Wednesday, 18 October 2017

Tugas ke luar kota? Jangan lupa bawa barang-barang berikut ya!

00:03 1 Comments

Menjadi perwakilan pilihan instansi untuk mengikuti pelatihan ke luar kota pasti menjadi sesuatu yang bikin campur aduk rasanya ya. (Eh ini aku doank, apa kalian juga sih?hihihi) Ada senengnya, sedihnya, bangganya, sampai galaunya. Terutama buat emak-emak yang gak pernah jauh-jauh dari anak macam aku. 

Apalagi kalau waktunya lebih dari seminggu. Waaah waaah.. rasanya sudah gak karu-karuan. Hihihi.

Tapi demi karier sih ya. Apapun deh. Nanti ujung-ujung hasilnya juga buat anak dan keluarga juga. Mikir gitu aja kali ya? 😊 Nah biasanya barang apa aja sih yang harus dipersiapkan selama kita berangkat ke luar kota untuk suatu tugas perjalanan dinas? 

Kalau aku sih : 

1. Baju 
Bukan wanita namanya kalau baju gak jadi urutan nomor pertama. Hahaha. Maklum ya. Belum apa-apa atau baru di kabarin mau ditugaskan ke luar kota aja langsung ingetnya mau pakai baju apa. Kyaaaaa... *hayo, ngaku!* Jujur, kalau aku sih iyes. Ikut mas anang *halah*. 
Baju-baju tersebut diantaranya adalah :  
Entah apapun acaranya. Menurutku batik adalah kostum yang pas untuk segala acara ya. Resmi bisa. Santaii juga bisaa. Bawa batik yang simpel untuk acara gak resmi. Dan bawa juga batik yang modis kalau emang diperlukan selama acara. Kalau untuk acara sekolahan mah pakai aja batik seragam sekolahan. Hihihi. Biar pas, harus disesuaikan dong ya.

b. Kemeja dan bawahan 
Ini yang paling gampang ya. Untuk session siang kalau gak batik pilihan lainnya adalah kemeja gini. Kemeja panjang dengan warna yang tidak mencolok dan bawahan yang berwarna senada. Atau netral (hitam/biru donker). 

c. Pakaian santai 
Yang ini maksudnya mah baju sehari-hari. Bisa rok panjang, gamis (kalau yang biasa pakai gamis), kaos panjang, celana/rok jeans. Pakaian ini bisa dipakai kalau lepas acara dan pengen jalan-jalan di sekitar tempat pelaksanaan acara.

d. Last but not least adalah baju tidur Bawa baju yang nyaman buat tidur itu perlu juga loh. Apalagi yang sudah terbiasa ganti baju tidur sebelum mendarat di pulau springbed. Hihihi Biar bisa tidur nyenyak. Jadi besok paginya bisa lebih fit.


2.  Mukena dan alqur'an kecil 
Ini wajib nih. Kecuali pas berangkat sedang berhalangan alias menstruasi. Biar ga memberatkan,bawa yang bahannya tipis aja ya. Kalau alquran kecil gak masuk juga, bisa pakai aplikasi alquran di hp.


3.  Uang dan ATM 
Yang ini wajib lah ya. Biarpun nanti disana dapat pengganti transport. Tapi jangan sampai ga bawa uang sepeserpun. Kan kita gak tau apa yang terjadi selama perjalanan kan ya. Moga-moga sih gak terjadi apa-apa.


4.  Kartu identitas 
Bawa kartu identitas seperti KTP itu harus ya. Kalau ada apa-apa orang bisa tau identitas kita. 

5.  Pas foto 
Pas foto ini bisa saja diperlukan oleh panitia jika ada sertifikat yang akan dikirimkan nantinya. Kalaupun ga, juga gakpapa. Buat jaga-jaga aja. 

6.  Hp, laptop dan chargernya 
Ini sebenarnya yg fundamental ya. Karena berkaitan dengan pekerjaan yang akan kita selesaikan nantinya selama di sana.

7.  Kosmetik 
Jangan lupa bawa kosmetik yang biasa kita pakai sehari-hari termasuk parfum kesayangan donk. Plus krim perawatan kalau yg biasa pakai krim. 

8.  Asesoris
Bawa jam tangan, fancy belt dan asesoris lain seperti fancy necklace atau brachelet boleh juga. Tapi pemakiaannya disesuaikan ya. Usahakan bawa yang tidak dari emas ya. Mencegah hal-hal yg tidak diinginkan terjadi. Kecuali kalau emang uda terbiasa pakai sih.


9. Sepatu dan sandal
Kalau aku lebih suka bawa sepatu dua sih. Satu sepatu resmi. Satu sepatu flat pengganti sandal. Biar praktis.


10. Obat-obatan 
Terutama kalau kita menderita sakit tertentu. Kalau aku biasanya bawa vitamin/madu aja. Biar ga K.O kalau kebetulan selama tugas jadwal padat dan melelahkan. Gak lucu kan jauh2 tapi kita malah K.O?


Nah, demikian beberapa benda yang harus disiapkan sebelum berangkat pelatihan/tugas dinas ke luar kota. Sama gak sih dengan persiapan kalian? Boleh komen juga di bawah yaaa...

Baca juga : Sekelumit cerita dari pantai Karang Jahe Rembang

Tuesday, 17 October 2017

SIAPA BILANG PLPG ITU MENAKUTKAN? SIMAK DULU KISAHKU INI YUKS!

