Friday, 17 November 2017

Ber-internet sehat untuk hidup yg bermanfaat

04:09 6 Comments

Wah, uda mau weekend lagi yes. Jadi inget utang artikel buat #arisanbloggandjelrel nih. Kali ini tamanya tentang internet sehat menurut kamu. 

Hmmm, keren yach temanya? Pastinya donk. Tema ini kan diusung oleh dua GRes yang kece. Beliau adalah mba dedew dan mbak prana. Mbak Dedew ini adalah Penulis novel Anak Kos Dodol yang hits itu. Selain penulis beliau adalah salah satu founder blogger perempuan Gandjel rel yang baik, ramah dan gak pelit ilmu loh. Sama kayak blogger satunya, mbak Prana Ningrum. Mbak prananingrum ini orangnya kalem, baik dan produktif juga blognya. Yang mau kenalan lebih lanjut bisa cuuz langsung yess.

Back to theme soal internet sehat. Hmmm, apa sih arti internet sehat? Mungkin internet yang mengandung unsur positif bukan negatif kali ya.
Jujur saja, selama ini sih aku belum bisa memastikan sudah berinternet sehat atau belum.

Tapi yang jelas sejauh ini untuk menggunakan internet secara positif atau sehat aku berusaha untuk :

1. Menggunakan internet sesuai dengan porsinya.

Maksudnya tahu kebutuhan kita dan tahu kapan waktu tertepat menggunakannya.
Contohnya nih, aku setuju banget dengan program 1821. Yaitu untuk mendampingi anak belajar dari jam 6 sore sampai jam 9. Jadi sebisa mungkin tidak menggunakan internet di jam2 tersebut selain untuk me time dengan anak lelakiku. Meski seringnya harapan tak sesuai dengan kenyataan yess. Hihihi. Siapa yg masih kayak gini? *ngacungsendiripalingtinggi*
At least ive tried my best to do so

2. Tidak menggunggah sesuatu yang mengandung 3 K ( Kebencian, Kerusuhan dan Ketersinggungan) 

Sering kan ya kita menggunakan internet untuk eksis di akun sosmed kita. Selama ini sosmed yg paling serign aku gunakan adalah FB, Instagram, dan twitter. Akun lainnya seperti path juga punya sih. Tapi udah lama ga posting disana.
Nah, namanya emak-emak juga manusia kan ya. Tak jarang kita ikut terhanyut dengan berita yg ada di lini masa kita. Gak cuman yang berbau SARA ya. Bahkan terkadang kita juga pasti pernah punya keinginan untuk "menyenggol" seseorang sehubungan dgan apa yg dia lakukan pada kita. Intinya mau nyindir untuk menyinggung mungkin ya. Pernah gak sih. Jujur aja aku sih pernah. Sampai akhirnya diem2an. Hihihi. Tp itu dulu, jaman masih jahilliyah. Sekarang mah sudah punya tips nya. Yaitu, jangan deketin sosmed waktu sedang marah dengan seseorang! That's it.
Apalagi yg niatin bikin akun sosmed untuk bikin rusuh. Ih, aztaghfirullah ya. Hidup sudah rusuh jangan makin di buat keruh dengan postingan2/status2 kita ya. *toyor diri sendiri*

3. Menggunakan internet sebagai media untuk lebih produktif, kreatif dan menghasilkan 

Siapa bilang internet cuman sebatas untuk bikin status/kepsyen di akun sosmed doank atau buat nonton streaming an drama korea via yucub. Aaaahhk, yang begitu pasti belum tahu dunia perbloggingan yess?
Bersyukur sekali aku bisa mengenal dunia blogging sebagai sarana untuk menunjang kratifitas dan produktivitas ku menulis. Kegiatan yang juga merupakan hobi dari sejak kecil dulu. Dalam hal ini aku bisa memanfaatkan internet untuk meneruskan hobi menulisku via blog.

Selain buat yang hobi menulis spertiku, yang suka berjualan dan bingung cara memasarkannya. Bisa juga menggunakan internet untuk ngelapak online. 
Selama itu bisa membuat kita lebih kreatif, produktif dan lebih banyak dampak positifnya bagi diri dan kehidupan kita. Serta tahu batasan-batasan penggunaannya, insyaallah kita bisa berinternet sehat ya.

4. Menggunakan internet dengan bijak


Internet tentu saja seperti yang sudah kita tahu mampu menyediakan informasi apa saja.

Nah semua informasi itu tentu saja tidak semuanya benar. Karena ada yang mengandung hoax. 
Hoax sendiri adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu.
Nah sebagai pengguna internet, kita harus bisa jadi bijak dalam hal memilih dan memilah artikel yang akan kita gunakan.
Mencari sumber referensi yang terpercaya adalah salah satu caranya. 
Biasanya sebagai pengaman aku hanya ikut memposting artikel2 yang bermanfaat bagi diriku sih. Seperti artikel soal parenting yang saat ini lebih aku butuhkan.
Alangkah lebih bijak lagi kalau kita tidak ikut2an memposting hal yang berdasarkan hati dan logika kita itu tidak benar adanya. Jangan sampai malah kita nanti jadi salah satu sumber hoax nya ya.


5. Menjadikan diri menjadi pribadi yg bermanfaat dengan internet.

Untuk menjadi pribadi yang bermanfaat, tentu saja yang kita lakukan harus bisa menebar kebaikan.
Salah satu kebaikan yang bisa kita lakukan dengan internet adalah dengan tidak ikut memposting berita2 yg berbau SARA maupun yg mengandung unsur pornografi. Tetapi yang bisa di ambil ilmunya oleh orang lain. 
Membuat status yang berisikan motivasi dan inspirasi contohnya.
Bukan berisi keluhan apalagi masalah Rumah Tangga kita *catet*.

