Saturday, 24 December 2016

Mengatasi titik jenuh dalam pernikahan

04:49 0 Comments



Tanggal 20 desember kemaren, atau satu hari sebelum peringatan hari ulang tahunku yang ke 30 plus-plus *sensor dikit, yak* aku merayakan tahun ke 8 pernikahan. Tidak ada perayaan khusus siy, jadi mungkin kata yang tepat bukan merayakan tapi memperingati kali ya. *yasudahlah*.

Selama sewindu pernikahan ini, tentu saja begitu banyak sekali hal yang sudah aku alami. Dari yang turun, naik, naik kembali turun dan seterusnya.

Tapi biar kesannya ga kayak curhat gitu. Kali ini aku hanya ingin berbagi tips ala-ala aku untuk mengatasi rasa jenuh dan memunculkan kembali rasa cinta kasih selama pernikahan. Karena tak bisa dipungkiri, ada kalanya selama pernikahan terjadi naik-turunnya perasaan, dikarenakan keadaan tertentu. Dan untuk mempertahankan rasa cinta, maka kita perlu beberapa upaya diantaranya : 

Satu,
Dengarkan music penuh kenangan ketika sedang berduaan.
Putarlah cd/ mp3 lagu-lagu favorit berdua  bisa jadi salah satu love booster yang tepat untuk menghilangkan rasa bosan kepada pasangan.  
Bisa jadi music yang didengarkan adalah music saat-saat pertama kali bertemu ataupun pada masa-masa pacaran. Lirik lagu maupun melodi nada-nada yang selalu membuat kita terkenang itu bisa bikin hati kita kembali berbunga-bunga loh.

Dua,
Tontonlah film  drama romantis yang bertemakan cinta
Atmosfer yang ada pada drama romantic biasanya cepet banget merambat kepada kta. Hal ini baik sekali untuk menaikkan love booster kita terhadap pasangan. Percaya deh setelah menonton, hal yang bisa kita lihat bakalan kebaikan dari pasangan. Apalagi kalau perlakuan pasangan ada yang mirip=mirip dengan yg dilakukan oleh pelakon film tersebut. Hmmmmh, Om.. telolet oom. *eh*



Tiga,
Luangin waktu buat berduaan. Tak perlu pergi dalam jarak yang jauh. Duduk berdua diruang tengah menikmati minuman hangat dan camilan sambil bercerita apa saja dengan nyaman akan semakin menyadarkan kita kalau sebenarnya “kita beruntung” ketika masih memiliki seseorang yang berada selalu disamping kita.
Kalopun masih dirasa kurang. Pergilah keluar kota berduaan dengan pasangan. Nikmatilah lagu-lagu kenangan berdua selama perjalanan.

Empat
Berilah hadiah.
" Salinglah memberi hadiah, agar timbul (perasaan) sayang dan cinta." pernah denger hadits yang bunyinya seperti itu lom?
Dan ini bener banget lo. Sekarang gini deh. Siapa sih yang tidak suka dapat hadiah?. Dengan hadiah, akan membuat kita merasa "istimewa" kan ya? 
Nah. bagaimana kalau kita yang memberi hadiah? Bahagia juga kan pastinya? Apalagi ketika kita bisa melihat secercah senyum, binaran mata, pelukan/ bahkan cuman sekedar ucapan "terimakasih". 


Nah, demikian tips dariku. Semoga bisa membantu agar rumah tangganya selalu dikelilingi oleh keberkahan, kesakinnahan, kemawaddahan dan kerahmahan serta kebahagiaan lahir batin dunia akhirat. Aamiin aamiin ya robbal alamiin.








PAYUNG CINTA

00:46 0 Comments


Malam itu, hujan deras sekali.. petir dan kilat saling mengeluarkan suara kerasnya.
Ups, tiba2 aku teringat akan Ma (ibuku), yang malam itu (seperti biasanya) harus pergi ke Musholla untuk mengisi pengajian ibu2 komplek perumahan.
Bergegas kuambil 2 buah payung di tempatnya.
Setengah berlari aku menuju musholla, demi ke"ngeri"anku melihat kilatan cahaya dan derasnya hujan.
Sesampainya disana, kulihat seorang gadis kecil yang menggigil, duduk dengan menlangkupkan kedua tangan di pundaknya. Dia tersenyum melihatku mendekatinya. Sorot matanya pada sebuah payung sudah cukup mengisyaratkan kepadaku, kalo dia tengah menjemput seseorang sepertiku. "Nunggu siapa dik?" tanyaku berbasa-basi. "Eyang" katanya.
Merasa senasib, kuambil posisi duduk aga berdekatan dengannya. 
Tak seberapa lama, ada seorang yang berjaln dengan tergopoh-gopoh kearah kami berdua. Sinar lampu yang temaram tak cukup buatku mampu menerka siapa dia. Setelah aga mendekat, baru kutahu kalo yang datang adalah seorang bapak2 setengah tua mantan salah satu pejabat di kotaku, yang juga tetangga baikku. Disisakannya senyumnya untukku, sebelum akhirnya, dia menyapaku dan berkata : "Mbak, nitip buat eyang uti y (katanya sembari menyebutkan salah satu nama orang yang aku hapal betul 'piyayi'nya).katanya sambil menyodoriku sebuah tas dengan cover satu merk ternama.Aku tersenyum, mengangguk, dan meyakinkannya kalo pesan itu pasti akan kusampaikan kepada orang yang dimaksudnya.Tak lupa bliau mengucapkan terimakasihnya kepadaku, sebelum kahirnya beranjak pergi.