22:10 0 Comments
PLPG1

Bagi yang berprofesi pendidik, dalam hal ini adalah guru, PLPG bisa jadi satu momen yang paling ditunggu-tunggu.

PLPG atau Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk menjadikan para guru menjadi lebih profesional di bidangnya dengan meningkatkan kompetensi mereka. 
Pelatihan ini hanya diperuntukkan bagi guru yg memenuhi syarat untuk menerima tunjangan profesi (sertifikasi).

Meski ditunggu-tunggu, tak jarang PLPG ini bagi sebagian orang dianggap "momok" yang menakutkan. Bahkan ada yg lebih rela tidak mengikuti daripada takut atau malu kalau tidak lulus. Hihihi.

Lulus? Iya. Setelah pelatihan otomatis ada tes yg terdiri dari 2 sessions.
Dimana di kemudian hari muncul nilai yang menentukan guru tersebut lulus/tidak lulus.

Nah, kalau bagi aku pribadi sih. Senang banget waktu dapat giliran berangkat. Tepatnya pada tanggal 16-25 September 2013 yang lalu. Menjalani pelatihan selama sepuluh hari bertempat di Hotel Kusuma Kartika Sari Solo.p

Adapun persiapan yang aku lakukan waktu itu adalah :

1. Persiapan materi.
Secara aku adalah angakatan pertama menghadapi kurikulum baru yang akan dicanangkan tahun depan (kurtilas) otomatis belum ada satupun yang pernah mengikuti otomatis waktu itu aku minim sekali materi.
Untung ada dua sekolah yang menjadi perwakilan dari kabupaten mengikuti pelatihan kurtilas (kurikulum tigabelas). Dan dua sekolah tersebut bagiku kategori agak pelosok. Karena tempatnya yang jauh dan medannya agak sulit. Tapi demi sih ya, jadi rela ngelakuinnya aja deh.
Disana aku dapat contoh RPP kurtilas yang terbaru. Bukan buat niru sih. Cuman supaya dpt gambaran model RPp yang aku buat nanti.
Untuk materi jangan lupa bawa contoh PTK ya. Ada penilain soal PTK juga soalnya.

2. Persiapan mental
Persiapan mental di sini maksudnya menghadapi berita bohong di luaran sana bahwa PLPG itu berat, kebanyakan tugas sampai gak tidur, soal tes nya sulit, dll. 

Tips : PD aja deh. Setiap hari juga ngajar, paling gak jauh2 juga kan ya materi pelatihannya sama tugas kita ngajar.
Dan iyes. Alhamdulillah aku bisa melampauinya.

3. Persiapan barang bawaan.
Yang namanya perempuan ya, selalu aja banyak persiapan. Terutama barang bawaan pribadi. Aku dari jauh-jauh hari sudah catat barang apa aja yang aku butuhkan selama 10 hari. Utamanya seperti laptop, charger, roll kabel, dan juga printer. Aku sampai bela2in minta suami buat beliin printer karena emang belum punya sih. Hihihi. Alhamdulillah disana berguna sekali. Baik buat diri sendiri maupun buat bantuin temen2 yang gak bawa printer. Jadinya ga perlu susah2 nyari rental seputaran hotel kan.
Selanjutnya adalah barang pribadi seperti kosmetik, peralatan mandi, mukena, kerudung dan baju2.
Baju-baju itu diantaranya :
baju putih (3buah), rok hitam (4buah), baju tidur 5 buah dan tentu saja baju batik 5 buah juga.Hahaha. Ribet yaa.

Tips: cari bahan yang ga mudah ngelipet dan gak tebal tapi ga terlalu tipis ya.
Baju tidur bawa yang pendek dan langsungan biar ga makan tempat.
Baju batik pun juga yang bahannya ga mudah ngelipet, modelnya modis tapi gak kebanyakan pernik biar ga berat/makan tempat.

4. Persiapan boyongan
Karena waktu itu dhafin masih masa minum ASI eksklusif, jadi otomatis gakbisa jauh2 dari emaknya. Alhamdulillah dapat tempat di solo. Yang berarti dekat dengan rumah kakak2ku. Jadi sekalian deh boyongan. Bedol rumah kalo boleh bilang. Dari eyang kakung, eyang putri, dhafin semua jadi ikut pindahan ke Solo.

Tips : bagi yang tidak punya saudara dan masih menyusui kalau memungkinkan bisa sewa kamar satu lagi untuk keluarga. Atau kalau sewa hotel mahal. Ada juga kok rumah2 terdekat yang menawarkan untuk kos sementara. Cari aja yang terdekat dengan hotel ya. Jadi setelah acara ibu bayi bisa ikut tidur di kos dan kalau ada acara sewaktu-waktu bisa cepat balik lagi ke hotel.

5. Persiapan buat check penginapan
Begitu tahu tempat yang dituju, aku meminta kakakku untuk mengecek keberadaan hotel. Hal ini bisa juga dilakukan via telepon sih. Karena biasanya di alamat lengkap hotel tertera juga nomor teleponnya.
Tujuannya agar tau dimana alamat hotel dan transportasi apa yang bisa sampai kesana seandainya kita mau naik transportasi umum. Jadi tidak bingung pas hari H. 

Tips : Kalau dari satu sekolah ada beberapa yang berangkat ke kota yang sama bisa barengan ya. Malah irit kalau mau sewa mobil misalnya. Sukur2 diijinkan buat nebeng aja. Hehehe.

Itu persiapan aku ya. Nah kalau dijudul aku bilang kalau PLPG itu menakutkan, bagaimana denganku?

