Saturday, 14 October 2017

MY HOBBY MY ADVENTURE


Judul artikelku kliatan maksa gak sih? Hahaha. Sutralah ya. Bingung mau judulin apa untuk tema #arisanbloggandjelrel yang diusung oleh mba duo cantik Ika Puspita dan mba arina mabruroh tentang hobbi ini. Jujur sebenarnya sih mau kasih judul hobby yg tidak dirindukan atau hobi yg tidak direstui *halah*. Secara disini aku mau cerita tentang hobi yang sebenarnya aku sukai dari sejak kecil tapi ditentang oleh kedua orangtuaku. Hihihi *segitunya banget ya* 

Sesuai judul, my hobby my adventure ini berisi petualanganku bersama hobiku. Apa sih hobiku? Kalau ditanya dengan mantap akan kujawab "menyanyi!".
Dari kecil sampai muda begini (gamau dibilang tua pokoknya). Entah dimanapun tempatnya, aku suka menyanyi meski cuman bersenandung kecil. Sampai dulu tetanggaku katanya kalau belum denger suaraku menggelegar nyanyi sambil nyapu dijalanan katanya bikin kampung jadi ada yang aneh. Hahahaa. 
Berasa jadi "giant", salah satu tokoh dengan suaranya yang memekakkan telinga di kartun Doraemon gak sih?

My hobby my adventure

Dan meski aku jatuh cinta dengan namanya menyanyi, bapak yg termasuk kategori relijius dan basic ibuku yg jadi uztadzah alias tukang ceramah sekaligus ketua pengajian di kampung ini menolak keras setiap kali aku mengutarakan keinginanku untuk ikut les vokal atau lomba menyanyi seperti teman-temanku. Alasannya nanti yang pakaiannya aneh2 lah, lingkungannya anak2 yang tidak jelas lah, pokoknya adaaaa aja alasan untuk menyatakan ketidaksetujuannya.

Sebagai gantinya, aku dileskan mengaji tilawah di masjid besar di kota kami. Yah, karena aku anak sholehah (alias gamau dibilang anak durhaka sama orang tua) aku ikutin aja deh permintaan beliau berdua. 
Dari les mengaji tersebut, waktu SD aku seringkali di daulat oleh sekolah untuk mewakili lomba MTQ. Jaman dulu nama evennya PORSENI. Dan alhamdulillah, rejeki anak sholeh aku berhasil mendapatkan beberapa piala yang di taruh di sekolah dan kadang dapat uang juga. Hihihi. Gak hanya di sekolah, di rumah juga masih ada dua dan beberapa piagam penghargaan lainnya selain dari lomba MTQ. Yaitu piagam lomba puisi. 

Dulu sempat sedih bin sebel  juga sih, secara les ngajiku kan hari minggu. Disaat teman2 lain bisa enak2-an nonton kartun 4WD, Sailormoon, candy-candy, power rangers, doraemon sampai album minggu (kalau ada yang masih mengenali film yang kusebutkan ini, berarti masa kecil kita bahagia dan seumuran! Wkwkwkwwk), aku harus berkutat dengan orang2 yang lebih tua dariku mengaji di masjid. Ya. Kebanyakan dari mereka adalah anak2 SMA dan ibu2 bahkan bapak2. Gurunya adalah pemenang MTQ yang udah pernah dapat juara nasional (katanya).

Hemh. Tapi ya gimana lagi. Menolak keinginan bapak sama artinya dengan mengharuskan diri hengkang dari rumah. Itu dulu ancaman paling mujarab dari Bapak biar anak2nya nurut dan gak nakal πŸ˜•. Menjaga nama baik keluarga (orangtua) adalah satu prinsip yang harus dipegang oleh kami, anak-anaknya sejak dari kecil dulu. Jadi maklumlah kalau aku atau salah satu dari kami agak "saklek" dalam beberapa hal😊 

Meski aku tidak boleh les vokal, hal ini tidak menyurutkan diri untuk tetap nyanyi donk ya. Kalau tidak di Kamar mandi ya biasanya aku bernyanyi diteras bersama kakak2 lakiku (aku punya 3 kakak laki-laki). Yang satu posisi pegang gitar yang dua lainnya nunggu giliran duet denganku. Hihihi. Dan sampai sekarang, moment inilah yg selalu aku rindukan. Sehingga setiap lebaran dan kami berlima kumpul, pasti nyempetin gitaran di teras bareng. Tapi sekarang ga perlu diiringin. Aku udah bisa main gitar sendiri donk πŸ˜‰