Akhirnya, penantianku berakhir juga... 
Kudengar ibuku mengucapkan salam disambut salawat dan berdirinya ibu2 jama'ah untuk kemudian bersalam2an. Kulihat ibuku ditengah kerumunan. Kuhampiri ibuku, sebelum kutinggalkan pesan agar bliau menungguku di tempatku berdiri yang sekarang.
Kucari2 sesosok ibu yang dibenakku tlah terekam satu pesan " Ada sebuah titipan yang harus kusampaikan".
Setelah kutemukan bliaunya, kucium tangannya setelah bersalaman, dan berkata : "Eyang, ada titipan". Kulihat binar matanya begitu melihat sebuah tas yang kusodorkan. "terimakasih" katanya pelan.
Dikeluarkannya isi tas yang ternyata adalah sebuah jaket aga tebal dan sebuah payung. 
Ya tuhaaaannn,sekelumit perasaan "iri" begitu mnyesak dalam dadaku. Aku melihat bagaimana sang ibu itu dicintai oleh suaminya... Meski bukan seorang pasangan yang (pastinya) bukan baru lagi, tapi kulihat sisi "kasih sayang" yang begitu indah dan hebatnya,nan jarang kutemukan diantara keluarga yang lainnya.
Tiba tiba,kudengar namaku disebut,aku menoleh dan kulihat ibuku sudah berdiri di belakangku. "ini, anak wedhok ngasihke titipan eyang kakung" kata ibu2 yang menerima tas tadi menunjukku. Sembari bicara, bliau mengangkat payung terlipat dan jaket yang berusha dikenakan dengan bangganya.
Setelah bergurau sejenak, akhirnya kami putuskan untuk pulang.. 
Seseorang mencolek bahuku. Oh, ternyata sang adik yang menemaniku membunuh waktu saat menunggu tadi. "Pulang dulu ya mbak"katanya. Kubalas dengan senyuman dan anggukan. "hati2" kataku akhirnya.
Dijalan, ingatanku masih tertuju pada seorang gadis kecil dan bapak yang kutemui tadi.Dalam hati, aku bergumam: Ah,seandainya, semua orang berlaku hal yang sama untuk orang yang dicintainya.. Hmh, pasti seluruh tindakan anarkhi yang beberapa hari ini menghiasi layar kaca, takkan pernah terjadi..

"Payung itu, cuma satu bentuk kecil perhatian. "
Tapi kuyakin menimbulkan perasaan tersendiri untuk orang yang menerimanya.

Tak terasa, sampai juga kami dirumah. Setelah bersalaman dengan beberapa tetangga yang pulang bersama, kamipun bergegas masuk kedalam. Sebelum menutup pintu,Ma berkata "Ibu gak menyangka kalo kamu akan menjemput ibu tadi. terimakasih, ya" katanya sedikit berkaca-kaca.. 
Emh, seandainya bajuku tak begitu basah terkena pias2 hujan tadi, aku pasti sudah memeluknya.
Aku yakin, tanpa bicarapun , Ma pasti tahu.. bagaimana aku mencintainya....
Karena bagiku,Ma adalah orang pertama yang aku cinta,selamanya.. (dan suamiku,setelahnya,TENTU SAJA! )

rahma_mocca@yahoo.com

***********************************************************************************

HAPPY MOTHER'S DAY TO ALL GREAT MOMS IN DA WORLD

Thursday, 15 December 2016

Aku dan Resolusi 2017-ku

11:04 22 Comments

“Sudah harus bikin resolusi lagi? Aaaaahkkk!!!”, kalau gak liat postingan banner giveaway dari mbak Wati rasanya gak nyadar kalo tahun 2017 sudah ada di depan mata.
Padahal rasanya baru kemarin ngerayain tahun baruan bareng bersama keluarga besar ke jogja. Eh,tanpa terasa uda harus ganti tahun aja.

Ngomong-ngomong soal pergantian tahun, tentu saja takan jauh-jauh dengan yang namanya resolusi.
Dan biasanya, dari tahun ke tahun resolusiku selalu saja sama. Berujung dari cita-cita sederhana seorang emak-emak yang sudah beranak-pinak. Yang pengen jadi istri sholehah idaman suami dan anak. Resolusinya paling seputaran keinginan untuk lebih pintar dan jago dalam hal masak, macak wal manak. Wkwkwk.

Tapi untuk tahun ini aku punya 3 resolusi yang ingin kuwujudkan dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pertama,
Berangkat dari pengalaman ikut sebuah "diklat" untuk guru se-Indonesia kemaren, entah kenapa kok kepikiran kalo tahun depan pengen banget bisa sekolah lagi. Pengen bisa nerusin S2 yang sesuai dengan profesi yang kuambil saat ini.

Bukan apa-apa. Selama ini latar belakang pendidikanku adalah Sarjana Sastra. Sedang profesiku adalah tenaga pendidik di salah satu SMP swasta. Jadi sepertinya aku masih sangat haus akan ilmu keguruan. Aku ingin sekali agar ilmuku bisa lebih bermanfaat nantinya bagi sesama dan masa depanku. Tapi aku sering minder dengan teman-teman yang sudah pada bergelar magister itu. Oleh karena itu, tahun depan aku akan berusaha mencari biaya untuk S2 ku, (syukur-syukur) bisa dapetin beasiswa agar nantinya tidak membebani anggaran rumah tangga. Aamiin. *doain aku ya pemirsaa, eh pembaca...*

Ikhtiarnya tentu saja dengan melebarkan mata dan telinga dengan mencari info sebanyak-banyaknya di internet, memperluas jaringan informasi perihal beasiswa kepada teman, saudara, kenalan waktu diklat, hingga ke pejabat dinas terkait. Tak lupa yang paling penting dan  utama adalah dengan memperbanyak doa di setiap sujud malam agar keinginan utamaku tahun depan bisa terwujudkan.

Kedua,
Resolusiku yang kedua ini mungkin agak aneh. Disaat semua wanita pengen langsing, aku justru kebalikannya. Ditahun 2017 nanti targetku bisa naikin berat badan 1-10 kilo. "Yakin?". 
"Beneran! Punya badan kurus itu sedih, jenderal!". Umur 30an dengan berat badan 40 kotor rasanya kok mengenaskan. Kurang gizi akut, anak somalia sampai terkena anorexia rasanya sudah bukan seperti sebuah ejekan lagi saking seringnya kudengar. 

Dulu mungkin aku bisa cuek dan tidak menanggapinya. Tapi gara-gara meme :

rasanya kok gak tega sama suami yang sudah bekerja keras membanting tulang demi anak istri. Apa coba salah suami, hingga dikait-kaitkan dengan gemuk tidaknya istri.  "Ouch, hayati seddihhhh, babaaang." (lempar kemben). 

