Kamis, 15 Juni 2017

SAHABAT DALAM SEPENGGAL MEMORI


Yess, #ArisanBlogGandjelRel batch4 kali ini temanya tentang sahabat. Dan sama seperti duo sahabatku, dedek Agustina dan Mbak Nurul, aku juga punya banyak sekali sahabat diluaran sana. Banyak sahabat, tentu banyak cerita kan ya?
Karena saking banyaknya, mungkin dua cerita ini mewakili cerita tentang sahabat yang seketika muncul dalam sekelumit memori otakku. Cerita tentang sahabat cowok dan cewekku.

 Cerita #1


"Kenapa?" tanya seseorang yg sedang duduk bersebelahan denganku ini hati2.
"Karena aku ingin kamu menjadi satu2nya sahabat yang ingin aku jaga persahabatanku selamanya." sahutku sembari pamer gigi.
Dia hanya diam.
"Janji?" Aku mengulurkan jari kelingkingku tepat didepan matanya.
Tapi tak ada balasan. Hanya senyumnya yg mengambang.

Senyum yg sama seperti ketika dia mengangsurkan piano sebagai kejutan karna aku yg kekeuh ingin belajar piano tanpa mengerti caranya. Senyum yang sama seperti ketika dia mengantarkan ke agen bus malam terdekat, dan tetap menatapku sampai bus benar2 berjalan disertai lambaian tangannya. Senyum yang sama seperti ketika dia melihat kelegaanku yg luarbiasa krn kedatangannya disaat aku mendapatkan perlakuan yg tidak wajar dari suami pasien kamar sebelah tempat bapak  dirawat saat itu. Pun juga senyum yang sama dengan sejuta kabahagiaan yg selallluuu saja dia berikan padaku. Sellalu. Tak pernah tidak.

Senyum yg bagiku tak pernah berubah artinya. Sahabat yg ingin selalu aku miliki selamanya. Tanpa embel2 apapun jua. Karena bagiku, dia org yg selalu tau seperti apa aku. Tahu bagaimana cara mengatasiku, mengerti perasaan2ku bahkan jauh sebelum aku mengatakan sepatah katapun padanya. Yang selalu berusaha keras mengabulkan semua pinta2ku tanpa merasa terbebani. Bisa jadi seorang teman, sahabat, kakak, bahkan seperti seorang psikiater pribadiku.

***
Sore sangat cerah saat seperti biasanya dia mendatangiku. Aku yang memang selalu punya banyak hal untuk kuceritakan ini berhenti dengan potongan katanya yg tiba2 :
"Aku sudah punya seseorang"
"Wah, selamat!" " Gimana orangnya? Cantik gak?" Berondongku dengan gembira namun sedikit tercekat karena aku belum siap ceritaku di pause tanpa aba2.

"Yang jelas, hatinya kayak kamu."
sahutnya lirih.

Ah, aku jadi ingat dengan kata2 yg sering diucapkannya padaku disetiap waktu.
" Lelaki yg akan mendapatkanmu kelak, pasti akan jadi orang yg sangat beruntung."

"Kenapa?" tanyaku kemudian.
"Karena hatimu berbeda."
"Dengan siapa? Apa bedanya?"
"Soal itu, hanya aku yg tahu."
Belum lanjut kata2ku, dia memilih untuk mengalihkan pembicaraan dan berlalu.

Jujur saja, kalau seandainya aku tidak menutup telingaku rapat2, sebenarnya aku mendengar semua kasak-kusuk diluaran sana. Tentang perasaannya padaku. Juga tentang pertengkarannya dengan sesorang yg menggodanya dengan mengambil fotoku yg dipasang di sebalik almarinya diam2 tanpa memberitahuku. Tapi aku ta perduli.  Aku sengaja menutup hati. Karena aku tak mau kehilangannya. Kehilangan seorang sahabat yg bagiku paling teramat sangat mengertiku. Sahabat terbaik yg pernah kumiliki.

Ah, bagi mereka yg dekat denganku. Harusnya mereka semua tahu bagaimana perlakuanku kepadanya. Sama saja seperti perlakuanku pada mereka semua. Cuman mungkin aku tak mau mendengar semua perkataan org untuk apa2 yg seharusnya bisa aku lihat tanpa perlu mendengarkan kata2 mereka.

***
Waktu sudah sedemikian beranjak, dan persahabatan kami sudah tak lagi menapak. Aku kembali ke daerahku. Dan sejak itu aku tak pernah lagi tahu tentang lkabar atau keberadaan dirinya.

Jikalau kesempatan untuk bertemu itu datang, ingin sekali menyapa dan bertanya :
"Sudahkah kamu menemukan seseorang yg hatinya sama sepertiku?"