Nah itu smua cara berinternet sehat ala aku ya. Kalau menurut kalian gimana? Mau pro atau kontra? Silakan tulis pandangan kalian ya di komentar.

Salam



Monday, 13 November 2017

IW-care, aplikasi istimewa untuk ibu hamil&menyusui

09:32 5 Comments


Pernah gak sih ngalamin ketika sedang hamil dan sedang berada di luarkota tiba2 ada keluhan pada perut buncit kita? Sedang berada di tempat yang asing nan ramai dan bingung cari tempat aman, nyaman serta higieneis buat menyusui?

Mungkin kejadian tersebut lah yang melatar belakangi keinginanku untuk membuat aplikasi ini.

Sebuah aplikasi istimewa untuk makhluk paling istimewa di bumi ini. Yaitu wanita. 

Aplikasi ini sendiri diberi nama IW-care yang diambil dari kata "I Will- CARE". Atau dalam bahasa indonesianya bisa diartikan sebagai "Aku Akan-PEDULI". Ini seperti sebuah janji pada diri sendiri untuk lebih perduli kepada wanita. Terutama wanita yang sedang hamil atau masa2 menyusui bayinya. Bukankah orang hamil itu pantas untuk mendapatkan tempat yg istimewa di mana saja dan oleh siapa saja?😊 *as simple as that*.

Dan adapun isi dari aplikkasi IW-care ini nantinya adalah :

1. Alamat dokter kandungan terkemuka di setiap daerah
Dilengkapi dengan google maps nya.
Jadi meski berada di daerah manapun setiap kita menggunakan aplikasi ini kita bisa mengorek informasi keberadaan dokter yang terdekat dengan kita

2. Jadwal praktek dokter kandungan terdekat yang ada di sekitar kita.
Kita tinggal mengetikkan daerah yang menjadi posisi kita saat ini. Dan biarkan aplikasi yg berjalan untuk memberitahu jadwal praktek dokter kandungan yang sekiranya dengan mudah kita jangkau.

3. Tempat Laktasi Asi
Ini berguna bagi para ibu menyusui yang aware dengan lingkungan sekitar. Memiliki tempat yg aman, nyaman, khusus dan higienis pastilah dambaan ibu menyusui ketika seda g berada di keramaian. Menjadikannya spesial dengan ruang khusus untuk memberikan ASI terbaik bagi generasi penerus adalah salah satu kewajiban kita bukan?

4. Tempat/Alamat AIMI
AIMI atau Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia ini adalah sebuah komunitas bagi Ibu2 menyusui yang butuh dukungan moral menuntaskan proses pemberian ASInya hingga 2 tahun. Terdiri dari para konselor laktasi di seluruh pelosok negeri.

AIMI ini perannya adalah membantu ibu menyusui untuk menemukan komunitas pendukung ASI. Agar merasa tidak sendirian ketika mengalami kesulitan pada waktu pemberian ASI eksklusif untuk bayinya pun juga untuk menyalakan semangat bagi ibu baru untuk terus memberikan ASI nya kepada sang bayi hingga sampai 2 tahun.
Seperti layaknya komunitas, disini terdapat forum chat untuk setiap diskusi yang melibatkan anggota AIMI yg sama2 menggunakan aplikasi IW-Care ini.

5. Menghitung HPL 
Dengan memasukkan tanggal terakhir haids. Maka dengan sendirinya aplikasi ini akan menghitung hari perkiraan lahir si jabang bayi.

6. Menghitung jumlah kalori
Ini untuk menghitung jumlah asupan kalori ataupun gizi yang telah dan harus dipenuhi oleh ibu hamil atau menyusui. 

7. Info dan jadwal senam hamil di RS
Berisikan info mengenai jadwal senam kehamilan yang biasanya diadakan di Rumah sakit-rumah sakit atau klinik2 yang ada di sekitar pengguna. 
Ditujukan khusus ibu2 hamil yang ingin sehat dan terbiasa dengan senam2 selain kehamilan sebelumnya.
Sehingga diharapkan dapat membantu memudahkan proses persalinannya nanti.

8. Forum
Tempat untuk saling tanya jawab dengan dokter kandungan se-indonesia. Sehingga memudahkan ibu hamil mendapatkan informasi sebaik2nya tentang segala hal yg dialami selama proses kehamilan, melahirkan dan menyusui

Dari delapan isi aplikasi tersebut, maka akan dikelompokkan menjadi 5 icons dengan inisial.

Icon-icon tersebut adalah :

1. A untuk Address
Berisikan alamat RS, tempat dokter kandungan, juga klinik2 laktasi serta alamat2 keberadaan komunitas Aimi terdekat.

2. C untuk Counting
Berisikan perhitungan HPL dan juga kalori atau asupan gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui setiap harinya

3. F untuk Forum
Berisikan forum tanya jawab sesama pengguna aplikasi ini plus dengan dojter kandungan di seluruh Indonesia

4. S untuk Schedule 
Berisikan jadwal. Baik jadwal praktek dokter kandungan maupun jadwal senam hamil di beberapa RS terdekat dari pengguna.

Demikian ide untuk aplikasi IW-care ini. Bagi siapa saja yang mungkin punya ide yg lebih menarik dari ini bisa banget kalau mau ikut ajang IWIC ini DISINI ya.

Di ajang ini kamu bisa menuangkan ide/aplikasi keren, kreatif dan inovatif demi kemajuan Indonesia sekaligus memenangkan hadiah dari Indosat ooredoo iwic



Ditunggu ya, partisipasinya.
Salam.

Sunday, 12 November 2017

LABIRIN : Antara Cinta, Persahabatan, masa lalu dan masa depan

05:00 0 Comments


Ada nuansa yang berbeda dari novel yang satu ini. Novel apik dan epik yang dituliskan oleh Aci Baehaqie dibawah bendera penerbit Bhuana Sastra (imprint dari penerbit Bhuana Ilmu Populer).