Apalagi kalau uda difitnah begini :
"Gak suka masak, hobi dandan, suka tebar pesona, boros?? Ouch, fitnah macam apalagi ini, kisanaaak?"

Untuk itulah tahun 2017 nanti sepertinya harus buat kunjungan ke ahli gizi buat konsultasi, mulai mengkonsumsi susu weight gain/ jamu/pil dari shinse lagi, kurangi bergadang malam dan banyakin ngemil binti nongkrong buat supper bersama mr. big boss tercinta (sebagai sponsorship utama siy maksudnya. hihihi)

Ketiga,
Resolusi selanjutnya adalah pengen selalu eksis di komunitas blogger. Wajib kudu harus rajin bikin postingan di blog. Syukur-syukur bisa punya dot com sendiri. Dan bisa menangin giveaway-giveaway dalam hal kepenulisan biar makin semangat ke cita-cita utama jadi penulis kayak GRes semua. (kekepin Tupperware lunch set-nya mba wati). Aaammin.

Demikian #Resolusiku2017. Yang punya resolusi versimu sendiri boleh banget daftar  #FirstGiveaway di  www.hidayah-art.com, ya.

Tulisan ini diikutkan dalam Hidayah-Art First Giveaway "Resolusi Tahun 2017 Yang Paling Ingin Saya Wujudkan" ( www.hidayah-art.com)






Wednesday, 14 December 2016

UKM SEBAGAI PENGGERAK RODA PEREKONOMIAN RAKYAT. BETUL AJA ATAU BETUL BANGETTT?

02:43 2 Comments



'UKM sebagai penggerak roda perekonomian rakyat??? Hmmm, siapa yang bisa menyangkal kalimat diatas?".
Jadi teringat pada tetangga dekat rumahku. Beliau dulu adalah seorang ibu rumah tangga biasa. Untuk menunjang perekonomian keluarga, beliau membuat makanan berupa Wingko Babat sebagai bisnis UKM dirumahnya.
Wingko babat bernama “Sepur Super” ini kemudian yang membawa nama besar beliau dimana-mana. Rumahnya pun dijadikan pusat oleh-oleh yang menyediakan pesanan, tak hanya tetangga, tapi juga dari beberapa desa bahkan kecamatan lain disini. Siapapun pasti kenal dengan wingko babat "sepur super" milik bu Sardi ini. Rasanya yang endes, dengan ketan yang kenyal dan parutan kelapa serta aroma yang sangat khas wingko babat ini sering banget dijadikan penghantar oleh-oleh waktu acara lamaran bagi keluarga besan (termasuk saya. ehm).

Tak hanya Ibu Sardi salah satu pemilik UKM yang sukses, ada juga pelaku UKM  yg   femes dikotaku, Purwodadi. Beliau adalah Mbak Anny. Seorang pemilik Wedding Organizer dengan nama "Anny's Wedding Organizer" yang dikesehariannya melayani paket pernikahan dari rias, catering, gedung, foto shooting ini  juga merupakan seorang pengrajin Batik tulis Grobogan aseli hasil dari tangannya sendiri. Bukan hanya sebagai perancang motif kain batiknya, beliau juga mendesain sendiri batik-batik tersebut dan menerima pesanan jahitan batik yang pastinya berbeda model dari yang biasanya. Dalam hal ini, Mba Any tidak sendiri tetapi juga mengerahkan masyarakat sekitar untuk ikut membatik bersamanya.

Mbak Any beserta kru membuat batik.

Memberikan pelatihan membatik di lapas purwodadi

Kain batik hasil tangan Mbak any


Tak hanya itu, beliau juga sering menampilkan maha karyanya dalam beberapa pertunjukan busana.

Dan dengan menjamin kualitas produk batiknya, Mba Anny berkeinginan untuk mengenalkan Batik Grobogan hingga ke kancah Internasional

Profil Mba Anny yang dimuat disebuah surat kabar

Melatih warga sekitar untuk ikut membatik


Jadi, jika UKM dikatakan sebagai penggerak roda perekonomian rakyat, kayaknya ga cuman betul tapi beneer bangetttt. Seperti bu Sardi juga Mbak Anny, masih banyak pelaku bisnis UKM diluar sana yang pastinya mampu bukan hanya menggerakkan perekonomiannya sendiri, tapi juga membantu perekonomian yang lainnya dengan memberikan kesempatan lowongan kerja.

Meski disini saya masih dalam level penikmat alias konsumen tapi saya sangat mengapresiasi sekali para produsen terutama Ibu rumah tangga yang mampu menggerakan bisnis UKM dari rumah-rumah mereka.

Dengan kemajuan tekhnologi UKM-UKM ini bisa dengan mudah memanfaatkan media social untuk memperluas jaringan pemasaran. Oleh karena itu sangat banyak sekali kita jumpai pemilik usaha-usaha lokal ini yang memajang produknya di akun FB, Instagram, maupun di twitter sehingga lebih cepat diterima oleh para pengguna sosmed-sosmed tersebut.

Seperti Hijab (https://www.instagram.com/butik_mahrankhumaira/), yang display produknya bisa kita lihat di akun instagram mereka.

Buat mommy-mommy instan yang ga suka pakai ribet macam saya ini. Bisa banget pesen makanan frozen yang lagi ngehits seperti nuget di (https://www.instagram.com/frozenkuro/) untuk bekal si kecil sekolah.

Akhirnya, baik sebagai penggiat maupun penikmat, mari kita dukung UKM dengan selalu menggunakan produk-produk lokal mereka. Karena kualitasnya yang juga gak kalah juara dengan produk-produk import atau branded-branded ternama. Sehingga produk-produk tersebut bukan hanya dikenal masyarakat kita, tapi bahkan juga bisa mendunia. Bagaimana? Setuju kan manteman?! 

“Tulisan ini diikutkan dalam giveaway UKM Sebagai Roda Penggerak Perekonomian Rakyat yang di adakan Agustina D.J” (www.ceritadandelion.com.)




Friday, 9 December 2016

Takdir baik atau takdir buruk?