Purwodadi,  Juni 2017.


#Cerita2


Gadis berkacamata ini selalu saja usil. Dia adalah yg paling kocak diantara kami berlima. Wajahnya selalu tanpa ekspresi, tapi selalu berhasil meninggalkan kami yg tertawa guling2 karena celemongannya. Sedikit tp mengundang tawa. Selera humornya tinggi sekali.

Ada yg selalu kusuka darinya. Meski anak seorang dosen di kampus kami. Namun ta pernah membuatnya jengah apalagi sombong. Setiap hari dialah yg dengan setia mengangkut kami serombongan ke kampus menggunakan mobil katana birunya.

Ada cerita yg masih selalu kusimpan tentangnya.
Suatu hari aku mendapatkan sebuah jelly oleh2 dari tetanggaku yang baru pulang dari turki. Karena hanya tersisa satu, aku hanya menyimpannya tanpa bermaksud memberikannya kepada siapapun juga.

Siang itu, rasanya matahari bersinar dengan sangat terik sekali. Aktivitas seharian ini sudah sangat menjadi hari yang  melelahkan bagi kami. Antara panas dan tugas yg bertubi rasanya sangat menguras energi.

Namun, sahabatku yang satu ini tetap setia mengantarku kemana saja. Aku tak tahu kalau ternyata dia sedang punya masalah karena memang dia terlihat nampak biasa2 saja. Jadi seperti tidak ada apa2.

Ketika sampai di kosan, aku baru tahu kalau dia sedang bermasalah. Kata2 penghiburan mungkin tifak berlaku untuknya. Karena dia tak cerita, maka aku menyimpulkan bahwa saat itu dia sedang ingin sendiri saja.

Tiba2 aku teringat dengan jelly yang kumiliki. Bergegas aku menuju kamar untuk.mengambilnya. Tetapi aku setengah tekejut mendapati ada segerombolan semut yang sedang mengitari jelly kenyal penuh gula halus tersebut.
Kuusir satu persatu semut dengan tepisan tanganku. Entahlah, meski sepertinya jorok yang aku tahu aku hanya ingin menghibur temanku. aku ingin menghadiahkan jelly ini untuknya yg sedang bermuram durja.

Setelah semut2 itu hilang, kuangsurkan sebentuk jelly itu padanya. Aku pun tetap bilang kalau sebenanrnya jelly itu sudah sempat diicipi semut. Tapi dia tetap menerimanya. Bahkan ketika akhirnya cerita sddih itu meluncur bersama gigitan2 kecilnya di jellyku. Tak ada kebahagiaan yang bisa demikian sama seperti yg kurasakan ketika bisa membuatnya merasa kalau aku ini adalah seorang "teman" baginya.
****
Cerita ini mungkin sudah berlalu belasan tahun. Dan ketika baru beberapa hari yang lalu aku mengapload gambarku bersama sahabat2 dirumahku saat ini, ada satu komen yg mengusikku. Sebuah komen dari sahabat berkacamataku ini.
Tentang keiriannya karna aku belum bisa menyempatkan waktu untuk bertemu dengannya yg sekarang tinggal diluarkota dariku.

Ah, rasanya aku sedang menuai rasa pertemananku di belasan tahun yg lalu itu. Rasa sebagai lebih dari sekedar teman. Yaitu sahabat yg slalu dalam ingatan.
Ada sedikit rasa sesal yg terbesit karena belom punya waktu untuk bisa kembali bertemu.

Pict by : kakakpintar.com

Frieds are GOD's gift. Itu juga yang selalu aku percayai. Tak ada hal yang kebetulan di muka bumi ini. Maka jika kita bisa bersahabat, maka aku percaya bahwa kalian adalah hadiah dari Tuhan untukku. Terimakasih sahabat2ku. Meski yg kutulis ini baru dua cerita, sebenarnya aku selalu menyimpan cerita kenangan bersama kalian satu persatu tak hanya dalam ingatan, tp juga hatiku.

Salam.






Minggu, 11 Juni 2017

MENGAPA WANITA ITU KONSUMTIF


Menurut KBBI pengertian konsumtif adalah sebagai berikut :
Konsumtif/kon·sum·tif/ a 1 bersifat konsumsi (hanya memakai, tidak menghasilkan sendiri): petani harus disadarkan agar jangan hidup -- saja, tetapi harus giat menabung; 2 bergantung pada hasil produksi pihak lain

Meski pada dasarnya setiap manusia itu cenderung konsumtif, namun tidak bisa dipungkiri kalau wanita lebih konsumtif jika dibandingkan dengan pria.

