Sunday, 16 April 2017

TALKING TO THE MOON


"Rentangkan tangan, dongakkan kepala, berputar dan teruslah berputar. Jangan lupa fokus pada satu hal. BULAN. "

Pernah melakukan hal ini? Aku pernah. Dulu sekali, disaat usia ku masih cukup dalam hitungan jari dalam genggaman. 

Dan lalu terduduk, merasakan pening di kepala. Disaat itulah aku merasa "kehadiranmu" disana. Seseorang yang kupercayai ada di dalam bulan yang bulat, tenang dan terang. Seseorang yang entah siapa bisa seolah-olah kuajak bicara. Tentang apa saja. Kesedihan, kekecewaan, dan sekaligus kebencian.

Aku bisa terduduk hampir satu jam diatas tanah lapang itu, berbicara sendiri dengan lama.
Buat apa? untuk melampiaskan semua hal yang kurasa. Dan dengan itu aku merasa tentram (dengan diriku sendiri tentunya).

Terkadang tidak butuh bicara dengan orang lain. Hanya butuh bicara dengan diri sendiri untuk bisa berdamai dengan keadaan.

Untuk itulah ketika kini aku sudah memilikimu dan kamu harus berada jauh dariku, itu adalah satu2nya hal "mengasyikkan" yang aku punya. Aku tidak butuh "menghadirkan" orang lain di hidupku. (Tidak. Aku tidak akan cukup mampu untuk mengkhianatimu). Aku cukup berbicara dengan sang bulan, dan aku yakin kau akan mendengarnya. Meski kau jauh disana. Di tempat kau berada.





No comments:

Post a Comment

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email