Ah, bagiku kebalikannya. PLPG ini begitu sangat amat menyenangkan!
Kok bisa?

1. Jadi banyak teman dari sekolah di kota lain.
Kebetulan yang berada sekelas denganku berasal dari sragen, boyolali, solo, sukoharjo, purwodadi, blora, banjarnegara, temanggung, purbalingga, wonosobo, cilacap.
Hihihi. Banyak banget kan? Alhamdulillah. Banyak teman banyak rejeki insyaallah.
PLPG itu mudah

2. Nemu saudara jauh 
Bersama sama teman dari daerah-daerah diatas selama 10 hari sudah berasa kayak nemu saudara dari jauh. Komunikasi masih terus berlanjut. Karena adanya medsos yang memudahkaan kami untuk saling bertukar kabar. Sang ketua kelas yang berinisiatif untuk membentuk grup di FB dengan nama oemah 1.13. Nama ini diambil dari rayon pelaksana PLPG yaitu rayon 113 kampus UNS surakarta.
PLPG itu menyenangkan

3. Teman sekelas yang kompak.
Ada pengalaman lucu ketika sedang menjalani pelatihan. Jadi dihari pertama kami masih yang membawa sifat egois kami masing-masing. Apalagi waktu itu dosen bilang kalau keaktifan siswa juga dinilai. Jadilah kami berlomba-lomba mendapatkan nilai dengan sok aktif tanya atau mendebat pendapat teman.
Namun ketika kelas berakhir kami menyadari bahwa disana kami sama-sama berjuang. Hanya ada satu tujuan utama. Yaitu lulus. Oleh karena itu kemudian kami membuat kesepakatan untuk tidak lagi saling berlomba. Kalaupun mau bertanya sebelumnya ngasih clue dulu ke ybs. Hihihi.
Sejak saat itu kelas jadi adem deh. Kami jadi semakin akrab satu sama lain.
Baju batik1

4. Saling mendukung
Kami juga saling mendukung loh. Misal ketika ada PR atau tugas, maka kita akan bicarakan sama-sama. Seperti waktu tugas peer teaching. Semua mengemukakan ide dulu agar tidak ada materi yang sama. Kemudian kami juga bertukar media kalau ada yang punya dan sekiranya relevan dengan materi yang akan disampaikan.
PPG mudah

Intinya kalau menurutku sih yang penting kebersamaan ya. Kompak dulu antar teman serombelnya. Insyaallah 10 hari kedepan bakalan menyenangkan deh. Sehingga "momok" menakutkan itu tidak akan terjadi pada kita.


Salam.

Saturday, 14 October 2017

MY HOBBY MY ADVENTURE

22:45 18 Comments

Judul artikelku kliatan maksa gak sih? Hahaha. Sutralah ya. Bingung mau judulin apa untuk tema #arisanbloggandjelrel yang diusung oleh mba duo cantik Ika Puspita dan mba arina mabruroh tentang hobbi ini. Jujur sebenarnya sih mau kasih judul hobby yg tidak dirindukan atau hobi yg tidak direstui *halah*. Secara disini aku mau cerita tentang hobi yang sebenarnya aku sukai dari sejak kecil tapi ditentang oleh kedua orangtuaku. Hihihi *segitunya banget ya* 

Sesuai judul, my hobby my adventure ini berisi petualanganku bersama hobiku. Apa sih hobiku? Kalau ditanya dengan mantap akan kujawab "menyanyi!".
Dari kecil sampai muda begini (gamau dibilang tua pokoknya). Entah dimanapun tempatnya, aku suka menyanyi meski cuman bersenandung kecil. Sampai dulu tetanggaku katanya kalau belum denger suaraku menggelegar nyanyi sambil nyapu dijalanan katanya bikin kampung jadi ada yang aneh. Hahahaa. 
Berasa jadi "giant", salah satu tokoh dengan suaranya yang memekakkan telinga di kartun Doraemon gak sih?

My hobby my adventure

Dan meski aku jatuh cinta dengan namanya menyanyi, bapak yg termasuk kategori relijius dan basic ibuku yg jadi uztadzah alias tukang ceramah sekaligus ketua pengajian di kampung ini menolak keras setiap kali aku mengutarakan keinginanku untuk ikut les vokal atau lomba menyanyi seperti teman-temanku. Alasannya nanti yang pakaiannya aneh2 lah, lingkungannya anak2 yang tidak jelas lah, pokoknya adaaaa aja alasan untuk menyatakan ketidaksetujuannya.

Sebagai gantinya, aku dileskan mengaji tilawah di masjid besar di kota kami. Yah, karena aku anak sholehah (alias gamau dibilang anak durhaka sama orang tua) aku ikutin aja deh permintaan beliau berdua. 
Dari les mengaji tersebut, waktu SD aku seringkali di daulat oleh sekolah untuk mewakili lomba MTQ. Jaman dulu nama evennya PORSENI. Dan alhamdulillah, rejeki anak sholeh aku berhasil mendapatkan beberapa piala yang di taruh di sekolah dan kadang dapat uang juga. Hihihi. Gak hanya di sekolah, di rumah juga masih ada dua dan beberapa piagam penghargaan lainnya selain dari lomba MTQ. Yaitu piagam lomba puisi. 