Hal ini bisa terjadi diantaranya karena :

1. Mudah tergoda

Wanita mana sih yang gak suka modis (modal diskon) apalgi yg gratis2? Meski barang berharga sama tapi kalau ada tulisan diskon dari 20, 50 sampai 70% pasti deh matanya langsung pada ijo. Tak hanya yg berlabel diskon (sale), dari yg tulisnya dibolak/ik seperti  beli 1 gratis 1, beli 2 bayar 1 dan berbagai iming2 menarik seputar harga, pasti deh paling demen untuj dijabanin oleh wanita. Meski tulisannya kecil atau berada di kejauhan, tetap pasti paling cepat tertangkap oleh sudut retina mata wanita. Ibarat pepatah lama mengatakan "mantan diseberang jalan tak kelihatan, diskon di depan mata terlihat begitu tajam" *dan lalu ditimpuk papan tulisan diskonan*

2. Sebagai pelampiasan

Mengeluarkan uang dan belanja adalah salah satu hal yang sering dilakukan oleh wanita sebagai sebuah pelampiasan untuk menjaga kewarasannya. Karena seperti yg kita tahu, wanita dikenal sebagai makhluk multitasking yang mampu melakukan beberapa hal dalam waktu yang bersamaan.
Tak ayal, terkadang wanita lebih sering mengalami stress berlebih dari pada pria.
Dan salah satu hal yang biasa dilakukan oleh wanita untuk mengurangi stresnya adalah berbelanja.  Entah baju entah makanan yang akan di konsumsinya secara berlebihan.
Karena ada beberpa tipe wanita yang kalau lagi stress, suka makan banyak atau belanja banyak :)

3. Keinginan untuk memberi yang terbaik bagi pasangannya

Beberapa waktu lalu saya sempat berbincang dengan salah satu teman. Sebut saja namanya Mawar *halah*. Mawar ini adalah salah satu teman yang paling getol berbelanja ketika kami main ke butik salah satu teman.
Kebetulan suaminya adalah seorang yg punya jabatan di pemerintahan. Ketika ditanya kenapa belanjaannya lebih2 dari kami, jawabannya cuman "enteng". Untuk menyenangkan pasangan, otomatis harus memberikan penampilan yg terbaik kan ya? Dalam hati mah bener juga ya. Kan uang yg dikasih akhirnya buat nyenengin suami juga. Noted deh.

4. Ada kesempatan

Dikasih rejeki berupa suami yang baik hati dalam hal materi, membuat wanita lebih konsumtif dalam membelanjakan uangnya dibanding oleh yg lainnya. Kemampuan yang berlebih secara finansial ini mendorong wanita untuk bisa belanja lebih banyak. Karena pada dasarnya sesorang dengan pemasukan yg banyak maka pengeluarannya banyak pula

5. Kesulitan untuk mengerem keinginan

Tidak bisa dihindari kalau perilaku konsumtif itu cenderung ke boros. Orang yang boros ini bisa disebabkan karena kesulitannya untuk mengerem keinginannya.
Tak ayal sering ada rasa penyesalan bagi org2 yang konsumtif setelah kalap membelanjakan uangnya.

6. Tidak adanya perencanaan yang matang sebelum membeli sesuatu

Ada kalanya orang yang berbelanja tanpa perencanaaan seperti catatan belanja yang akan dibelinya membuat seorang wanita bisa lebih konsumtif daripada biasanya.

7. Kemudahan akses berbelanja

Sejak munculnya berbagai macam e-commerce sperti lazada, shopee, blanja.com, zalora dan kawan-kawannya ini memudahkan bagi konsumen untuk mendapatkan barang yang dicarinya secara online tanpa beranjak dari tempat duduknya. Kemudahan inilah yang mampu memacu lebih banyaknya orang yang konsumtif.

Selasa, 30 Mei 2017

MENGENANG MASA KEJAYAAN


Berbicara soal "sesuatu yang kamu kangenin" sebagai tema #arisanbloggandjelrel dari duo mba cantik Rizka Alyna dan mba Alley H rasanya senang sekali. Karena kebetulan banyak yang ngangenin saya *eh, saya kangenin. 
Dan diantara sekian banyak hal yang saya kangenin, utamanya adalah kangen dengan masa-masa kejayaan atau keemasan saya. *halah*.  Jangan bayangkan kalau jaman kejayaan itu adalah masa dimana saya sedang masih dalam masa tumbuh kembang dan saat masih lucu2nya ya. *apasih?*. 
Tapi, masa kejayaan itu adalah masa di mana saat itu saya masih duduk di bangku kuliah. 