19:37 3 Comments


"Say, yang di Dp si "melati" apa bener si melati? kok DP-nya pakai cadar? Jadi menakutkan gt ya?"
Tulis sebuah pesan bbm yg masuk siang ini.
Buru2 aku mengecek langsung dari hapeku.
Kutulis namanya di pencarian kontak. Karena banyaknya pertemanan di bbm.
Aku tersenyum ketika melihat gambar sahabatku sejak kecil tersebut.
Dia nampak anggun dengan gamis syar'i hitam lengkap dengan cadarnya.
"Iya, itu melati." Balasku.
"Kamu donk yang temannya dikasih tahu atau dibilang2in, gitu. Bla...blaaa...blaaaaa...." dan masih banyak lagi  serentetan kalimat pelengkap keheranan lainnya.

     Bukan seorang itu saja, sore ini, sampai malam. Masih ada bbm yg masuk dan menanyakan hal yg sama.
"Sungkan" alasan mereka kalau kuminta untuk menyakannya lgsung kepada si empunya badan.
Yasudahlah, aku menjawab setahunya saja.
Karena sebetulnya aku sudah tidak heran. Terakhir pertemuanku dengan Mel, dia sudah cerita bahwa suaminya sudah menjadi seorang "uztad" didaerahnya. Mel mulai belajar mengaji dan sedikit demi sedikit menarik diri dari  sosial media yg diikutinya.
Kami, aku dan kedua temanku lainnya yang hadir dipertemuan itu hanya bisa saling berpandangan mendengar cerita Mel. Bukan apa-apa. Mel sudah menjadi sahabat kami sejak kecil. Kami sduah tahu benar gaya hidupnya. Keluar masuk club malam sudah pernah dijabaninya. Pulang malam bahkan pagi untuk berdugem ria sudah menjadi biasa baginya. 
     Dan sekarang ketika semua orang melihat penampilannya. Sungguh tidak mengejutkan kalau menuai banyak pertanyaan. 
Tiba2 tanganku bergerak pelan.
"Itu takdir baik, insyaallah. Mari kita doakan." Jawabku kemudian. Asal-asalan. Namun membuatku kembali berpikir panjang.

Tentang takdir baik atau buruk?

Ah, bukankah kita tidak pernah tau mana yg baik/buruk untuk kita bukan?
"Bisa jadi apa yg menurutmu baik itu buruk bagimu, dan yg menurutmu buruk itu baik bagimu." Begitu kurleb kata pak uztad yg pernah aku dengar. Ada banyak orang yang terkadang menganggap takdir baik seseorang, sebagai takdir buruk. Seperti kasus Mel diatas.

    Ketika aku beranggapan itu takdir baik, maka tak ayal aku sendiri menuai beberapa cercaan dari teman-teman sepermainan. Seperti mengaca pada diri sendiri. Dua kali mengalami kehilangan anak sudah cukup bagiku untuk menganggap itu adalah sebuah "takdir buruk". Tapi kembali lagi ke kata Pak Uztad, meski sekeras apapun aku mengalami "guncangan", aku tidak pernah tahu apa yang baik bagiku. Masih pekat sekali dalam ingatan, ketika sepeninggal Filza, anak kami yang pertama. Ayahnya diterima kerja ditempat yang jauh lebih baik sangat dari sebelumnya. Hujan rejeki seperti sedang ditumpahkan olehNYA. Meski disatu sisi, rasa sedih yang teramat sangat besar karena kehilangan seorang anak tetap terus mengikuti. Tetapi pada akhirnya aku menyadari bahwa Tuhan terlalu sayang. Hingga tidak membiarkan aku jauh sedikitpun dariNYA. Termasuk ketika pada akhirnya, aku mengalami lagi kehilangan seorang anak yang seharusnya menjadi putera ketiga kami. Aku tetap dekat denganNYA. Ibadah jadi terasa lebih nikmat, karena aku bisa menangis sepuasnya di malam-malam panjangku bersamaNYA,

Dan adakah takdir yang lebih baik selain takdir untuk menjadi  umatNYA yang lebih dekat lagi pada NYA?
Bagiku, takdir baik atau buruk, selama kamu masih punya keyakinan dan iman kepadaNYA, maka itu adalah sebaik-baiknya takdir baik. Insyaallah.




Saturday, 5 November 2016

My song : "All i ask" by Adele

05:12 0 Comments

Ada yang suka lagu Adele yang "all i ask" ga frenz? Aku lagi sukak bingit nih. Pertama kali denger bukan dari versi adele langsung malah. Tetapi dari ajang pencarian bakat musik anak-anak, The Voice Kids Indonesia. Yang nyanyiin waktu itu kaneshia pada waktu blind audition. Dan dinyanyikan kembali secara trio bersama Dian dan Dalillah pada waktu the battle rounds.
Fyi, kaneshia ini putri dari Dede Yusuf, loh. Anaknya cantik dan suaranya lembut tapi full character gt deh. Baguusssh biyangetth.



Lagunya sendiri nyeritain tentang malam terakhir sebelum PHK, alias pemutusan hubungan kekasih. 
Liriknya daleemm banget. Apalagi buat para anggota EEM (Emak Emak Melowers) kayak aku. #Ehhh.
Lirik kaporit aku, terutama pas bagian reff gini nih : (*ambil mic dan siapin kotak kardus buat sawer*):
"All i ask is... if this is my last night with you. Hold me like I'm more than just a friend. Give me a memory I can use. Take me by the hand while we do what lovers do. It matters how this ends. 'Cause what if I never love again?."
(Artinya : Satu hal yang kupinta adalah...jika malam ini adalah malam terakhirku denganmu. Peluk aku sperti bukan teman biasa. Beri aku kenangan yang bisa aku kenang. Pegang tanganku selagi kita pacaran. Masalahnya bagaimana semua ini berakhir. Karena, apa jadinya jika aku tidak pernah mencintai lagi." 
Huuksss. *peres airmata pake kanebo*.
Suara adele yang serak serak sengak, eh, serak serak keren bikin ini lagu semakin menemukan "nyawa"nya sendiri. (Ceile.. uda kayak kakak agnez mo kasih penilain lom sih?? *lempar mic*)

Nah  buat yang pengen lirik lengkap beserta chord-nya, silakan niy
Lyrics and Guitar Chords Adele - All I Ask
[INTRO]   :  C Em F G


[VERSE]

  C                          Em
I will leave my heart at the door
        F
I won’t say a word…

         G
They’ve all been said before
     C                      Em
So why don’t we just play pretend
              F
Like we’re not scared of what’s coming next
    G                        E
Or scared of having nothing left!


[PRE-CHORUS]

     Am
Now, don’t get me wrong
    G                       Dm
I know there is no tomorrow
    G
All I ask is…


[CHORUS]

   C              E          Am
If this is my last night with you
  G                                              C
Hold me like I’m more than just a friend
                 E                 Am
Give me a memory I can use
   G                                C          Cmaj7        Am
Take me by the hand while we do what lovers do
                          Dm
It matters how this ends
          G                             C
‘Cause what if I never love again?


[INSTRUMENTAL]  :  C Em F G

[VERSE]

    C                       Em
I don’t need your honesty
                   F                             G
It’s already in your eyes and I’m sure my eyes, they speak for me
    C                          Em
No one knows me like you do
                                 F
And since you’re the only one that matters
           G              E
Tell me who do I run to?


[PRE-CHORUS]

     Am
Now, don’t get me wrong
     G                       Dm
I know there is no tomorrow
     G
All I ask is…


[CHORUS]

  C                 E           Am
If this is my last night with you
   G                                               C
Hold me like I’m more than just a friend
                E                 Am
Give me a memory I can use
   G                                            C       Cmaj7  Am
Take me by the hand while we do what lovers do
                          Dm
It matters how this ends
              G                          C
‘Cause what if I never love again?


[BRIDGE]

                       F            Dm
Let this be our lesson in love
                          G                  E
Let this be the way we remember us
                              E          Am
I don’t wanna be cruel or unjust
                       Dm
And I ain’t asking for forgiveness
    G
All I ask is…


[CHORUS]

  C#              F             Bbm
If this is my last night with you
   G#                                 C#
Hold me like I’m more than just a friend
          F               D#m
Give me a memory I can use
   G#                            C#      C#maj7      Bbm
Take me by the hand while we do what lovers do
               C#m
It matters how this ends
        G#                          C#
‘Cause what if I never love again?


Buat yang belom pernah denger lagunya, bisa tonton disini nih :

Kalo uda, siap-siap nyanyi yuuukkss... ajakin aku boleh bingit  yach. ^^' 

Thursday, 3 November 2016

Mau ajak si kecil ke tempat kerja? Simak ini dulu yuks...

01:04 2 Comments

Minggu kemarin eyangnya dhaff pergi ke Sukabumi selama 4hari. Karena besannya (mertua kakak ku) meninggal dunia. Secara terbiasa ada eyang yang ikut mengasuh dhafin (baca : momong), jadi begitu beliaunya pergi, rasanya "berantakan" banget ya *lebay*. Dirumah kami hanya punya ART pocokan yang datang dua hari sekali. Itupun cuman ngerjain pekerjaan rumah tangga, tanpa momong.
Otomatis, dhafin "terpaksa" ikut mamahnya ke sekolah, deh. (Disitulah saya merasa rempong). Tetapi pada akhirnya, jadi belajar bagaimana cara "menenangkan" si anak aktif tersebut.
Untuk itu disesi curhat (beeuuh, curhat gitu looh ^^'), kali ini saya sekalian bermaksud sedikit bagi tips, untuk ortu (wabil khusus ibu) bekerja yang "terpaksa" bawa anak ke kantor.
Let's cekidot yess...

1. Bangun mood si kecil sebelum diajakin ke kantor.
Seperti kita tahu kan anak kecil moody gitu ya? Jadi gak lucu kalo bawa sikecil yg sedang gak mood ke kantor. Bawaaanya malah meracau, bisa-bisa jadi kena semprit sama temen2 ato bahkan pak bos tar malah kita. 
Cara bangun mood paling simple adalah dengan menceritakan keseruan apa saja yg akan kita alami berdua disana. Bisa diambil dari perjalanan atau aktivitas yg bisa dilakukan selama kita "sibuk" di kantor nantinya. Jadi si kecil bakalan punya gambaran kalau bakalan punya pengalaman menyenangkan disana. 

2. Bawakan mainan kesukaaan si kecil.
Untuk mengalihkan perhatian si kecil dan tidak mengganggu aktivitas kita, bawakan si kecil mainan yg sedang disukainya. Kalo aku kemarin bawa beberapa hotweels kesukaannya. Sama bawa laptop, manatau si kecil bosan dan ingin nonton film favoritnya. (Catatan, jangan bawa mainan yang sekiranya sampai membuat kita kerepotan ya moms).

3. Pastikan si kecil sudah makan dan jangan lupa bawa bekal makanan kesukaannya.
Biar semakin semangat mainnya dan tidak rewel karena kelaparan, maka ada baiknya kita menyiapkan bekal makanan kesukaannya ya. Apalagi dimana jam makan snack dan makan besarnya terlewati di kantor.
Btw, kalo ingin praktis dengan membeli makanan disekitar kantor boleh juga sih. Cuman takutnya kalo jadi adat pembiasaan. Disamping itu kalo buat sendiri bekalnya, maka jaminan kehigienisannya lebih terjaga. (Ehm. Kodekeras untuk diri sendiri kalo yang ini mah ^^')

4. Sebelum mulai sibuk, pastikan si kecil aman dengan mainan dan keadaan sekitarnya.
Kalo aku karena di sekolah biasanya ada guru piket sama mas TU, biasanya mereka malah yg kooperatif ikut nawarin buat ngejagain dhaff. Hihihi *makasih yaaaa*.

5. Kalau jarak tempat kerja kita agak jauh, jangan lupa bawa jaket dan pakaian ganti buat si kecil.
Namanya juga anak-anak kan ya? Ada banyak kondisi yg seringnya jauh dari prediksi. Seperti yang tiba-tiba makan apa atau mainan apa yang bisa mengotori badan ataupun pakaiannya.
Sedang jaket berfungsi untuk menutup tubuh si kecil saat berkendara dan menjaganya dari angin "jahat" diluar sana.
(Buat yang naik kendaraan sendiri, jangan lupa safety riding buat sikecilnya yaaa.)