Dengan alur tidak lurus yang menceritakan kisahnya secara tidak urut ini, kita diharapkan jadi pembaca yang cerdas untuk terus bisa mengikuti rangkaian ceritanya dengan baik. "Kita? Lo aja kali!"Hihihi. 

Dan jujur saja, saya sempat seperri kapal yang kehilangan arah saat membaca novel ini di beberapa halaman awal. Termasuk dalam kategori pembaca yang kurang cerdas apa ya. Hahaha. Tapi setelah menemukan alur cerita berikutnya saya baru bisa bilang dalam hati "Ooooo... ceritanya begini" Hahahaaaa. 

Alur cerita itu sendiri dibagi menjadi beberapa plot. Saat pelaku (bernama Ayla Dinata) berada di bangku kuliah, masa-masa setelah kuliah (mulai terjadinya banyak konflik) dan masa2 "pelarian"nya di Luar Negeri.
Diceritakan sekitar antara tahun 2001 sampai tahun 2018.

Kisahnya sendiri menceritakan tentang persahabatan, cinta dan masa lalu yang harus ditinggalkan demi keinginan Bapak Ayla dengan alih-alih "masa depan".

Cerita berawal dari persahabatan Ayla dengan teman kuliah sekaligus seapartemen yang bernama Ringgo (Igo) dan Emi(Emily). Hingga akhirnya membuatnya jatuh cinta kepada sepupu Emily yang sangat tampan dan rupawan bernama Anthony.

Sayangnya percintaannya dengan Anthony tidak di restui oleh Ayah Ayla. Karena perbedaan keyakinan.
Tak hanya percintaannya yang mengandung konflik. Persahabatan mereka bertiga pun juga mengalami "guncangan" karena kebodohan Emi yang terlibat pacaran tidak sehat dengan pacarnya yang bernama Brandon sehingga menjerumuskannya pada obat-obatan terlarang.
Dan juga Igo, salah satu sosok yang digambarkan oleh sang penulis sebagai orang yang tampan dan jadi idola kampus. Namun memiliki kekurangan pada orientasi seksual. Yaitu penyuka sesama jenis.

Ayla disini mampu membuktikan bahwa dia adalah sahabat yang baik. Teramat sangat baik kalau menurut saya malah. Yang masih dengan setianya mendampingi bahkan memilih untuk tetap menjaga Emi dari perjuangannya melawan narkoba daripada beasiswa di Universitas Columbia di AS sebagai pemenang sayembara rumah sehat.

Dari sayembara, kondisi Emily di pusat rehabilitasi narkoba dan ketahuan Ayah Ayla akan perbedaan agama yg dianut oleh Anthony itulah yang menjatuhkannya pada tiga pilihan sulit yang di berikan oleh Ayahnya.
Pilihan pertama, Ayla diharuskan berangkat ke New York meninggalkan urusan sahabat2nya. Pergi dan mengejar masa depannya dengan menjadikan teman2nya itu sebagai sebuah masa lalu.

Pilihan kedua, tetap pacaran dengan Anthony. Tapi asal tetap berangkat ke New York dan meninggalkan Emi. Tidak usah membantunya menjalani proses rehabilitasi.

Pilihan ketiga, memutuskan hubungan dengan Anthony. Pergi jauh dari kehidupannya. Bapak akan mengijinkan Ayla tinggal sampai Emi sembuh total dan bisa tegak berdiri lagi. Dan setelah benar2 sembuh, Ayla diminta untuk pergi menjadi orang sukses di masa depan. 

Benar2 pilihan sulit bagi Ayla. Meaki sulit, pilihan harus tetap diambil.Dan pada akhirnya ia mengambil pilihan terakhir untuk ditempuhnya. Mengabaikan perasaan cinta yang sangat besar dan dalam demi kesembuhan sahabatnya. Dan cita2 ayahnya. Menelan pil pahit untuk hal yang dia tahu bahkan berpuluh2 tahunpun dia akan menyesali keputusannya itu.

Menyesali keputusan untuk meninggalkan sosok yg paling penting dalam hidupnya. Sosok yang sudah2 benar2 seperti pinta terakhir kakaknya, Adrian sebelum meninggal dunia.

Hingga akhirnya Ayla pergi dan meninggalkan semua orang2 di masa lalunya itu dengan penuh luka.
Kebetulan dia bekerja di sebuah perusahaan ternama yang sering membuatnya harus pergi jauh dari Indonesia. Sekaligus tempat pelarian dari kisah sedihnya. 

Ada banyak kisah yang menyesakkan dan tak jarang membuat saya menitikkan air mata tatkala membaca novel ini. Seperti saat dimana Ayla harus menghadapi temannya yg kecanduan narkoba (i dont even think that it is hard enough), saat dia harus kehilangan Adrian kakaknya yang sebelumnya juga mengalami kisah cinta yang sama. Tidak direstui karena perbedaan agama dengan Jesse hingga akhirnya pergi dari rumah dan meninggal dunia karena kanker yang dideritanya, saat Ayla memutuskan cintanya pada Anthony waktu di Bali dan puncaknya adalah saat ia menghadiri pernikahan Anthony dengan Prameswari Avanti.