Jadi ceritanya masa kuliah adalah masa dimana saya mulai bebas bergerak dan tidak terkungkung kembali dengan aturan-aturan di rumah. Yach, tau sendiri kan ya? Disaat beranjak dari remaja menuju dewasa, selalu banyak hal yang menyebabkan kontroversi hati gara-gara aturan-aturan yang dibuat oleh orang tua. Nah, saya termasuk saya salah satunya.

Lahir di sebuah keluarga dengan background agama yang sangat lekat, otomatis aturan yang harus saya terima di rumah sedikit agak lebih ketat. Dan dari banyak hal yang dilarang oleh oiangtua saya, yang paling tidak saya setujui adalah mengikuti lomba yang berhuibungan dengan menyanyi. Padahal mereka tahu kalau saya paling suka menyanyi. Alih-alih mengikuti lomba menyanyi, Bapak Ibu (terutama bapak) lebih memilih untuk mengikutkan lomba lain seperti membaca puisi atau tilawah.
Beliau bahkan mendaftarkan saya untuk mengaji setiap hari minggu di sebuah Masjid di tengah kota yang pesertanya kebanyakan ibu-ibu agar saya memperbaiki bacaan Al qur'an saya sekaligus bisa mentartilkannya dengan baik. Disaat semua anak sebaya saya sedang asyik2nya menonton filn kartun kesukaan mereka, saya "malah" harus berada di suatu tempat yang asing demi keinginan Bapak. Sedih sih, tapi hikmahnya saya jadi sering ikut didaulat oleh sekolah untuk mengikuti lomba MTQ dan beberapa kali menjuarainya. 

Untuk itulah ketika mendapat gelar baru bernama mahasiswi, rasanya teramat sangat senang sekali (saking senangnya). Karena kuliah saya ada di luarkota, maka saya harus ngekos di sana. "Yess, akhirnya keluar dari rumah ini juga". Itu kata-kata pertama saya setelah menerima surat bahwa saya dinyatakan lulus PMDK. Hihihi. Bayangin aja, teman-teman saya waktu di antar ke kos pertama kalinya, mukanya pada termehek-mehek mania. Senyum saya malah mengambang lebar tanpa dosa. Hahaha.

Dan selama di sana, masih meneruskan bakat tomboy saya, maka kebanyakan teman saya saat itu adalah cowok. Bisa di pastikan kalau ada segerombolan cowok dengan satu cewek, itu adalah saya. Soalnya waktu saya kuliah, masih jarang sekali orang berlalu lalang. Lokasi kampus yang berada jauh dari perkotaan dan masih di area pedesaan ini belum begitu seramai sekarang.

Karena teman saya banyak yang cowok, maka saya memanfaatkan situasi ini untuk belajar alat musik kepada mereka. Terutama gitar. Alhamdulillah dari mereka-merekalah sampai sekarang saya sudah bisa mencari nada untuk lagu sendiri. 

Hingga suatu hari, ketika sedang bersenandung di dalam kelas (kebetulan selain KM tempat paling kondusif untuk menyanyi  jejeritan adalah di kelas) tiba-tiba ada kakak kelas yang mendengar dan suka. Beliau punya beberapa lagu ciptaannya sendiri yang katanya cocok dengan karakter vokal saya. Jadi deh hari itu saya untuk yang pertama kalinya ngeband. Bergabung dengan band "De Flip Minor" bersama tiga teman sekelas saya. Ga cuman di de flip minor, saya juga tergabung di beberapa band "dadakan" bernama the stage, dan Caldera. Sasaran kami adalah di acara-acara tahunan jurusan dan acara-acara di kampus. Di band yang terakhir kami sering menyanyikan lagu-lagu Mocca. Itulah kenapa saya mencantumkan nama "mocca" di banyak nama akun sosmed saya *gakda yang nanya ya*. Hihihi.

Baidewei eniwei baswei, jujur aja, sebenarnya suara saya juga gak bagus2 amat menurut saya sih. Cuman mungkin karena jatah stock cewek yang gak punya malu buat maju keatas panggung masih langka. Jadi kayaknya teman2 saya merasa excited ketika menemukan penampakan saya yang memang malu-maluin ini =D

Dan setelah tidak merasakannya kembali dalam jangka watu yang sangat lama (terakhir ngeband tahun 2006), menyanyi di atas panggung, menonton konser musik, ngejam bareng dan nongkrong ayik di studio musik, rekaman ala-ala pakai kaset dan recorder tangan, sok-sok an bikin video klip ala-ala adalah hal yang paling paling saya sangat kangenin sekali. Cuman mungkin agak kalem sedikit kali ya? Pegang strum eh pegang mic sambil mainin piano di atas panggung kolaborasi dengan anak lanang. *aamiin*

Penampakan de Flip Minor. Whew, benar-benar kelihatan kan kulit coklat langsat saya :)


Bersama Caldera Band manggung di acara perpisahan SMK Widya Praja Ungaran :)

Demikianlah sekelumit cerita tentang sesuatu yang saya kangenin. Kalau kamu, apa yang paling kamu kangenin? Aku? *ehhhhh.....