Dulu sempat sedih bin sebel  juga sih, secara les ngajiku kan hari minggu. Disaat teman2 lain bisa enak2-an nonton kartun 4WD, Sailormoon, candy-candy, power rangers, doraemon sampai album minggu (kalau ada yang masih mengenali film yang kusebutkan ini, berarti masa kecil kita bahagia dan seumuran! Wkwkwkwwk), aku harus berkutat dengan orang2 yang lebih tua dariku mengaji di masjid. Ya. Kebanyakan dari mereka adalah anak2 SMA dan ibu2 bahkan bapak2. Gurunya adalah pemenang MTQ yang udah pernah dapat juara nasional (katanya).

Hemh. Tapi ya gimana lagi. Menolak keinginan bapak sama artinya dengan mengharuskan diri hengkang dari rumah. Itu dulu ancaman paling mujarab dari Bapak biar anak2nya nurut dan gak nakal πŸ˜•. Menjaga nama baik keluarga (orangtua) adalah satu prinsip yang harus dipegang oleh kami, anak-anaknya sejak dari kecil dulu. Jadi maklumlah kalau aku atau salah satu dari kami agak "saklek" dalam beberapa hal😊 

Meski aku tidak boleh les vokal, hal ini tidak menyurutkan diri untuk tetap nyanyi donk ya. Kalau tidak di Kamar mandi ya biasanya aku bernyanyi diteras bersama kakak2 lakiku (aku punya 3 kakak laki-laki). Yang satu posisi pegang gitar yang dua lainnya nunggu giliran duet denganku. Hihihi. Dan sampai sekarang, moment inilah yg selalu aku rindukan. Sehingga setiap lebaran dan kami berlima kumpul, pasti nyempetin gitaran di teras bareng. Tapi sekarang ga perlu diiringin. Aku udah bisa main gitar sendiri donk πŸ˜‰

Di luar hal itu ternyata Allah memang maha baik. Ketika aku mulai kuliah, petualangan menyanyiku inipun di mulai. Ada kakak kelas yang tertarik ketika mendengar aku nyanyi di kelas dan bermaksud mengajakku untuk bikin band. Karena waktu itu baru berdua, maka aku diminta untuk mencari 3 personel lagi untuk jadi gitaris, basis dan drummer. 

Dan dulu waktu kuliah temanku itu kebanyakan cowok (aku anaknya tomboi sih). Nah aku punya banyak lingkungan main. Dari yg anak2 "butuh perhatian" (sukaknya galau, trus pelampiasannya negatif) sampai yang celananya cingkrang (sufi) aku punya. 

Apalagi yg ga termasuk dua kategori itu. Banyak banget. Dari semua fakultas aku pasti punya kenalan. Hahaha. Maklum anak gahooool. *awas, nyingkir!* πŸ˜‰ 
Dari kesemuanya itu aku akhirnya mengajak teman-temanku yg kategori "kurang perhatian". Dengan catatan untuk mengurangi kegiatan mereka yg "negatif" menjadi positif.

Yah, tau ndiri ya. Anak muda yang kurang perhatian ini biasanya bekgron mereka itu anak2 korban "divorce". Daripada mereka pelariannya negatif, kenapa tidak diajak ngeband aja. 

Dan akhirnya, jadilah waktu itu De Flip Minor sebagai band pertamaku di kampus. Yeaaay. Selain latihan rutin, band ku ini juga beberapa kali ikut even di kampus.

Photo credit : mewarnaigambar.web.id

Biasanya kan setiap fakultas punya bulan nya sendiri kan. Nah disitu biasanya ikut daftar buat isi acara. Lumayanlah, buat latian "PD". 

Bersama de flip minor ini dari semester awal sampai semester 4. Karena ada sedikit kesalahpahaman band inipun bubar. Oiya bersama de flip minor ini, kita menyanyikan lagu2 hasil arransemen sendiri loh. Lagu dibikin oleh kakak kelasku. Dan alhamdulillahnya lagi banyak yang suka. Jadi deh lagu band ini sempat terkenal di teman2 seangkatanku terutama yang se-jurusan. 

Band selanjutnya yang aku ikuti adalah caldera. Personelnya yang dua orang temanku seangkatan dan sejurusan, dan tiga lainnya dari adek2 kelas dari Fakultas lain. Lagu yang sering kami bawakan adalah lagu-lagu dari band Mocca dan the groove. Dari keduanya paling dominan sih Mocca.

Kenapa Mocca? Karena selain vokalnya yang lumayan pas dengan karakter vokalku. Aku juga suka dengan keunikan band ini yang tidak dimiliki oleh band lainnya. Jadi album mocca ini ceritanya satu paket yang nyambung. Dari mulai dia kenalan sama cowok, trus happy pacaran, trus mulai gak ada kabar, trus putus. Aaah, keren deh pokoknya. Dan itu lagunya pakai bahasa inggris smua ya. Liat personelnya yang asik2 dan kepiawaian vokalisnya memainkan alat musik seperti flute jadi bikin makin jatuh cinta. Pengen banget deh jago musik kayak teh arina mocca. Negfans berat lah ya.

Itulah kenapa sejak saat itu aku sering pakai nama rahma mocca di email atau waktu chatting via MIrc. Hahaha. 

Band Mocca

Sekarangpun aku juga membubuhkan nama "mocca" di akun sosmedku. Diantaranya di blogku ini juga. Biar siapapun di luar sana yang pernah kenal aku begitu lihat namaku langsung "ngeh" kalau ini aku 😊 (Dadah dadah. Lempar foto bertandatanganku 😜)
Mocca and friends

Band selanjutnya adalah the stage. Band ini aku mainnya bareng adik2 kelas sejurusan. Anak2 Sastra Inggris. Biasanya ikut ngisi di acara seputaran jurusan aja. Band ini juga ada karena personelnya ini anak2 anggota paduan suara jurusan yang aku pimpin. Jadi, gahol gahol gini aku pernah juga jadi ketua padus jurusan loh *salim*πŸ˜ƒ

Even paling tak terlupakan ketika gabung bersama di band adalah ketika pernah suatu hari kami mengikuti audisi band pengisi untuk the rain yg waktu itu mau konser di Semarang. Audisi ini diadakan di studio musik di kawasan kampus UNDiP tembalang. Baru datang kami dikejutkan dengan kehadiran brotherhood family. Band indie yg diangkat oleh salah satu radio (pranbors saat itu) dan sudah lumayan terkenal di Semarang lah ya. Yang otomatis melihat mereka sudah bikin "keder" seecara uda ketauan pasti bakal kalah telak duluan. Hahahaa. Tapi tak apalah yaa. Sing penting yakkin. Eh, usaha. 

Kejadian tak terlupakan lainnya adalah ketika aku terlambat masuk kelas yang sedang ujian gara2 ngeband di kampus fakultas teknik. Hukumannya tidak boleh ikut ujian hari itu juga. Uda ijin dengan ngasi alesan pake bahasa inggris bla bla bla. Eh, ditolak. Disuruh keluar nunggu jadwal tesnya kakak kelas buat gabung. Gak sakit sih, tapi malunyaaa minta ampun. Wkwkwk. Nah itulah cerita tentang my hobby my adventure.

Adakah yg punya pengalaman seru juga seputar hobi? Komen yuks disini.


Salam.

Friday, 6 October 2017

SEGO JAGUNG GORENG : Kuliner Lokal Rasa Internasional

09:40 19 Comments
Sego goreng jagung

Bagi sebagian orang dari negeri kita, makan sego (nasi) goreng pasti sudah sangat biasa. Makan nasi jagung mungkin juga sudah biasa. 
Namun kalo digabung menjadi nasi jagung goreng, mungkin banyak yang belum biasa.
Betul?

Nah, bagi yang belum biasa. Baik belum bisa menemukan atau bahkan belum biasa memakannya. Kenalan dulu yuks.
Ini dia penampakannya :
Sego Jagung Goreng

Mungkin tampilannya dan bahan-bahannya emang asli lokal. Tapi bagi saya ini sudah termasuk menu internasional (saking enaknya). Dan cocok dengan lidah lokal saya. 

Jujur, daripada makan makanan berkeju-keju ria. Saya lebih memilih nasi jagung goreng ini sebagai menu makan saya. 
Biarpun dikata "ndesoo". Tapi insyaallah ngaminin doa mas tukul lah ya. Biar ndeso (orang desa) yang penting rejeki kota. Aamiin 😁

Sego jagung goreng atau terkadang dibolak balik namanya menjadi Sego goreng jagung ini adalah nasi jagung yang cara memasaknya digoreng seperti kalau kita membuat nasi goreng buat sarapan.
Cuman karena bahan utamanya asli dari jagung, maka harus digiling dulu menjadi nasi jagung hingga lembut sehingga mudah untuk di makan. Meski sepertinya mudah. Namun sebenarnya nasi jagung ini mulai jarang di temukan alias sudah langka. Padahal cerita orang jaman dahulu, justru nasi jagung inilah makanan paling istimewa pengganti beras bagi mereka.

Bumbunya pun sama dengan nasi goreng biasa. Cuma yang istimewa adalah ungker2 lombok ijonya.
Ungker-ungker lombok ijo (cabe hijau) ini adalah cabe yang digongso. Alias digoreng tanpa minyak.
Sensasi pedasnya. Hmmm luar biasa.
Terutama untuk kaum pecinta pedas seperti saya. Hihihi

Untuk lauk, ada bermacam-macam yang sudah tersedia. Diantaranya :
1. Peda
2. Pepes ikan
Pepes pindang

3. Pindang balur tepung
Pindang tepung Sego Jagung

4. Sate kerang/ayam/ati
Sate kerang

5. Rempeyek
6. Nasi Gudangan/ urap
Gudhangan alias urap

7. Rendang jengkol
Rendang jengkol


Tak hanya itu. Nasi ini juga disajikan lengkap dengan toping telur dadar, kerupuk, irisan kubis dan ungker2 lombok hijaunya.

Selain digoreng, nasi jagung ini juga bisa disajikan tanpa digoreng. Melainkan cukup di tambahi gudhangan/urap (bahasa jawa). Yaitu campuran sayuran yang biasanya berisikan kecambah, sayur hijau, kacang panjang dan parutan kelapa yang sudah dibumbui dengan bawang putih, kencur, garam, cabai, terasi dan daun jeruk.

Untuk harganya sendiri antara Rp10.000-12.000/porsi. Dan dijual hanya di malam hari. Di salah satu stand di alun-alun kota Purwodadi. Atau disekitar depan hotel Kencana (komplek ruko Jl.S.Parman Purwodadi)

Gimana? Berminat? Ke Purwodadi dulu yuk. Nanti aku traktir deh sepuasnya.

Salam.

Sekolah pertama untuk Dhafin : Tips mencari sekolah untuk anak usia 3tahun

02:10 2 Comments
TipsMencariSekolah1

Jaman sekarang mungkin sedang tren nya menyekolahkan anak sejak dini. Tak terhitung sudah ada banyak sekolah pra TK yang menjamur di sekitar kita. Gak hanya untuk anak yang baru berusia3 tahun, bahkan ada juga yang usianya 2tahun sudah mulai "bersekolah".

Fenomena tentang menyekolahkan anak usia dini ini sempat jadi pro kontra. Tapi ya namanya orang punya alasan pribadi kan ya.
Dan kalaupun pada akhirnya aku menyekolahkan anak ku di usia dini (3 tahun 4 bulan) tepatnya, ini bukan karena latah ikut2an tren ya.
Tetapi sebenarnya *pasang muka sedih* ada cerita di balik itu semua.

Dhafinku sejak kecil adalah anak yg sangat aktif. Bukan hanya aktif bergerak. Namun entah kenapa dan darimana dia selalu saja (sengaja atau tidak sengaja tangan) mungilnya itu suka usil.

Tak hanya suka mencubit seperti layaknya orang yang gemas melihat sesuatu. Tapi juga kadang suka mendorong teman2nya sampai jatuh.

Dasar emaknya nih hormon worry nya kelebihan. Melihat gelagat lelaki kecilku itu jadi kepikiran untuk menyekolahkan Dhaff untuk kepentingan sosialisasinya.

Pada prinsipnya cuman satu. Cuman ingin mengajarinya untuk bersosialisasi dengan orang dan lingkungan di sekitarnya. Itu saja.

Setelah ngomong dari hati ke hati dengan pak suami. Akhirnya ijin menyekolahkan dhafin pun kukantongi.
Berbekal ijin itu pula aku keliling di beberapa sekolahan paud.
Ada 3 sekolah yang kudatangi pagi itu.
Dari masing-masing sekolah aku catat kebaikan dan kelebihannya.

Dan akan kujabarkan menjadi beberapa tips tentang mencari sekolah untuk anak usia dini
Diantaranya:
Tipsmenyekolahkananakusia3tahun

1. Kenali kebutuhan anak
Dalam hal ini, sama seperti yang kutahu tentang kebutuhan Dhafinku. Aku mencari PAUD yang eksklusif. Eksklusif ini dalam artian yang tidak banyak murid satu kelasnya. Dan minimal ada 2 guru yang menghandle.
Kenapa? Karna waktu di sekolah yang pertama kukunjungi aku melihat satu kelas yg penuh. Dan dihandle cuman 1 guru. Disana setiap kali ada anak yang nangis/ bertengkar yang lainnya jadi ikutan ribut deh. Hehehe.
Aku menyadari kekurangan anakku sehingga aku tau bahwa kebutuhan anakku akan perhatian khusus itu yang aku jadikan acuan pertama

2. Lihat cara tenaga pengajar atau pengelolanya menyambut kita
Di terima dengan wajah yang ta enak tentu membuat kita eneg kan ya. Dan darisitu bisa dilihat bagaimana cara pelayanan kepada anak kita di kemudian harinya. 
Memiliki tenaga oengajar yang ramah dan komunikatif tentu akan membantu dan memudahkan kita mendapatkan sekolah sesuai dengan yg kita inginkan.

3. Periksa area bermainnya
Satu kejadian kecil yang mengingatkanku untuk waspada dalam hal ini adalah saat dimana ketika dhafin mencoba naik ke suatu permainan di sekolah yg kukunjungi. Dan menangis dengan keras ketika aku sedang berkeliling melihat lokasi ruang kelas.
Kamipun segera bergegas. Ternyata dhaff sedang naik ke atas prosotan yang tingginya jauh sekali diatas jangkauan Dhaff. Mungkin kalau naik dia memang suka ya. Tapi ketika turun entah kenapa dia bisa setakut itu.
Tapi justru tangisannya tersebutlah yang membuatku mantap untu k tidak jadi menyekolahkan Dhaff di tempat itu.

4. Lihat kurikulum atau program2 yang dimiliki sekolah tersebut tiap tahunnya. Karena tujuanku menyekolahkan Dhafin "hanya" untuk kebutuhan sosialisasinya. Maka aku mencari materi PAUD yg tidak memberatkannya. Juga program-program dimana orangtua diperbolehkan untuk terlibat langsung di dalamnya. Sehingga bisa melihat langsung sejauh mana kemajuan Dhafin

5. Minta kelonggaran waktu beberapa hari untuk masa trial nya.
Kebetulan sudah ada beberapa PAUD yang memiliki program ini. Yaitu masa percobaan untuk bersekolah disitu selama 1/3 hari dengan biaya sesuai penitipan.

Nah, setelah cek dan ricek akhirnya aku mendapatkan satu sekolah yang sesuai dengan keinginanku.
Yaitu sekolah dengan jumlah muridnya yg hanya 6 org waktu itu dan di handle oleh 2guru sekaligus.
Ruangan kelas ber Ac untuk dhaff ku yg aktif dan penuh biang keringat.
Dan yang utama dan hampir terlewat, arena bermainnya yg indoor, dengan perosotan yang aman karena tidak begitu jauh dengan tinggi badan Dhafin serta adanya guru/pengawas khusus di bagian playground.
Pixabay.com

Dan alhamdulillah biayanya pun masih standar seperti sekolah-sekolah lainnya.

Itulah pertimbanganku untuk (akhirnya) menyekolahkan Dhafin untuk yg pertama kalinya. Yang kali ini aku tulis untuk menjawab satu tema #arisanbloggandjelrel yang diusung oleh dua orang mommy hebat yang penuh talenta. Yang pertama adalah mba Maritaningtyas. Sukak banget ngepoin blog beliau yang isinya parenting. Gaya bahasa, tampilan blog serta isinya yang penuh manfaat selalu bikin betah loh.
Pun blog milik mba Dini Rahmawati juga penuh inspirasi. Beliau punya jiwa seni dan sastra yang tinggi. Terlibat berbagai macam kegiatan sosial dan teater di daerah asalnya, Temanggung menjadikan mba dini sosok yang rendah hati dan sastrawati habis pokoknya. Yang penasaran langsung klik aja ya blognya. 

Nah buat mba marita, mba dini dan kalian semua adakah yg putranya sekolah di usia dini juga? Boleh banget kalau mau komentar disini ya. Terimakasih.

Salam.



Thursday, 5 October 2017

Cegah Iritasi kulit dengan Lactacyd Baby

09:09 4 Comments
Tips cegah iritasi

"Mah... perih nih" kata Dhafin anakku sembari menggaruk-garuk kulitnya sepulang bermain. 
"Tadi gatal. Sekarang perih Mah" imbuhnya lagi.
Segera kuperiksa apa yang ada dibalik punggungnya. Ternyata ada beberapa bekas cakaran kuku Dhafin menutupi kulit kering berwarna agak putih yang ada disekitar belakang punggungnya itu. Karna di garuk semaunya, kulit di tempat cakaran itu tampak memerah.

Tak hanya sekali dua kali. Dhaf juga sering mengeluhkan biang keringat yang muncul di dahinya. Gatal katanya.

"Hmmm, yang sabar ya nak" cuman itu yang bisa kulakukan untuk menghiburnya sembari mengelus2 rambutnya sesekali. Sedih juga menemukan beberapa keluhan kulit Dhaff yang ternyata terindikasi iritasi ini.

Sebelum aku curhat bagaimana cara mengatasinya di kemudian hari, simak sebentar dulu tentang apa dan bagaimana iritasi kulit ini ya Moms.

Iritasi kulit adalah masalah kulit yang dapat disebakan karena udara terlalu lembab atau karena kulit bersentuhan langsung dengan bahan kimia.

Adapun Gejala Iritasi Kulit itu diantaranya adalah :
1.    Kulit Kemerahan
Jika kulit dibagian tubuh berubah menjadi kemerahan, nah hal itu merupakan gejala awal terjadinya iritasi kulit. 
2.    Gatal-Gatal 
Terkadang ketika kita sudah beraktivitas dan mengeluarkan keringat berlebih kulit jadi gatal. Ini lah yang bisa meneyebabkan terjadinya biang keringat pada anak. Karena kulit sedang kotor disebabkan oleh keringat.
3.    Kulit Kering
Gejala yang mungkin sering terjadi juga yaitu dibagian kulit tubuh menjadi sedikit kering.
4.    Bersisik atau Radang
Setelah mengalami kulit kering biasa kulit terkadang bersisik menyerupai peradangan pada kulit atau dengan kata lain kulit menjadi kasar dan kering.
5.  Ruam dan Pecah-Pecah
Ruam dan pecah-pecah ini biasanya kalau pada bayi disebabkan oleh penggunaan popok yang tidak tepat. Sehingga menyebabkan area sekitar pantat bayi tampak memerah.

Jenis-jenis iritasi pada bayi
Kalau menurut gambar diatas baik A,B,C maupun D adalah hal yang sama2 paling sering dialami oleh Dhafin.
Apalagi anaknya aktif banget dengan riwayat biang keringat yang berlebih.
Jadi, terkadang kasihan lihat mukanya yang terlihat bintik2 kecil merah di atas dahinya. Atau seperti sayatan luka kecil bekas garukan kalau kebetulan Dhaff sudah tidak sabar dengan gatalnya mungkin ya.

Dan setelah kutelisik, penyebab iritasi Dhafin itu diantaranya adalah :
Penyebab iritasi pada bayi

1. Kotoran dan Debu
2. Paparan sinar matahari
3. Popok dan
4. Sabun

Sebagai upaya pencegahan iritasi dari kotoran dan debu serta paparan sinar matahari aku mulai lebih sering mengganti pakaian dhafin ketika kulihat keringatnya mulai banyak. Jadi bikin banyak cucian menumpuk sih. Tapi tak apalah demi kondisi pakaian dhafin yang aman dan nyaman ya. 
Selain pakaiannya yang kujagai, tempat bermainnya pun kubatasi. Karena anakku suka sekali main bola di luar rumah meski panas2, papahnya berinisiatif untuk menutup teras dengan kanopi. Itupun sekarang lebih banyakan main di dalam rumah daripada di bawah kanopi :)
Sedang untuk popok dan sabun. Aku mencegahnya dengan mencari referensi sabun dan popok yang nyaman dan sesuai dengan kondisi kulit Dhafin.
Alhamdulillah, saat browsing aku menemukan #LactacydBaby sebagai referensi.

Pemakaian pertama, Dhafin sudah sangat suka duluan dengan aromanya.
"Enak" ucapnya sambil tersenyum ketika aku menyodorkan lactacyd baby ke badannya.

Dan tak hanya itu, sabun ini juga memiliki keunggulan sebagai berikut :
1. Lactacyd Baby merupakan brand internasional yang sudah terpercaya untuk menjaga kulit bayi dari iritasi ringan.
2. Kandungan alami dari ekstrak Susu serta formulasi dengan pH yang sesuai dengan kebutuhan kulit bayi.
3. Lactacyd Baby telah teruji secara dermatologi dan dapat digunakan setiap hari.
4. Hasil yang nyata setelah menggunakan Lactacyd Baby.

Sejak menggunakan sang #BabySkinExpert ini alhamdulillah keluhan gangguan pada kulit Dhafin menjadi semakin berkurang.
Sudah jarang bahkan hampir ta pernah lagi mendengar keluhan Dhafin tentang gatalnya di bagian ini itu anu dan segala macam tempat dibagian tubuhnya.
Sehingga aktivitasnya tidak pernah lagi terganggu.
Iritasi pada bayi
Terimakasih lactacyd. Kini anakku jadi aman dan nyaman menjalani aktivitasnya bersamamu.







Monday, 2 October 2017

Menjadi pribadi yang lebih bermanfaat dengan LAZISBA

20:53 5 Comments
Rasulullah pernah bersabda bahwa ada 3 amalan yang tidak akan pernah terputus pahalanya meskipun kita meninggal dunia. Tiga amalan itu adalah : 
1. Shodaqoh jariyah
2. Ilmu yg bermanfaat dan
3. Doa anak yg sholeh
Nah, kebetulan pada artikel ini aku akan membahas soal amalan yang pertama. Yaitu shodaqoh jariyyah.

Shodaqoh jariyyah adalah shodaqoh berupa amalan sedekah yang berkelanjutan manfaatnya.

Contohnya : Sedekah yang kita berikan untuk membangun masjid, tanah wakaf untuk membangun musholla/tempat pendidikan, bahkan ketika menanam pohon dipinggir jalan yang manfaatnya bisa diambil oleh orang2 yang lewat seperti untuk tempat berteduh dan buahnya bisa dibagi-bagikan juga menjadi sebuah amalan jariyyah meski kita sudah meninggal loh. (Ini ngutip kalimat pak Uztad ya).

Jadi, banyak amal yang bisa kita lakukan sebagai shodaqoh jariyah kita kan ya?

Berkenaan dengan shodaqoh (sedekah dalam bahasa indonesia) ini. Mungkin ada sebagian dari kita yang masih bingung untuk penyalurannya.
Sedekah ini bisa di berikan ke keluarga terdekat dulu ya kalau semisal ada. Karena Allah selalu menekankan pada yang terdekat dan ada di sekitar kita dahulu. Setelah itu baru bisa kita salurkan ke panti-panti asuhan. Atau bahkan di masjid.

Salah satunya adalah Masjid Baiturrahman Semarang. Dimana terdapat badan amil khusus yang menangani zakat, infaq dan sedekah dibawah pembinaan Yayasan Pusat dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman atau yang disingkat menjadi LAZISBA. 

Lembaga ini mempunyai tujuan untuk membantu mengatasi kesenjangan sosial ekonomi masyarakat, menjaga harkat dan martabat mustahiq, mengentaskan kemiskinan dan memberikan bantuan pada anak yatim piatu.

Pengurusnya pun jelas. Dari pengawas syariah, pengawas keuangan, ketua, waka, sekertaris dan bendahara semuanya ada. Yang dari pengurus tersebut garis komando akan dilanjutkan kepada beberapa menejer yaitu menejer operasional, marketing, general admin dan Sabab (satuan pembina umat LAZISBA) sehingga dana yang masuk bisa termenej dengan baik.
Sumber dana tersebut berasal dari :
1. Zakat, infaq dan shodaqoh
2. Dana CSR (Corporate Social Responsibility) alias dana bantuan dari perusahaan.
3. Dana Program yang diberikan melalui penawaran program khusus (seperti beasiswa, maksum, waqof, dll) kepada donatur dengan perjanjian jangka waktu tertentu.
Program ini meliputi 4 bidang yaitu bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kepemudaan.

Beberapa kegiatan yang sudah menggunakan program peduli (perhatikan, dukung, libatkan) dari LAZISBA diantaranya adalah :
Pengobatan gratis, Pembagian sembako, home industri keripik, usaha pembuatan tempe dll.
Beberapa kegiatan program peduli dari LAZISBA
(Photo credit : Lazisba) 

Dokumen : Lazisba


Dan saat ini LAZISBA sedang membutuhkan banyak donatur karena sudah punya 150 anak asuh 8 mahasiswa yang di biayai, 2 panti asuhan, 3 TPQ dan 1 ambulan gratis.

Nah, bagi yang tidak bisa menyalurkan Zakat, Infaq dan Shodaqohnya secara langsung, mungkin yang bisa kita lakukan adalah menjadi duta zakat.
Yaitu relawan yang membantu pihak LAZISBA memberikan informasi kepada masyarakat seperti yang aku lakukan ini.
Bagi yang membutuhkan info lebih detail bisa Call di 085100999774.

Adapun nomer rekening untuk menyalurkan bantuan bisa dikirim ke sini ya :
BSM 0500217029 
CIMB Niaga Syariah 5350100068007 
BNI Syariah 0268583724 
Bank Jateng Syariah 5031000799 

Mau jadi duta zakat juga? Bisa gabung di :
Sobat Zakat Lazis Baiturrahman 
FB / Fanspage : Lazis Baiturrahman 
IG / Twitter @lazisba 
Call center : 085100999774 yaa..

Mari, jadi pribadi yang lebih bermanfaat dengan LAZISBA.

Salam.





rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email