Di luar hal itu ternyata Allah memang maha baik. Ketika aku mulai kuliah, petualangan menyanyiku inipun di mulai. Ada kakak kelas yang tertarik ketika mendengar aku nyanyi di kelas dan bermaksud mengajakku untuk bikin band. Karena waktu itu baru berdua, maka aku diminta untuk mencari 3 personel lagi untuk jadi gitaris, basis dan drummer. 

Dan dulu waktu kuliah temanku itu kebanyakan cowok (aku anaknya tomboi sih). Nah aku punya banyak lingkungan main. Dari yg anak2 "butuh perhatian" (sukaknya galau, trus pelampiasannya negatif) sampai yang celananya cingkrang (sufi) aku punya. 

Apalagi yg ga termasuk dua kategori itu. Banyak banget. Dari semua fakultas aku pasti punya kenalan. Hahaha. Maklum anak gahooool. *awas, nyingkir!* πŸ˜‰ 
Dari kesemuanya itu aku akhirnya mengajak teman-temanku yg kategori "kurang perhatian". Dengan catatan untuk mengurangi kegiatan mereka yg "negatif" menjadi positif.

Yah, tau ndiri ya. Anak muda yang kurang perhatian ini biasanya bekgron mereka itu anak2 korban "divorce". Daripada mereka pelariannya negatif, kenapa tidak diajak ngeband aja. 

Dan akhirnya, jadilah waktu itu De Flip Minor sebagai band pertamaku di kampus. Yeaaay. Selain latihan rutin, band ku ini juga beberapa kali ikut even di kampus.

Photo credit : mewarnaigambar.web.id

Biasanya kan setiap fakultas punya bulan nya sendiri kan. Nah disitu biasanya ikut daftar buat isi acara. Lumayanlah, buat latian "PD". 

Bersama de flip minor ini dari semester awal sampai semester 4. Karena ada sedikit kesalahpahaman band inipun bubar. Oiya bersama de flip minor ini, kita menyanyikan lagu2 hasil arransemen sendiri loh. Lagu dibikin oleh kakak kelasku. Dan alhamdulillahnya lagi banyak yang suka. Jadi deh lagu band ini sempat terkenal di teman2 seangkatanku terutama yang se-jurusan. 

Band selanjutnya yang aku ikuti adalah caldera. Personelnya yang dua orang temanku seangkatan dan sejurusan, dan tiga lainnya dari adek2 kelas dari Fakultas lain. Lagu yang sering kami bawakan adalah lagu-lagu dari band Mocca dan the groove. Dari keduanya paling dominan sih Mocca.

Kenapa Mocca? Karena selain vokalnya yang lumayan pas dengan karakter vokalku. Aku juga suka dengan keunikan band ini yang tidak dimiliki oleh band lainnya. Jadi album mocca ini ceritanya satu paket yang nyambung. Dari mulai dia kenalan sama cowok, trus happy pacaran, trus mulai gak ada kabar, trus putus. Aaah, keren deh pokoknya. Dan itu lagunya pakai bahasa inggris smua ya. Liat personelnya yang asik2 dan kepiawaian vokalisnya memainkan alat musik seperti flute jadi bikin makin jatuh cinta. Pengen banget deh jago musik kayak teh arina mocca. Negfans berat lah ya.

Itulah kenapa sejak saat itu aku sering pakai nama rahma mocca di email atau waktu chatting via MIrc. Hahaha. 

Band Mocca

Sekarangpun aku juga membubuhkan nama "mocca" di akun sosmedku. Diantaranya di blogku ini juga. Biar siapapun di luar sana yang pernah kenal aku begitu lihat namaku langsung "ngeh" kalau ini aku 😊 (Dadah dadah. Lempar foto bertandatanganku 😜)
Mocca and friends

Band selanjutnya adalah the stage. Band ini aku mainnya bareng adik2 kelas sejurusan. Anak2 Sastra Inggris. Biasanya ikut ngisi di acara seputaran jurusan aja. Band ini juga ada karena personelnya ini anak2 anggota paduan suara jurusan yang aku pimpin. Jadi, gahol gahol gini aku pernah juga jadi ketua padus jurusan loh *salim*πŸ˜ƒ

Even paling tak terlupakan ketika gabung bersama di band adalah ketika pernah suatu hari kami mengikuti audisi band pengisi untuk the rain yg waktu itu mau konser di Semarang. Audisi ini diadakan di studio musik di kawasan kampus UNDiP tembalang. Baru datang kami dikejutkan dengan kehadiran brotherhood family. Band indie yg diangkat oleh salah satu radio (pranbors saat itu) dan sudah lumayan terkenal di Semarang lah ya. Yang otomatis melihat mereka sudah bikin "keder" seecara uda ketauan pasti bakal kalah telak duluan. Hahahaa. Tapi tak apalah yaa. Sing penting yakkin. Eh, usaha. 

Kejadian tak terlupakan lainnya adalah ketika aku terlambat masuk kelas yang sedang ujian gara2 ngeband di kampus fakultas teknik. Hukumannya tidak boleh ikut ujian hari itu juga. Uda ijin dengan ngasi alesan pake bahasa inggris bla bla bla. Eh, ditolak. Disuruh keluar nunggu jadwal tesnya kakak kelas buat gabung. Gak sakit sih, tapi malunyaaa minta ampun. Wkwkwk. Nah itulah cerita tentang my hobby my adventure.

Adakah yg punya pengalaman seru juga seputar hobi? Komen yuks disini.


Salam.

20 comments:

  1. Hoo.. Ternyata dari sini nama mocca berasal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah ketauan mba farida ni, jadi mau malu *nutup muka pake lap*

      Delete
  2. Anak band ternyata ya hahah... Jaman SMP aku pernah ngeband, pas manggung gemeteran juga ditonton banyak orang ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihiii... pertamanya gemeteran. Tp kalo liat penintonnya ikutan jingkrak2 jadi seneng y mba irfa. Wkwkwkwk

      Delete
  3. ditolak ikut ujian demi ngeband ya mba..duh..duhhh....hobbi memang ga ada yang bisa ngalahin :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbaaak. Demi pokoke. Demikian dan terimakasih 😊

      Delete
  4. Waah...hobby yg kereeen... Nyanyi sambil gitaran, itu cita2 lamaku yg tak pernah kesampaian..hiks...

    ReplyDelete
  5. Nyanyi di rumah aja khusus untuk keluarga, ortuku juga nggak suka anaknya nyanyi di depan umum, hihii

    ReplyDelete
  6. Nggak pernah ngeband tapi pernah pacaran ama anak band #eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciyye ciyyeee mba muna ciyyee... hihihi. Anak band mmg keren y mba. Penggemarnya banyaaaak *uhuk

      Delete
  7. Nyanyi di kamar mandi pelepas stress juga loh mbak ma, jadi lebih memilih nama rahma mocca daripada rahmawati ya mbak πŸ˜€

    ReplyDelete
  8. Waaah menyanyi emag seru ya mbak apalagi kalau warna suaranya mirip sama vokalisnya mocca.. jadi penasaran pengen denegr suara mbak rahma nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihiii... jangan lari tar tp kalau aku nyanyi y mba..

      Delete
  9. Owalah..penggemar mocca ternyata hahahaha..lagunya enak-enakπŸŽ€πŸ“£.. hayuk nyanyi

    ReplyDelete
  10. Oke, kamu kereeen... jadi, kapan mau ngiringi aku nyanyi dg gitar? *plaaakkk :)))

    ReplyDelete
  11. Oh, jadi gitu sejarah nama 'Rahma Mocca' :) Nice Mba!

    Keren Mba Rahma, aku nyanyi di kamar mandi aja tikus kabur *ups

    btw makasih ya Mba sudah setor arisan. hehe

    ReplyDelete
  12. Asiknyaa punya 3 kakak cowok, aku jaman kecil suka angan2 pengen punya kakak cowok, tapi ta ga mungkin lah ya, kecuali kakak ketemu gede hehehehe

    ReplyDelete
  13. Wah, baru tau nih. Yuk kapan2 karokean

    ReplyDelete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email