Senin, 29 Mei 2017

"ISTRI" KEDUA


Aku menunggu kata2nya lagi. Namun sia2, yang kutunggu hanya menundukkan kepala. Untuk kesekian kalinya. Tak ada lagi beberapa kecap yg terlihat akan dilontarkan begitu saja.

Ah, masih saja sama. Aku selalu mengalami keadaan ini berulang kali.

Hatiku sudah terlanjur bias, untuk terus mengikuti kemauannya. Menyembunyikan bahkan menelan mentah seluruh keinginanku yg tersimpan jauh lebih dalam.

Makhluk di depanku semakin menunduk. Dan aku jauh lebih ta perduli. Tak ada lagi kata, senyuman bahkan tawa itu lagi di antara kami.

"Dia akan datang selasa ini". Katanya pelan. Memecah kesunyian. Setelah ribuan detik yang kunantikan.
Aku hanya menghela nafas.
"Iya" jawabku sembari menahan sesak di dada. "Ah, aku bisa apaaa?" batinku nelangsa.

Sejurus kemudian tnpa kuduga, dia mulai berbicara kebaikan2nya, kelebihan2nya hingga membanding2kan dengan yg sebelumnya.

Kuatur nafasku. Tidak seharusnya aku heran'kan? Sekali lagi, ini bukan untuk yg pertama kalinya. Seharusnya, aku lebih bisa menerima.
Tapi entahlah, rasa kekanak2anku terkadang muncul dengan sendirinya. Merasa terabai disaat keinginan2ku belum mendapatkan tempat, namun harus kembali "terpendam" karna keinginan2nya.

Aku beranjak dari tempat ku duduk. Mencoba mencairkan suasana. Suasana hatiku sendiri lebih tepatnya.

Entah kenapa yg muncul dalam benakku hanya kata2nya. Membayangkan sosok yg akan datang selasa depan itu.

Bagaimana aku menyambutnya? Dengan senyum, tangis atau tawa? Entahlah. Biar nanti hatiku sendiri yang akan "berbicara".

Akhirnya, selasa depan yang ditunggunya pun tiba. Suamiku sudah bersiap di ruang tamu. Sedang aku? ah, aku lebih memilih untuk tidak mendekatinya. Meski di satu sisi hatiku rasa penasaran itu menyergap dada.

"Ting tong" sontak jantungku berdegup lebih kencang begitu mendengar nada bel pintu mengeluarkan suara.

"Oh iya, silakan masuk." Kudengar suamiku menyilakan tamunya. Nada suara yg berat kudengar diseberang sana.
"Dik..." panggil suamiku.
Aku tak menjawab panggilannya. Namun tetap saja melangkahkan kaki untuk mendekat.
"Ini dia sudah datang." Kata suamiku dengan nada riang sembari mengelusnya. Aku tercekat untuk waktu yg kesekian. Habis sudah hatiku.

Sesosok "istri" muda belia yg masih mulus kinclong tanpa cacat itu sekarang berdiri tepat di hadapanku.

Ah, tiba2 airmataku mengambang.  Melihat gelagatnya yg masih sama. Aku tahu setelah ini, pasti "jatah" elusan tangannya untukku akan berkurang.

Karena suamiku pasti lebih sayang meski sama seperti riwayat yg sebelum2nya. Tak pernah ada yg bisa bertahan lebih dari 3 tahun. Tidak sepertiku yg pasti tak tergantikan.

Selamat datang "istri" kedua. Semoga selamanya begini saja. Cukup berupa benda. Dan tidak pernah orang  :)



Jumat, 26 Mei 2017

Masakan Istimewa di Bulan Istimewa


Marhaban Yaa Ramadhan.
Alhamdulillah, setelah menunggu pengumuman hasil sidang itsbat dari pemerintah semalam (26/5), pagi ini resmi sudah kita menjalankan puasa di hari yang pertama.

Excited banget gak sih? secara bulan puasa atau bulan Ramadhan adalah bulan dimana semua pahala akan ibadah kita dilipatgandakan. Jadi sudah waktunya berlomba-lomba kembali dalam ibadah dan kebaikan nih *aamin*.

