Tuesday, 18 December 2018

Cara mengurus perpanjangan SIM di Polres Grobogan


Beberapa hari yang lalu, aku melakukan perpanjangan SIM di polres grobogan. Ya secara SIM yg lama udah mau mati di tanggal 21 desember nanti. Bertepatan dengan ulangtahunku ya. Jadilah SIM baru ini sebagai kado ultah untuk diri sendiri la yaa *LOL*.

Pertama kali ke polres. Bingung deh. Bukan hanya karena kantornya bukan daerah jajahanku. Tapi sistemnya uda berbeda banget dengan sistem yg aku alami ketika perpanjangan SIM beberapa tahun yang lalu.
Jadi, aku mau berbagi pengalaman itu disini yes. Siapa tahu ada yang mau perpanjangan juga.

Pertama-tama, jangan lupa siapin KTP dan SIM asli. Lalu fotocopy masing2 satu lembar saja.
Selanjutnya, datanglah ke sebuah kantor kecil di seberang polres (arah menuju ke daerah plendungan) kanan jalan. Dekat toko2 kecil seperti tempat2 fotocopy itu untuk tes kesehatan.
Sumpah ini tempatnya nyelempit banget. Jadi gak bakal ketauan kalau disitu tempat tes kesehatan.
Ini tempat tes kesehatan ya. Kantornya kecil. Didepannya tukang parkirnya cepat tanggap. Setiap ada org yg clingak clinguk nyari tempat tes kesehatan biasanya dia nanya sambil teriak2. Hehe.

Jangan kayak aku ya. Yg pertama udah PD aja datang ke Polres dan masuk ke ruangan yg penuh antrian dulu. Untung ada mas2 baik hati yg nanya trus aku dikasih tau dia sih. Kalau kalian besok gak nemu mas2 tsb, bisa juga nanya ke mas parkiran atau pak polisi yg kebetulan berada disekitaran kok😉. Insyaallah kooperatif semua.

Di tempat tes kesehatan, kita cuman disuruh duduk. Ditanya mau perpanjangan atau bikin SIM baru. Trus diminta fc SIM dan KTP nya. Ditanyain angka2 yg ada didalam lingkaran warna itu untuk tes mata. Lalu disuruh bayar 30 ribu rupiah. Selanjutnya fc-an td dikembalikan pada kita ditambah selembar berkas bukti kl kita sudah tes kesehatan.

Oiya ada kejadian lucu pas aku kesana. Mbak2 polwan atau bagian tesnya pakai baju kembaran denganku. Wkwkwk. Sama merknya mungkin ya  jadi bisa samaan gt. Pas pertama tatap muka sempet saling terkejut sih. Lalu mbaknya sibuk nulis gt. Sedang akunya cuman tersenyum dlm hati. Hhh *cerita unfaedah dikit* 

Selanjutnya, kata pak parkir, sebelum aku antri untuk foto. Dipersilakan untuk masuk lagi kebagian dalam polres di sebelah pojokan nanti ada BRI teras. Tempat untuk melakukan pembayaran. Oh yess.. disini aku diminta untuk membayar sejumlah Rp 75.000,- untuk administrasi. Cukup menunjukkan bukti fc sim, ktp yg uda distapler jadi satu sama keterangan bukti tes kesehatan.
Ini BRI teras yg ada di polres. Ada tratag kecil bertuliskan "payment point". Trus deket kaca kasir ada logo BRI nya.
Setelah membayar nanti kita juga dapat bukti pembayaran lagi plus pengembalian fc ktp dan lain2 tadi.
Perpanjangan SIM
Ini bukti prmbayaran dari BRI
Kemudian barulah kita masuk ke ruang utama pembuatan SIM. Setelah menyerahkan bukti2 pembayaran, aku diberi formulir untuk diisi. Setelah mengisi formulir, pada waktu menyerahkan kepada petugas, SIM lama kita juga diminta untuk dikumpulkan. Setelah itu tinggal duduk manis nunggu panggilan foto, deh.
Perpanjangan SIM di polres grobogan
Ini bentuk formulir permohonan perpanjangan SIM
Untuk tiap 1 kloter pemotretan, ada10 nama yang dipanggil.
Dan untuk pencetakan kartu satu kloternya 30 orang dan masing-masing orang waktu pencetakannya memerlukan kurang lebihnya 1-5 menit. Jadi bisa dibayangin donk kira2 berapa lama nunggu semua prosesnya selesai.
Aku sendiri berangkat jam 12.00 siang. Terima kartu di tangan jam 14.00 wib. Hmmmh. Gakpapa deh. Yang penting sekarang SIM sudah aman di tangan.



Salam.

1 comment:

  1. wah,,, mba nya orang Grobogan jawa tengah? mbahku kebetulan tinggal di grobogan. berasa tetangga kampung hehehe....

    ReplyDelete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email