Nah, demikian curcol berujung tips saya ketika mengajak dhaff ke tempat kerja. Semoga bermanfaat yaa ^^'



Lagi serius mainan laptop mamah. Stelah bosan mainan hotweels

Thursday, 27 October 2016

NGEBLOG ITU BIKIN...

06:11 2 Comments


Ngeblog bagi sebagian orang mungkin sudah bukan merupakan "hal" baru. Tapi ada juga sebagian besar orang yang masih awam dan belum ingin merasakan manfaat dari ngeblog. Nah, buat yang masih belom tau sensasinya ngeblog, boleh deh cekidot daftar berikut :
Pertama, Ngeblog itu bisa bikin bahagia.
Buat kamu yang suka menulis, ngeblog itu bisa bikin bahagia loh. Kok bisa? Blog itu bisa jadi pacar kedua, yang bisa jadi tempat curahan hati dikala sedang gundah gulana. Tempat menumpahkan perasaan tanpa perlu penghakiman. Dengan ngeblog berasa dapet tempat yang pas buat ngeluarin unek-unek kita. Ngelepasin semua beban perasaan yang ada. Rasanya uda plong kalo udah nulis.
Apalagi kalo kita bisa menuangkannya menjadi sebuah cerita yang baik, menarik dan asyik, seperti menemukan "kepuasan" tersendiri.
 Belum lagi kalau kita bisa ikut komunitas ngeblog yang sering kasih info soal job atau event kece lewat ngeblog, ga cuman dapat pengalaman seru, tapi juga banyak hadiah yang menanti kita. Gak cuman merchandise, ada juga yang bagi voucher belanja, uang, sampai trip gratis kemana-mana (yang terakhir ini bikin mupeng sangat. Ahhhh). Hmmm, gimana? Masih nyangkal kao gakbisa bahagia lewat ngeblog?

Kedua, Ngeblog itu bikin kereeeen.
Banyak sekali penulis yang juga seorang jamaah blogerriyah (ups. Boleh sebut gini gak ya?). Dan bagi saya, menjadi seorang penulis itu kereeeennnn.  Secara daridulu pernah punya  cita-cita jadi penulis yang bisa nelorin buku kayak kakak-kakak senior di komunitas GR. (Salim kakak. Mohon bimbingannya ya?). Meski baru jadi GRes pemula, rasanya keren bisa ngobrol bareng orang-orang yang bisa jadi inspirator binti motivator buat saya. Sampai saya bisa berhasil negluarin buku, kelak (aamiin)
Siapa yang ga ngerasa keren kalo liat namanya ada di tobuk2 terkemuka atau di koran-koran karena prestasi akan kepenulisan kita? (Ahh. Maumaumau). “Biar muka ga kece asal namanya mendunia kalo saya yaa” (Sayangnya untuk sementara baru kelakon didunia per-erte-an. Aahahah.)

Ketiga, Ngeblog itu bikin funky.
Dengan ngeblog, kita bisa merubah dunia. *tsaahhh*.  Contoh realnya saya. Sebagai emak-emak pemalu dengan jam terbang nulis yang rendah kebawah, bukan berarti harus kuper. Harus tetap gaul kan ya?. Nah itu semua bisa di dapetin melalui ngeblog. Utamanya waktu udah gabung sama salah satu komunitas blogger perempuan kece Semarang yang bernama “Gandjel Rel” (GR). Jadi tau istilah-istilah kekinian bukan hanya istilah dalam hal blogging. Tapi juga soal percomblangan (Hayooo yang suka sama ahjussi. Ngacuung). Jadi ga ngerasa tua, tapi funky mania (maksaaaa =D ).

Keempat, Ngeblog itu bikin pinter.
Inget banget waktu pertama ngeblog, masih bingung cara bikin tulisan bisa center, atau upload foto, link ato nyertain html. Ahahah, maklum ya, kan anak solekhah, hobinya ngaji. Bukan utak/ik lappy. Qiqiqi. Dari ngebloglah, jadi pengen belajar dan belajar lagi. Biar cita-cita jadi penulisnya kesampaian. Aamiin.
Kalo pengen tambah pinter, tinggal ngepoin blog teman-teman komunitas yang sudah pada teope begete. Cari sekalian curi ilmu nulis di blog yang sering dishare di chat. Dan kalau pengen refreshing tinggal blog walking ke sesame blogger.
Nah, demikianlah tadi alasan dibalik “Ngapain ngeblog sih?” versi saya. Selamat Hari Blogger Nasional ya. I’m happy 2 be one of them as I’m happy to be GRes.




NGEBLOG ITU BIKIN...

06:11 55 Comments


Ngeblog bagi sebagian orang mungkin sudah bukan merupakan "hal" baru. Tapi ada juga sebagian besar orang yang masih awam dan belum ingin merasakan manfaat dari ngeblog. Nah, buat yang masih belom tau sensasinya ngeblog, boleh deh cekidot daftar berikut :
Pertama, Ngeblog itu bisa bikin bahagia.
Buat kamu yang suka menulis, ngeblog itu bisa bikin bahagia loh. Kok bisa? Blog itu bisa jadi pacar kedua, yang bisa jadi tempat curahan hati dikala sedang gundah gulana. Tempat menumpahkan perasaan tanpa perlu penghakiman. Dengan ngeblog berasa dapet tempat yang pas buat ngeluarin unek-unek kita. Ngelepasin semua beban perasaan yang ada. Rasanya uda plong kalo udah nulis.
Apalagi kalo kita bisa menuangkannya menjadi sebuah cerita yang baik, menarik dan asyik, seperti menemukan "kepuasan" tersendiri.
 Belum lagi kalau kita bisa ikut komunitas ngeblog yang sering kasih info soal job atau event kece lewat ngeblog, ga cuman dapat pengalaman seru, tapi juga banyak hadiah yang menanti kita. Gak cuman merchandise, ada juga yang bagi voucher belanja, uang, sampai trip gratis kemana-mana (yang terakhir ini bikin mupeng sangat. Ahhhh). Hmmm, gimana? Masih nyangkal kao gakbisa bahagia lewat ngeblog?

Kedua, Ngeblog itu bikin kereeeen.
Banyak sekali penulis yang juga seorang jamaah blogerriyah (ups. Boleh sebut gini gak ya?). Dan bagi saya, menjadi seorang penulis itu kereeeennnn.  Secara daridulu pernah punya  cita-cita jadi penulis yang bisa nelorin buku kayak kakak-kakak senior di komunitas GR. (Salim kakak. Mohon bimbingannya ya?). Meski baru jadi GRes pemula, rasanya keren bisa ngobrol bareng orang-orang yang bisa jadi inspirator binti motivator buat saya. Sampai saya bisa berhasil negluarin buku, kelak (aamiin)
Siapa yang ga ngerasa keren kalo liat namanya ada di tobuk2 terkemuka atau di koran-koran karena prestasi akan kepenulisan kita? (Ahh. Maumaumau). “Biar muka ga kece asal namanya mendunia kalo saya yaa” (Sayangnya untuk sementara baru kelakon didunia per-erte-an. Aahahah.)

Ketiga, Ngeblog itu bikin funky.
Dengan ngeblog, kita bisa merubah dunia. *tsaahhh*.  Contoh realnya saya. Sebagai emak-emak pemalu dengan jam terbang nulis yang rendah kebawah, bukan berarti harus kuper. Harus tetap gaul kan ya?. Nah itu semua bisa di dapetin melalui ngeblog. Utamanya waktu udah gabung sama salah satu komunitas blogger perempuan kece Semarang yang bernama “Gandjel Rel” (GR). Jadi tau istilah-istilah kekinian bukan hanya istilah dalam hal blogging. Tapi juga soal percomblangan (Hayooo yang suka sama ahjussi. Ngacuung). Jadi ga ngerasa tua, tapi funky mania (maksaaaa =D ).

Keempat, Ngeblog itu bikin pinter.
Inget banget waktu pertama ngeblog, masih bingung cara bikin tulisan bisa center, atau upload foto, link ato nyertain html. Ahahah, maklum ya, kan anak solekhah, hobinya ngaji. Bukan utak/ik lappy. Qiqiqi. Dari ngebloglah, jadi pengen belajar dan belajar lagi. Biar cita-cita jadi penulisnya kesampaian. Aamiin.
Kalo pengen tambah pinter, tinggal ngepoin blog teman-teman komunitas yang sudah pada teope begete. Cari sekalian curi ilmu nulis di blog yang sering dishare di chat. Dan kalau pengen refreshing tinggal blog walking ke sesame blogger.
Nah, demikianlah tadi alasan dibalik “Ngapain ngeblog sih?” versi saya. Selamat Hari Blogger Nasional ya. I’m happy 2 be one of them as I’m happy to be GRes.




Tuesday, 25 October 2016

MIE JOWO

21:23 3 Comments



Hujan-hujan begini, apa sih makanan favorit kamu? Kalo jawabanmu “Mie rebus”. Toss dulu. Pasti  masa kecil kita bahagia. Wkwkwk.

Tapi emang sih ya. Ujan-ujan itu paling enak makan mie rebus. Yang panas binti pedes. “Beuuhhh…” gakda yang bisa ngalahin endesnya pokoknya, mah.

Daaaan, ngomong-ngomong soal mie rebus. Kamu punya tempat favorit gak siy? Kalo aku punya juga laaah. Meski gakda namanya. Tapi weowe banget rasa dan pengunjungnya. Tiap malam gak pernah sepi,loh. Ga musim hujan, musim kemarau, musim rambutan maupun musim duren *alah*, tu warung selaluuuu aja rame-rame hotta hae *lempar poni ala kajol*.

 Meski cuman ada di emperan sebuah lembaga kursus Bahasa inggris di kotaku, namun jangan salah ya, penggemarnya banyak juga yang bermobil ria. Harganya pun cuman 10 ribu rupiah. Tapi porsinya gede. Selain jualan mie rebus, ada juga mi goreng, bihun rebus, bihun goreng, juga nasi goreng. Tapi dari semua menu yang paling favorit siy mie rebus (coz emang kalo disitu gapernah pengen nyobain menu yang lain siy. Wakakakak). Tapi kata temen-temen siy enak. Bumbunya sangat khas, dan aroma dari tungku arangnya itu looh, yang semakin menebarkan aura kenikmatan khas Mie jawa.


Nah, yang mau nyoba juga silakan ke Jalan Gajahmada Purwodadi, yaa. Didepan POLRES atau di emperan kursus Bahasa inggris  IP*EMS. Buka jam 5 sore sampai malam (sehabisnya siy kata mas-nya). Yuks, mumpung suasananya lagi mendukung banget niy. Terutama buat yang jomblo and mau diangetin (pake tungku tanah liat tapinya ya) yukss, langsung cuuz yaks.  Hihihi. Selamat mencoba.

Menu yang ada di warung

Penampakan pak pemilik warung

mie siap didistribusikan

Penggunaan tungku tanah liat yang menimbulkan aroma khas "mie jowo".

Kecapnya Cap Udang. Purwodadi poenya.

Pelanggannya bisa memilih untuk duduk di emperan toko atau diatas bangku warung. 






Tuesday, 18 October 2016

Nyicip di Danau Resto

21:44 7 Comments
Minggu kemaren, aku dan sekeluarga bermaksud merayakan double belated party alias pesta ulang tahun yang tertunda untuk ibu dan kakak perempuanku.
Tujuannya adalah di salah satu resto yang sedang naik daun di kota kami, Purwodadi. Sengaja memilih obyek disini, karena request anak-anak yang ingin lihat pesawat dan renang.
Hah? Ada pesawatnyaaa? Yups. Danau resto memiliki bebrapa anjungan di dalamnya. Selain berkonsep resto dengan pemandangan ala danau disekelilingnya, Danau resto juga menyediakan tempat hiburan seperti bioskop 3D, taman bacaan, pesawat yang bisa dimasuki kabinnya, juga kolam renang.
Restonya sendiri berupa saung yang ada dermaga ditengahnya. Untuk menunya, hmmmm lumayan mengocek isi kantong. Ada beberapa (yang maaf) rasanya tidak begitu cocok di lidah kami. Tapi lumayanlah, buat yang sedang lapar selapar-laparnya. Karena porsinya yang lumayan banyak.

Banyak tempat yang bisa dijadikan angle yang bagus untuk berfoto.
Tempat favorit untuk berfoto slah satunya adalah di tengah-tengah dermaga. Ada beberapa kursi dan meja yang bisa dijadikan properti, jika tidak ada pengunjung yang menempati.

Eksyen di dermaga
Nampang bertiga sekali-kali

Depan gerbang kolam renang

Aneka minuman orderan kami

Kakak ipar dan kakak kedua

Potongan kue pertama dari Mami untuk Bapak

Bersama naknang dan keponakan 
Kolam arus

Kereta thomas buat foto oke juga

Meluncur di papan seluncur yuuukss

Penampakan taman baca 

Tempatnya luas

Naksir keramiknya *salah fokus*

Dhaff dan papahnya keliatan "mini"

"Anak siapa niih?"

Kolam arus untuk kesekian kalinya

Yuks yang mau cari tempat rekreasi di kota sendiri. Gak perlu jauh-jauh. Coba aja ke Danau Resto

TIGA TEMPAT NONGKI KECE DI PURWODADI

20:18 5 Comments



Siapa yang suka nongkrong cantik? Cung yuuksss. Biarpun udah jadi emak-emak keceh masa kini, nongkrong adalah salah satu kebutuhan setelah penat berjibaku dengan dunia kerumahtanggaan. (Daripada dikira kurang piknik kan ya? *ngeles*).
Tapi jangan salah yaaa. Jangan bayangin kalo nongkrongnya emak-emak itu ala jomblowati jaman baheula. Berhubung titel sebagai emak sudah melekat dengan sebegitu eratnya, maka biarpun rempong mania, dibela-belain tuh bawa anggota keluarga di rumah. Biarpun buntutnya tidak hanya satu, dua bahkan tiga, tuh bocah-bocah kece wajib kudu musti diikutsertakan (Nah loh). Dan tentunya nongkrongnya emak cantik  binti sholehah harus seijin suami dunk tentunya. (ahihi). Syukur-syukur kalo suaminya mau ikutan. Jadilah acara silaturrahim antar keluarga (yang ini bisa panjangin umur loh. aammiinn)

Nah, meski di kota kecil seperti Purwodadi ini,bukan berarti kita kekurangan tempat buat gaul, donk. Diantara puluhan, atau bahkan ratusan (mungkin) ada beberapa tempat yang asyik kaporit buat nongkrong cantik looh . Owh iyaw, maksud tempat asyik disini selain tempatnya yang unik, juga menu makanannya yang gak begitu berat di makan juga di ongkos tentunya (mo jadi emak2 irit, yg tetap gaul nih ceritanya. Ahahay.)

Let’s cekidot yaaaks :
1.  Millano café.
Berlokasi dipinggir kota, atau sekitar 500 meter dari masjid simpang lima, atau 300 meter dari RSI. Akses tempatnya mudah dijangkau. Terdiri dari dua lantai kafe ini juga meyediakan tempat- untuk selfie atau wefie cantik. Menu makanan dan minumannya pun beraneka.


Suasana romantis ala Milano Cafe

cantik...cantikk...cantikkk

Suasana di lantai atas

Yang pengen nongkrong di bawash payung cantik ^^


Luas buat lari-larian si kecil


Bersama my besties triple date



22. Coco de Luna Café
Seperti yang sudah disebutkan diatas, salah satu kriteria untuk menjadikan tempat kuliner sebagai tempat nongki terbaik adalah keunikan tempat dan fasilitasnya, maka hal inilah yang bakalan kita temui di Coco de Luna Café. Kenapa? Karena euy karenaaa. Di café ini pengunjung disediakan tempat untuk karaokean. Satu lagu kena charge 2000 perak. Dan bahkan sekarang konsep café tidak semata-mata tempat nongkrong asyik karena tempatnya tapi juga karena sudah ada butiknya. Jadi lengkap deh, butik café jadi satu.





33. Kuno Kini
      Kafe yang terletak disekitaran bundaran simpang lima ini mengusung tema jadul vs kekinian. Kafe ini sarat pengunjung ketika malam tiba. Terutama sabtu malam minggu. Gemas kalo liat parkirannya yng berjubel, berasa jadi tukang parkirnya aja #ehhhh (Nah kan? Kalo ada pelung jadi duit, giliran deh sinyal emak2nya langsung bunyi. Qiqiqi). SElain tempatnya yang terjangkau karena  berada ditengah-tengah kota, kafe ini juga menawarkan angle syantik buat para manusia-manusia narsis macam saiya.
Ahaha. Nih, sudut-sudutnya yang berhasil tersimpan di memori hape. Ada tiga sudut yang bias dipilih buat andalan haha hihi bersama. Sudut pertama bernuansa outdoor dengan ornament-ornamen cantic buat ngegaya. Buat kamu yang suka suasana romantic, ada lantai dua yang bisa langsung sekaligus melihat pemandangan “kota”. Khususon emak-emak rempong yang bawa anak, sudut favorit kami adalah di tempat ber-AC, atau persis dibawah lantai atas (ya iyaaalah). Yang pastinya alsan utamanya adalah bebas dari asap rokok dan godaan-godaan brondong yang lewat depan mata (eh. Engga dink. Bukan muhrim). Ada ornament berupa motor vespa disana. Tempat favorit jagoan-jagoan kami yang bakalan langsung asyik nangkring diatasnya. Sangat praktis untuk membuat bocah-bocah diam ketika menerima suapan demi suapan.

Akur berdua, nyelfie bersama

Daftar menu

Yuks, eksyen ala macan dulu

Keep smile...

Niat hati mah, mau fotoin makanannya. Tapi sayang kalo yang duduk didepannya gak ke foto *ngeles*


Kolase asiik buat kenang-kenangan
Emak-emak sholihah. Kemanapun nongkrongnya anak-anak wajib ikut serta




So, buat kamu-kamu yang lagi cari tempat nongkrong kaporit eh favorit, bisa dipilih…dipiliihh. Jangan lupa dandan kece dulu, yaaa. Mana tau ada photographer local lagi mangkal cari objek menarik (jiah. Objek?. Wkwkwk)









rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email