Ngemeng-ngemeng soal bulan ramadhan, selain puasa dan tarawih (tentunya!), apa sih yang paling istimewa? Hmmm kalau aku mah pasti menu buka dan sahurnya ya. Selalu butuh makanan favorit yang pastinya ada tuh buat nambahin semangat berpuasa.

Untuk menu berbuka, sepertinya semua masakan adalah masakan favorit buat saya.  Tapi kalau untuk menu sahur, selalu butuh  "menu khusus" yang biasanya merupakan masakan kesukaan kami di rumah.
Khusus untuk bulan puasa, maka minuman dan makanan favorit yang biasanya tersedia di rumah kami, diantaranya :

1. Teh hangat
netralitas.com

Disaat kopi sedang mendunia, saya lebih memilih teh hangat ini sebagai minuman favorit saya. Segelas teh manis hangat rasanya bisa mengembalikan sebagian tenaga saya. Entah seperti sebuah sugesti, kalau habis minum teh manis hangat rasanya badan kembali segar seperti sedia kala.

2. Sup Buah
perutgendut.com

Sup  buah ini adalah minuman yang paling simple buatnya. Cukup dengan mencampurkan beberapa macam buah-buahan trus di tambah beberapa sendok sirup dan es batu, sudah bisa dinikmati. Namum terkadang saya juga mencmpurkan susu kental manis kalau sedang ingin. Rasanya sih sama-sama segar. Jadi bisa dinikmati suka-suka.

3. Setup Pisang
cookpad.com
Kalau ada stok pisang dirumah, daripada dibuat kolak, saya lebih suka setup pisang ini. Rasa manis dengan aroma cengkeh didalamnya selalu membuat saya suka untuk lebih banyak mencicipinya. Untuk mengkonsumsinya, saya lebih suka setup pisang yang dingin. Jadi setelah jadi dan dingin, Masukkan ke dalam kulkas dan  tunggu hingga adzan berkumandang deh. Saya biasanya hanya nyicip sedikit dulu, dan baru makan seluruhnya setelah tarawih atau setelah shalat maghrib dan makan besar.

4.  Gulai kambing
josstoday.com


Gulai kambing ini adalah makanan favoritku dan suami. Ada satu warung khusus di kota kami yang jadi langganan. Kalau bikin sendiri rasanya masih kalah jauh soalnya. (PR buat bisa bikin gulai yg enak deh niy)

5. Pecel
wizamisasi.com
Pecel ini adalah masakan paling praktis, ekonomis, higienis dan anti amis. Cocok banget untuk menu sahur. Karena menyiapkannya tidak butuh waktu yang lama, jadi pecel selalu menjadi pilihan utama kalau pas sedang tidak ingin ribet di dapur menjelang sahur.

6. Sayur bayam, bothok dan sambal


imgrum.com

Sayur bayam, bothok, sambal (plus petai goreng) adalah menu idaman dikala buka puasa tiba. Rasanya segar sesegar es buah idola kalau buat saya. Beberapa lauk berupa ikan goreng juga cocok sih sebenarnya. Tapi saya lebih suka kalau sayur bayam ini disandingkan *penganteen kali?* dengan bothok pethet ala mba ika, sambal  tomat dan pete goreng. Rasanya sempurna. Kayak aku, kamu dan cinta kita *plak*.

7. Oseng cumi
sajianbunda.com
Karena cumi-cumi adalah seafood favorit keluarga, maka oseng cumi adalah masakan yang sering saya masak sebagai menu berbuka atau sahur di bulan puasa.

Demikian masakan istimewa di bulan istimewa yang jadi favorit saya. Kalau mba Ika Hardiyan Aksari , mba Wati  dan GRes anggota #arisanbloggandjelrel smua, favoritnya yang mana nih? Bagi ceritanya donk...

Salam.





Minggu, 21 Mei 2017

WANITA DAN CEMBURU

Pict by : sidomi (google.com)

Beberapa waktu lalu, kita sempat dihebohkan kasus bu dokter cantik Marissa Haque yang "cemburu" dengan mantannya sang suami, Ikang Fawzie. Yang pada saat itu ditampilkan disebuah acara, dan berujung keinginannya untuk menyomasi program acara tersebut. Pun ketika pada akhirnya twitannya yg pedas dan serta merta dibalas oleh para netizen. Hmmm, pada ngikutin gak tuh? Sejujurnya, saya sih pada awalnya ga ngikutin juga. Tapi karena bersliweran di timline medsos, saya jadi tertarik untuk ngebahasnya.

Wanita dan cemburu? Ah, entah kenapa cemburu selalu dikaitkan dengan wanita ya? Padahal tak jarang beberapa pria juga bisa mengalami fase jelousy loh. Namun mungkin karena pria cenderung lebih bisa menyimpan perasaan terdalamnya. Dan lebih mengandalkan logikanya, jadi mungkin rasa cemburu pria lebih tidak bisa diraba, dilihat dan diterawang. *halah.