Membayangkan melepas kepergian orang yang benar2 kita cintai karena hal yang bukan dari keinginan sendiri rasanya pasti menyakitkan. (Dan saya bahkan bisa merasakan perasaan Ayla saat itu)
Pun juga ketegarannya untuk bertemu Anthony kembali setelah 10 tahun berlalu tepat di hari pernikahan nya dan menyerahkan kadonya langsung di atas tangan Anthony sebelum pemberkatan pernikahannya di mulai. Hiks *tisu mana tisuuuu😭😒*

Sebagai penutup, dari novel ini ada beberapa pelajaran yang bisa di ambil diantaranya :
1. Persahabatan itu tidak harus membeda-bedakan agama. Bagaimana kisah Ayla yg setia menemani sahabat2nya ke gereja bisa jadi contoh perbuatan yg baik bagi sesama umat beragama.
2.Tetaplah jadi baik meski orang2 di sekitar kita tidak baik. Karena sampai kapanpun cuma kebaikanlah yang akan selalu di kenang oleh para penerimanya.
3. Hidup tak selalu tentang bagaimana menjadi idola. Setampan apapun Igo dan secantik apapun Emily dan sepopuler apapun mereka berdua di kampus. Ada sisi gelap dari kehidupannya.
4. Cinta tak selalu tentang memiliki. Cinta adalah seseorang yang namanya snantiasa kita sebutkan dalam doa. Sama seperti doa yang diucapkan Ayla untuk Anthony tercinta.

5. Masalah ada untuk di hadapi. Bukan untuk dihindari. 
6. Pada akhirnya, sifat, sikap ataupun perilaku seseorang tetap bergantung pada kuatnya keyakinan atau iman yang dimiliki oleh seseorang.

Demikian review novel LABIRIN. Bagi yang tertarik bisa langsung cuuz ya ke gramedia. 
Soal harga saya tidak bisa menyebutkan. Karena ini adalah novel hadiah Giveaway yang diselenggarakan di fanspage BIPGramedia. Hehehe.

Salam.








Monday, 30 October 2017

Rumah impian untuk keluarga kecilku

10:23 10 Comments

Detil rumah impianmu itu yang kayak gimana sih? Mungkin kira2 begitulah pertanyaan mba cantik Archa Bella dan mba Dian Nafi, duo arsitek yang asyik, ramah dan menyenangkan sebagai tema #arisanbloggandjelrel kali ini.
Jujur saja, otakku yang pas-pas an untuk sekedar mengingat sesuatu in details ini aga bekerja keras. Haha.

Secara aku juga gak pernah punya impian desain rumah yang harus begini begitu. Soalnya bagiku sih rumah itu bukan terletak pada bangunannya. Tp yang penting penghuninya. Titik. Hahaha.

Namun, beberapa tempo lalu ketika diajak rembug tuwo sama pak misua untuk nyari rumah. Ternyata ada sederet "syarat" yang kuajukan.
Diantaranya :
1. Tidak dekat dengan sungai
2. Air lancar
3. Berada di tengah kota
4. Tidak berada tepat di pinggir jalan raya.
5. Akses kendaraan umum mudah
6. Dekat dengan fasilitas umum
7. Tidak jauh-jauh banget dari rumah orang tua/saudara

Hahaha. Rempong banget gak sih.
Namun alhamdulillah, ketika pada akhirnya misua membeli rumah. Meski ada beberapa kriteria yang tidak terpenuhi. Tapi gak papa lah ya. Penting bisa kecapai beli rumah sendiri tanpa campur tangan siapapun kecuali Allah tentunya. Alhamdulillah.

Dan semakin kesini semakin menyadari pada akhirnya bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membuat hunian cantik untuk keluarga kecilku.

Hal2 tersebut diantaranya :

1. Ruang per ruang yang nyaman
Ruangan yang nyaman akan menunjang produktivitas seseorang.
Tidak perlu harus dilengkapi dengan barang super mewah dan terlalu luas ya. Asal bersih, tidak terlalu banyak barang yang menyesakkan, memiliki lubang fentilasi udara yang baik dan sehat adalah syarat utama.

2. Adanya tempat bermain untuk anak.
Memanfaatkan sisa lahan untuk tempat bermain anak perlu juga loh. Daripada anak kecanduan gadget, lebih afdol di buatkan lahan tersendiri bagi anak untuk bermain bersama benda-benda kesayangannya atau sekedar bermain ayunan di teras rumah.
Fimell.com
3. Adanya taman berisi penghijauan yang sedap di pandang
Siapa sih yang gak suka liat tanaman -tanaman yang sekarang bisa di desain sebegitu uniknya.
Selain untuk memeprcantik rumah, tanaman juga berfungsi untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik buat kesehatan kita.
disainrumahterbaru.me
4. Memiliki "family room"
Family room ini adalah ruang khusus untuk menciptakan quality time bersama keluarga. Ruangan ini bisa di desain sesuai hobi anggota keluarga. Contohnya kalau anggota keluarga kita penyuka film, bisa desain ruang khusus nonton film dengan home theater set lengkap di dalamnya.

5. Adanya tempat ibadah khusus 
Terkadang kita hampir melupakan ruangan khusus untuk peribadatan. Cukup di kamar saja. Sah-sah aja sih. Tapi mungkin alangkah baiknya jika kita punya ruangan khusus untuk ibadah. Sehingga bisa lebih khusyuk melaksanakan perintahNYA bersama segenap anggota keluarga.

Nah demikian hunian cantik impian untuk keluarga kecilku. Bagaimana denganmu? Yuks share disini yuuuks.

Salam.





Wednesday, 18 October 2017

Tugas ke luar kota? Jangan lupa bawa barang-barang berikut ya!

00:03 6 Comments
Daftar barang yg harus dibawa kalau keluar kota

Menjadi perwakilan pilihan instansi untuk mengikuti pelatihan ke luar kota pasti menjadi sesuatu yang bikin campur aduk rasanya ya. (Eh ini aku doank, apa kalian juga sih?hihihi) Ada senengnya, sedihnya, bangganya, sampai galaunya. Terutama buat emak-emak yang gak pernah jauh-jauh dari anak macam aku. 

Apalagi kalau waktunya lebih dari seminggu. Waaah waaah.. rasanya sudah gak karu-karuan. Hihihi.

Tapi demi karier sih ya. Apapun deh. Nanti ujung-ujung hasilnya juga buat anak dan keluarga juga. Mikir gitu aja kali ya? 😊 Nah biasanya barang apa aja sih yang harus dipersiapkan selama kita berangkat ke luar kota untuk suatu tugas perjalanan dinas? 

