuk ke jatim park1 sama anak2, dijamin pada seneng tuh mbak..

      Delete
  4. Aku mah 2014 desember lalu ke jatim park 2,eco green, batu secret zoo, museum angkut dan taman safari2,seru pisan ya 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa mbakvit... bawa keluarga jalan2 sehari juga ga nyukup ya

      Delete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email