Nah, dalam postingan ini saya tidak akan membahas mengenai kenapa cemburu identik dengan wanita.

Yang akan saya ulas adalah, perasaan yang ada di sebaliknya.
Mungkin ada beberapa pria diluaran sana yang tidak mengerti kenapa dan bagaimana menangani wanitanya yang sedang cemburu. 

Flashback kepada tante Marissa Haque yang notabene seorang wanita sempurna di mata saya. Yang bagi saya beliau adalah wanita dewasa yang cerdas, berwibawa, cantik dan tentu saja pintar. 
Dari caranya membawa diri sebagai pribadi, dokter maupun anggota DPR. Namun perlu diingat bahwa pada kodratnya, tak ada satupun manusia yg sempurna. Ya! Setidaknya dia juga manusia yg penuh kekurangan dan kealpaan, kayak kita2 juga kan?

Nah, daripada terus menghakimi tante MH, coba deh diingat2, kita pastinya juga pernah merasakan cemburu pada pasangan kan?kapan kita terakhir kali pernah merasa cemburu kepada mantanya pasangan? Semua itu wajar kok. Selama cemburu bisa kita atasi dengan baik dan benar.

Namun, sebelum kita menanganinya coba kita kenali perasaan dibalik rasa cemburu kita yuuks :



Ahhh, wanita cantik juga manusia kan ya? Seberapapun perfect nya wanita, jika disandingkan dengan sang mantan pria, ada beberapa dari mereka yg punya kecenderungan untuk kurang percaya diri.
Dan disinilah seorang wanita butuh pengakuan dari suaminya.

Penanganan : Buat suami, harus sering2 muji nih kalo punya tipe istri seperti ini dan jangan pernah memuji kelebihan wanita lain didepan istri. Apalagi menyebut2 soal mantan didepannya. Dijamin perang dunia tiada tara pokonya. =D Buatlah pasangan yakin kalau kalian bangga dan bahagia hidup bersamanya.. 



Insecure alias rasa tidak aman adalah keadaan dimana pemiliknya tidak merasa nyaman atas kondisi bahkan dirinya sendiri.

Penanganan : wanita dengan rasa insecure yg tinggi ini membutuhkan perhatian yg tinggi dari suaminya. Sering2lah diajak bicara. Jadilah pendengar yang baik. Penuhi semua keinginannya selama itu tidak menyimpang. Beri rasa aman dengan sellu meyakinkan kalau suami adalah org yg sangat mencintainya. 

Oiya, kata "sangat mencintai" ini bisa dilakukan dengan sellau membuatnya menjadi orang nomor satu. Paling spesial dan utama. Selain perbuatan, jangan segan untuk mengatakan kalaau anda mencintainya ya. Terkadang,adakalanya wanita itu lebih seperti anak kecil. Yang akan terus bertanya apakah orgtuanya mencintainya. (Dalam hal ini wanita selalu ingin mendengar secara langsung apakah suaminya itu mencintainya untuk meyakinkan dirinya sendiri).



Orang cemburu itu bisa jadi munculnya karena perasaan tidak dicintai oleh pasangan loh?Kok bisa? Iya. Seorang teman pernah bercerita betapa cemburunya dia kepada teman kantor suaminya. Padahal menurut saya teman saya td lebih cantik daripada teman kantor suami itu loh. Dan ketika saya tanya, ternyata jawabannya simple. Dia merasa tidak dicintai oleh suaminya. Meski umur pernikahan mereka sudah tahunan, tapi ternyata "perasaan tidak dicintai pasangan" masih saja bisa dimiliki oleh seseorang.

Penanganan : Aduhai eh wahai suami, jangan pernah membuat pasanganmu merasa tidak dicintai ya. Sekali lagi, wanita itu acapkali membutuhkan komunikasi secara verbal. Ajak bicara. Sering2lah buat momen2 berdua saja. Lakukan hal yang dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya. Sesekali berilah kejutan dengan memberikan hadiah berupa benda yang disukainya. Buatlah perasaanya nyaman dan dicintai.


Nhaa, ini yang bahaya nih. Ketika wanita cemburu, adakalanya dia merasa kurang percaya dengan pasangannya.
Bisa jadi hal ini dipengaruhi oleh sikap pria sendiri. Wanita itu tahu loh, kapan pasangannya berbohong atau tidak. Karena meski lemah, naluri wanita sering tidak pernah salah.