Kalau aku sih : 

1. Baju 
Bukan wanita namanya kalau baju gak jadi urutan nomor pertama. Hahaha. Maklum ya. Belum apa-apa atau baru di kabarin mau ditugaskan ke luar kota aja langsung ingetnya mau pakai baju apa. Kyaaaaa... *hayo, ngaku!* Jujur, kalau aku sih iyes. Ikut mas anang *halah*. 
Baju-baju tersebut diantaranya adalah :

Entah apapun acaranya. Menurutku batik adalah kostum yang pas untuk segala acara ya. Resmi bisa. Santaii juga bisaa. Bawa batik yang simpel untuk acara gak resmi. Dan bawa juga batik yang modis kalau emang diperlukan selama acara. Kalau untuk acara sekolahan mah pakai aja batik seragam sekolahan. Hihihi. Biar pas, harus disesuaikan dong ya.
Baju seragam batik

b. Kemeja dan bawahan 
Ini yang paling gampang ya. Untuk session siang kalau gak batik pilihan lainnya adalah kemeja gini. Kemeja panjang dengan warna yang tidak mencolok dan bawahan yang berwarna senada. Atau netral (hitam/biru donker). 

c. Pakaian santai 
Yang ini maksudnya mah baju sehari-hari. Bisa rok panjang, gamis (kalau yang biasa pakai gamis), kaos panjang, celana/rok jeans. Pakaian ini bisa dipakai kalau lepas acara dan pengen jalan-jalan di sekitar tempat pelaksanaan acara.

d. Last but not least adalah baju tidur
Bawa baju yang nyaman buat tidur itu perlu juga loh. Apalagi yang sudah terbiasa ganti baju tidur sebelum mendarat di pulau springbed. Hihihi Biar bisa tidur nyenyak. Jadi besok paginya bisa lebih fit.


2.  Mukena dan alqur'an kecil 
Ini wajib nih. Kecuali pas berangkat sedang berhalangan alias menstruasi. Biar ga memberatkan,bawa yang bahannya tipis aja ya. Kalau alquran kecil gak masuk juga, bisa pakai aplikasi alquran di hp.
Mukena tipis


3.  Uang dan ATM 
Yang ini wajib lah ya. Biarpun nanti disana dapat pengganti transport. Tapi jangan sampai ga bawa uang sepeserpun. Kan kita gak tau apa yang terjadi selama perjalanan kan ya. Moga-moga sih gak terjadi apa-apa.


4.  Kartu identitas 
Bawa kartu identitas seperti KTP itu harus ya. Kalau ada apa-apa orang bisa tau identitas kita. 

5.  Pas foto 
Pas foto ini bisa saja diperlukan oleh panitia jika ada sertifikat yang akan dikirimkan nantinya. Kalaupun ga, juga gakpapa. Buat jaga-jaga aja. 

6.  Hp, laptop dan chargernya 
Ini sebenarnya yg fundamental ya. Karena berkaitan dengan pekerjaan yang akan kita selesaikan nantinya selama di sana.
Laptop, hp dan charger

7.  Kosmetik 
Jangan lupa bawa kosmetik yang biasa kita pakai sehari-hari termasuk parfum kesayangan donk. Plus krim perawatan kalau yg biasa pakai krim. 

8.  Asesoris
Bawa jam tangan, fancy belt dan asesoris lain seperti fancy necklace atau brachelet boleh juga. Tapi pemakiaannya disesuaikan ya. Usahakan bawa yang tidak dari emas ya. Mencegah hal-hal yg tidak diinginkan terjadi. Kecuali kalau emang uda terbiasa pakai sih.
Gelang kalung


9. Sepatu dan sandal
Kalau aku lebih suka bawa sepatu dua sih. Satu sepatu resmi. Satu sepatu flat pengganti sandal. Biar praktis.


10. Obat-obatan 
Terutama kalau kita menderita sakit tertentu. Kalau aku biasanya bawa vitamin/madu aja. Biar ga K.O kalau kebetulan selama tugas jadwal padat dan melelahkan. Gak lucu kan jauh2 tapi kita malah K.O?


Nah, demikian beberapa benda yang harus disiapkan sebelum berangkat pelatihan/tugas dinas ke luar kota. Sama gak sih dengan persiapan kalian? Boleh komen juga di bawah yaaa...

Baca juga : Sekelumit cerita dari pantai Karang Jahe Rembang

Tuesday, 17 October 2017

SIAPA BILANG PLPG ITU MENAKUTKAN? SIMAK DULU KISAHKU INI YUKS!

22:10 3 Comments
Cara lulus PLPG

Bagi yang berprofesi pendidik, dalam hal ini adalah guru, PLPG bisa jadi satu momen yang paling ditunggu-tunggu.

PLPG atau Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk menjadikan para guru menjadi lebih profesional di bidangnya dengan meningkatkan kompetensi mereka. 
Pelatihan ini hanya diperuntukkan bagi guru yg memenuhi syarat untuk menerima tunjangan profesi (sertifikasi).

Meski ditunggu-tunggu, tak jarang PLPG ini bagi sebagian orang dianggap "momok" yang menakutkan. Bahkan ada yg lebih rela tidak mengikuti daripada takut atau malu kalau tidak lulus. Hihihi.

Lulus? Iya. Setelah pelatihan otomatis ada tes yg terdiri dari 2 sessions.
Dimana di kemudian hari muncul nilai yang menentukan guru tersebut lulus/tidak lulus.

Nah, kalau bagi aku pribadi sih. Senang banget waktu dapat giliran berangkat. Tepatnya pada tanggal 16-25 September 2013 yang lalu. Menjalani pelatihan di Hotel Kusuma Kartika Sari Solo selama sepuluh hari itu.

Baca juga : DAFTAR BARANG YANG WAJIB DIBAWA SELAMA PELATIHAN

Adapun persiapan yang aku lakukan waktu itu adalah :

1. Persiapan materi.
Secara aku adalah angakatan pertama menghadapi kurikulum baru yang akan dicanangkan tahun depan (kurtilas) otomatis belum ada satupun yang pernah mengikuti otomatis waktu itu aku minim sekali materi.
Untung ada dua sekolah yang menjadi perwakilan dari kabupaten mengikuti pelatihan kurtilas (kurikulum tigabelas). Dan dua sekolah tersebut bagiku kategori agak pelosok. Karena tempatnya yang jauh dan medannya agak sulit. Tapi demi sih ya, jadi rela ngelakuinnya aja deh.
Disana aku dapat contoh RPP kurtilas yang terbaru. Bukan buat niru sih. Cuman supaya dpt gambaran model RPp yang aku buat nanti.

Tips : agar kita gak blank-blank amat dan gak ketinggalan sama temennya nanti, boleh banget kalau materi yg dikasih itu di download dan di print. Buat catatan catatan kecil yang sekiranya penting. Satu lagi, jangan lupa bawa contoh PTK ya. Ada penilain soal PTK juga soalnya.

2. Persiapan mental
Persiapan mental di sini maksudnya menghadapi berita bohong di luaran sana bahwa PLPG itu berat, kebanyakan tugas sampai gak tidur, soal tes nya sulit, dll. 

Tips : PD aja deh. Setiap hari juga ngajar, paling gak jauh2 juga kan ya materi pelatihannya sama tugas kita ngajar.
Dan iyes. Alhamdulillah aku bisa melampauinya.

3. Persiapan barang bawaan.
Yang namanya perempuan ya, selalu aja banyak persiapan. Terutama barang bawaan pribadi. Aku dari jauh-jauh hari sudah catat barang apa aja yang aku butuhkan selama 10 hari. Utamanya seperti laptop, charger, roll kabel, dan juga printer. Aku sampai bela2in minta suami buat beliin printer karena emang belum punya sih. Hihihi. Alhamdulillah disana berguna sekali. Baik buat diri sendiri maupun buat bantuin temen2 yang gak bawa printer. Jadinya ga perlu susah2 nyari rental seputaran hotel kan.
Selanjutnya adalah barang pribadi seperti kosmetik, peralatan mandi, mukena, kerudung dan baju2.
Barang bawaan itu diantaranya :
baju putih (3buah), rok hitam (4buah), baju tidur 5 buah dan tentu saja baju batik 5 buah juga, baju bebas (3buah), celana jeans (1), kerudung langsungan (2), kerudung putih 3, kerudung warna (5 menyesuaikan warna batik), kaos kaki 4 pasang (2 putih, 2 coklat), 1 dasi hitam, dan daleman (lupa bawa berapa). Hahaha. Ribet yaa.

Tips: cari bahan yang ga mudah ngelipet dan gak tebal tapi ga terlalu tipis ya.
Baju tidur bawa yang pendek dan langsungan biar ga makan tempat.
Baju batik pun juga yang bahannya ga mudah ngelipet, modelnya modis tapi gak kebanyakan pernik biar ga berat/makan tempat.

4. Persiapan boyongan
Karena waktu itu dhafin masih masa minum ASI eksklusif, jadi otomatis gakbisa jauh2 dari emaknya. Alhamdulillah dapat tempat di solo. Yang berarti dekat dengan rumah kakak2ku. Jadi sekalian deh boyongan. Bedol rumah kalo boleh bilang. Dari eyang kakung, eyang putri, dhafin semua jadi ikut pindahan ke Solo.

Tips : bagi yang tidak punya saudara dan masih menyusui kalau memungkinkan bisa sewa kamar satu lagi untuk keluarga. Atau kalau sewa hotel mahal. Ada juga kok rumah2 terdekat yang menawarkan untuk kos sementara. Cari aja yang terdekat dengan hotel ya. Jadi setelah acara ibu bayi bisa ikut tidur di kos dan kalau ada acara sewaktu-waktu bisa cepat balik lagi ke hotel.

5. Persiapan buat check penginapan
Begitu tahu tempat yang dituju, aku meminta kakakku untuk mengecek keberadaan hotel. Hal ini bisa juga dilakukan via telepon sih. Karena biasanya di alamat lengkap hotel tertera juga nomor teleponnya.
Tujuannya agar tau dimana alamat hotel dan transportasi apa yang bisa sampai kesana seandainya kita mau naik transportasi umum. Jadi tidak bingung pas hari H. 

Tips : Kalau dari satu sekolah ada beberapa yang berangkat ke kota yang sama bisa barengan ya. Malah irit kalau mau sewa mobil misalnya. Sukur2 diijinkan buat nebeng aja. Hehehe.

Itu persiapan aku ya. Nah kalau dijudul aku bilang kalau PLPG itu menakutkan, bagaimana denganku?

Ah, bagiku kebalikannya. PLPG ini begitu sangat amat menyenangkan!
Kok bisa?

1. Jadi banyak teman dari sekolah di kota lain.
Kebetulan yang berada sekelas denganku berasal dari sragen, boyolali, solo, sukoharjo, purwodadi, blora, banjarnegara, temanggung, purbalingga, wonosobo, cilacap.
Hihihi. Banyak banget kan? Alhamdulillah. Banyak teman banyak rejeki insyaallah.
PLPG itu mudah

2. Nemu saudara jauh 
Bersama sama teman dari daerah-daerah diatas selama 10 hari sudah berasa kayak nemu saudara dari jauh. Komunikasi masih terus berlanjut. Karena adanya medsos yang memudahkaan kami untuk saling bertukar kabar. Sang ketua kelas yang berinisiatif untuk membentuk grup di FB dengan nama oemah 1.13. Nama ini diambil dari rayon pelaksana PLPG yaitu rayon 113 kampus UNS surakarta.
Agar lulus PLPG

3. Teman sekelas yang kompak.
Ada pengalaman lucu ketika sedang menjalani pelatihan. Jadi dihari pertama kami masih yang membawa sifat egois kami masing-masing. Apalagi waktu itu dosen bilang kalau keaktifan siswa juga dinilai. Jadilah kami berlomba-lomba mendapatkan nilai dengan sok aktif tanya atau mendebat pendapat teman.
Namun ketika kelas berakhir kami menyadari bahwa disana kami sama-sama berjuang. Hanya ada satu tujuan utama. Yaitu lulus. Oleh karena itu kemudian kami membuat kesepakatan untuk tidak lagi saling berlomba. Kalaupun mau bertanya sebelumnya ngasih clue dulu ke ybs. Hihihi.
Sejak saat itu kelas jadi adem deh. Kami jadi semakin akrab satu sama lain.
Baju batik1

4. Saling mendukung
Kami juga saling mendukung loh. Misal ketika ada PR atau tugas, maka kita akan bicarakan sama-sama. Seperti waktu tugas peer teaching. Semua mengemukakan ide dulu agar tidak ada materi yang sama. Kemudian kami juga bertukar media kalau ada yang punya dan sekiranya relevan dengan materi yang akan disampaikan.
PPG mudah

Intinya kalau menurutku sih yang penting kebersamaan ya. Kompak dulu antar teman serombelnya. Insyaallah 10 hari kedepan bakalan menyenangkan deh. Sehingga "momok" menakutkan itu tidak akan terjadi pada kita.


Salam.

Saturday, 14 October 2017

MY HOBBY MY ADVENTURE

22:45 20 Comments

Judul artikelku kliatan maksa gak sih? Hahaha. Sutralah ya. Bingung mau judulin apa untuk tema #arisanbloggandjelrel yang diusung oleh mba duo cantik Ika Puspita dan mba arina mabruroh tentang hobbi ini. Jujur sebenarnya sih mau kasih judul hobby yg tidak dirindukan atau hobi yg tidak direstui *halah*. Secara disini aku mau cerita tentang hobi yang sebenarnya aku sukai dari sejak kecil tapi ditentang oleh kedua orangtuaku. Hihihi *segitunya banget ya* 

Sesuai judul, my hobby my adventure ini berisi petualanganku bersama hobiku. Apa sih hobiku? Kalau ditanya dengan mantap akan kujawab "menyanyi!".
Dari kecil sampai muda begini (gamau dibilang tua pokoknya). Entah dimanapun tempatnya, aku suka menyanyi meski cuman bersenandung kecil. Sampai dulu tetanggaku katanya kalau belum denger suaraku menggelegar nyanyi sambil nyapu dijalanan katanya bikin kampung jadi ada yang aneh. Hahahaa. 
Berasa jadi "giant", salah satu tokoh dengan suaranya yang memekakkan telinga di kartun Doraemon gak sih?

My hobby my adventure

Dan meski aku jatuh cinta dengan namanya menyanyi, bapak yg termasuk kategori relijius dan basic ibuku yg jadi uztadzah alias tukang ceramah sekaligus ketua pengajian di kampung ini menolak keras setiap kali aku mengutarakan keinginanku untuk ikut les vokal atau lomba menyanyi seperti teman-temanku. Alasannya nanti yang pakaiannya aneh2 lah, lingkungannya anak2 yang tidak jelas lah, pokoknya adaaaa aja alasan untuk menyatakan ketidaksetujuannya.

Sebagai gantinya, aku dileskan mengaji tilawah di masjid besar di kota kami. Yah, karena aku anak sholehah (alias gamau dibilang anak durhaka sama orang tua) aku ikutin aja deh permintaan beliau berdua. 
Dari les mengaji tersebut, waktu SD aku seringkali di daulat oleh sekolah untuk mewakili lomba MTQ. Jaman dulu nama evennya PORSENI. Dan alhamdulillah, rejeki anak sholeh aku berhasil mendapatkan beberapa piala yang di taruh di sekolah dan kadang dapat uang juga. Hihihi. Gak hanya di sekolah, di rumah juga masih ada dua dan beberapa piagam penghargaan lainnya selain dari lomba MTQ. Yaitu piagam lomba puisi. 

Dulu sempat sedih bin sebel  juga sih, secara les ngajiku kan hari minggu. Disaat teman2 lain bisa enak2-an nonton kartun 4WD, Sailormoon, candy-candy, power rangers, doraemon sampai album minggu (kalau ada yang masih mengenali film yang kusebutkan ini, berarti masa kecil kita bahagia dan seumuran! Wkwkwkwwk), aku harus berkutat dengan orang2 yang lebih tua dariku mengaji di masjid. Ya. Kebanyakan dari mereka adalah anak2 SMA dan ibu2 bahkan bapak2. Gurunya adalah pemenang MTQ yang udah pernah dapat juara nasional (katanya).

Hemh. Tapi ya gimana lagi. Menolak keinginan bapak sama artinya dengan mengharuskan diri hengkang dari rumah. Itu dulu ancaman paling mujarab dari Bapak biar anak2nya nurut dan gak nakal πŸ˜•. Menjaga nama baik keluarga (orangtua) adalah satu prinsip yang harus dipegang oleh kami, anak-anaknya sejak dari kecil dulu. Jadi maklumlah kalau aku atau salah satu dari kami agak "saklek" dalam beberapa hal😊 

Meski aku tidak boleh les vokal, hal ini tidak menyurutkan diri untuk tetap nyanyi donk ya. Kalau tidak di Kamar mandi ya biasanya aku bernyanyi diteras bersama kakak2 lakiku (aku punya 3 kakak laki-laki). Yang satu posisi pegang gitar yang dua lainnya nunggu giliran duet denganku. Hihihi. Dan sampai sekarang, moment inilah yg selalu aku rindukan. Sehingga setiap lebaran dan kami berlima kumpul, pasti nyempetin gitaran di teras bareng. Tapi sekarang ga perlu diiringin. Aku udah bisa main gitar sendiri donk πŸ˜‰

Di luar hal itu ternyata Allah memang maha baik. Ketika aku mulai kuliah, petualangan menyanyiku inipun di mulai. Ada kakak kelas yang tertarik ketika mendengar aku nyanyi di kelas dan bermaksud mengajakku untuk bikin band. Karena waktu itu baru berdua, maka aku diminta untuk mencari 3 personel lagi untuk jadi gitaris, basis dan drummer. 

Dan dulu waktu kuliah temanku itu kebanyakan cowok (aku anaknya tomboi sih). Nah aku punya banyak lingkungan main. Dari yg anak2 "butuh perhatian" (sukaknya galau, trus pelampiasannya negatif) sampai yang celananya cingkrang (sufi) aku punya. 

Apalagi yg ga termasuk dua kategori itu. Banyak banget. Dari semua fakultas aku pasti punya kenalan. Hahaha. Maklum anak gahooool. *awas, nyingkir!* πŸ˜‰ 
Dari kesemuanya itu aku akhirnya mengajak teman-temanku yg kategori "kurang perhatian". Dengan catatan untuk mengurangi kegiatan mereka yg "negatif" menjadi positif.

Yah, tau ndiri ya. Anak muda yang kurang perhatian ini biasanya bekgron mereka itu anak2 korban "divorce". Daripada mereka pelariannya negatif, kenapa tidak diajak ngeband aja. 

Dan akhirnya, jadilah waktu itu De Flip Minor sebagai band pertamaku di kampus. Yeaaay. Selain latihan rutin, band ku ini juga beberapa kali ikut even di kampus.

Photo credit : mewarnaigambar.web.id

Biasanya kan setiap fakultas punya bulan nya sendiri kan. Nah disitu biasanya ikut daftar buat isi acara. Lumayanlah, buat latian "PD". 

Bersama de flip minor ini dari semester awal sampai semester 4. Karena ada sedikit kesalahpahaman band inipun bubar. Oiya bersama de flip minor ini, kita menyanyikan lagu2 hasil arransemen sendiri loh. Lagu dibikin oleh kakak kelasku. Dan alhamdulillahnya lagi banyak yang suka. Jadi deh lagu band ini sempat terkenal di teman2 seangkatanku terutama yang se-jurusan. 

Band selanjutnya yang aku ikuti adalah caldera. Personelnya yang dua orang temanku seangkatan dan sejurusan, dan tiga lainnya dari adek2 kelas dari Fakultas lain. Lagu yang sering kami bawakan adalah lagu-lagu dari band Mocca dan the groove. Dari keduanya paling dominan sih Mocca.

Kenapa Mocca? Karena selain vokalnya yang lumayan pas dengan karakter vokalku. Aku juga suka dengan keunikan band ini yang tidak dimiliki oleh band lainnya. Jadi album mocca ini ceritanya satu paket yang nyambung. Dari mulai dia kenalan sama cowok, trus happy pacaran, trus mulai gak ada kabar, trus putus. Aaah, keren deh pokoknya. Dan itu lagunya pakai bahasa inggris smua ya. Liat personelnya yang asik2 dan kepiawaian vokalisnya memainkan alat musik seperti flute jadi bikin makin jatuh cinta. Pengen banget deh jago musik kayak teh arina mocca. Negfans berat lah ya.

Itulah kenapa sejak saat itu aku sering pakai nama rahma mocca di email atau waktu chatting via MIrc. Hahaha. 

Band Mocca

Sekarangpun aku juga membubuhkan nama "mocca" di akun sosmedku. Diantaranya di blogku ini juga. Biar siapapun di luar sana yang pernah kenal aku begitu lihat namaku langsung "ngeh" kalau ini aku 😊 (Dadah dadah. Lempar foto bertandatanganku 😜)
Mocca and friends

Band selanjutnya adalah the stage. Band ini aku mainnya bareng adik2 kelas sejurusan. Anak2 Sastra Inggris. Biasanya ikut ngisi di acara seputaran jurusan aja. Band ini juga ada karena personelnya ini anak2 anggota paduan suara jurusan yang aku pimpin. Jadi, gahol gahol gini aku pernah juga jadi ketua padus jurusan loh *salim*πŸ˜ƒ

Even paling tak terlupakan ketika gabung bersama di band adalah ketika pernah suatu hari kami mengikuti audisi band pengisi untuk the rain yg waktu itu mau konser di Semarang. Audisi ini diadakan di studio musik di kawasan kampus UNDiP tembalang. Baru datang kami dikejutkan dengan kehadiran brotherhood family. Band indie yg diangkat oleh salah satu radio (pranbors saat itu) dan sudah lumayan terkenal di Semarang lah ya. Yang otomatis melihat mereka sudah bikin "keder" seecara uda ketauan pasti bakal kalah telak duluan. Hahahaa. Tapi tak apalah yaa. Sing penting yakkin. Eh, usaha. 

Kejadian tak terlupakan lainnya adalah ketika aku terlambat masuk kelas yang sedang ujian gara2 ngeband di kampus fakultas teknik. Hukumannya tidak boleh ikut ujian hari itu juga. Uda ijin dengan ngasi alesan pake bahasa inggris bla bla bla. Eh, ditolak. Disuruh keluar nunggu jadwal tesnya kakak kelas buat gabung. Gak sakit sih, tapi malunyaaa minta ampun. Wkwkwk. Nah itulah cerita tentang my hobby my adventure.

Adakah yg punya pengalaman seru juga seputar hobi? Komen yuks disini.


Salam.
rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email