Penanganan : Coba introspkesi diri deh ya. Mungkin ada kata2 atau sikap yang aneh dan ditangkap oleh pasangan. Coba komunikasikan kalo merasa tidak menemukan musababnya.

Setelah menyimak empat perasaan di sebalik rasa cemburu. Kira-kira manakah yang sesuai dengan kalian? Jangan lupa komunikasikan dengan pasangan ya, agar hubungan kalian selalu terjaga.

Salam.



Jumat, 12 Mei 2017

Ibu, hiduplah lebih lama untukku...


Aku tak tahu dari mana muasalnya, ketika tiba2 kalimat ajaib itu muncul begitu saja. Bersamaan dengan munculnya sosok renta yang mendatangiku dalam keadaan sedang bercucuran air mata.

Sejak mengalami operasi cesar yang ketiga dan pasca memasang IUD, entah kenapa badanku jadi lebih mudah drop. Jauh berbeda denganku dulu. Terutama disaat datang bulan. Bahkan maag kronis yg dulu sempat ku sandang dan sudah hilang. Tiba2 kembali ikut datang.

Ah, aku selalu punya "sedikit" sesal karna dilahirkan sebagai anak yg mudah mengeluarkan air mata. Pun malam ini ketika seluruh keluhan itu datang bersamaan. Bergulat dengan rasa sait yang tak berkesudahan sudah sangat menguras tuntas seluruh air mataku.

Aku pernah memeriksakan ke dokter kandungan di kotaku. Tapi kata beliau semuanya normal. Aku hanya diberi obat jika suatu saat rasa sakit itu kembali menyerang. Terkadang ada rasa sangsi dengan diagnosanya. Secara dr pertama datang bulan dulu, aku tidakpernah merasakan kesakitan. Hingga seringkali teman2 melirik iri kepadaku disaat yg bersamaan merrka harus memegang perutnya dan ijin untuk mapel olahraga.
Tapi untuk kembali mencari second opinion, rasanya kok takut jika tidak bisa mengjadapi kenyataan. Menunggu nanti jika suatu saaat ada tangan besar yang mau menggenggamku dan sanggup meyakinkan kalau semua baik2 saja. *Demikian ketika naluri insecure ku yang berbicara*.

Kembali pada sosok renta yang kupanggil Ibu. Dengan sangat mahfum, beliau mengambil sebotol air panas untuk menyeka perutku. Juga air hangat plus madu. Obat maag juga sudah terlihat ditanganya. Padal hampir setengah mati tadi aku mencari2nya dimana saja. Hufft.
Tak hanya itu saja, hal utama yg paling ak butuhkan dari beliau adalah rapalan doanya. Yang ta pernah berhenti sembari memijit kaki dan tanganku. Atau sesekali mengusap punggung, pinggang dan perutku. Doa yang sudah sangat dihafalnya. Ketika berhrnti, itu adalah saat dimana beliau meniupkannya di seluruh bagian tubuhku. Doa untuk kesembuhanku.

Ah Ibu, aku tak tahu apa yang akan kuhadapi jika tak ada dirimu tadi. Menahan perih dan rasa panas di seluruh ruang perutku yang acapkali bergantian dengan remasan yang datang bertubi-tubi. Juga muntahan yang berulangkali membuatku terseok2 untuk sekedar pergi ke kamar mandi. Hingga kurasakan seluruh tubuhku mendingin.
Tak ada yang muncul di pikiranku selain aku ingin ada IBU disisiku.

Meski aku sudah jadi Ibu, mungkin hal ini kekanak2an sekali. Tapi keadaannya memang begini. Aku sempat punya keinginan untuk tidak tinggal bersmanya lagi. Tapi aku selalu sedih jika ingat kata ibuku "Kalau kamu pergi, ibu sama siapa, nduk? Gak ono konco grenengan meneh ngko?". Bukan tidak mungkin aku tidak meniggalkannya suatu saat nanti, secara aku punya keluarga sendiri. Tapi biarlah tuhan yg membuatnya waktu tepat dan terbaik saja untuk kami. Aku, ibu dan keluarga kecilku sendiri.

Ibu, hiduplah lebih lama untukku. Dengan bahagia dan sehat2 selalu. Agar lebih banyak waktuku untuk bahagiakanmu. Terimakasih untuk selalu jadi penyejuk hatiku. Juga pereda semua rasaku meski tanpa kuharus memberitahumu sgala hal yang kusimpan jauh di lubuk hatiku.

Terimakasih, Ibu. Tuhan benar2 mengirimkan malaikat terbaikNYA melaluimu. Semoga kelak, anakkku akan berdoa yang sama akanku.

Dari aku. Anakmu.
 

RAHMA_MOCCA Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang