Thursday, 14 December 2017

IBUKU, IBUKU, IBUKU !

06:44 4 Comments

"Pyarrrr" aku terkesiap seketika mendengar suara kaca pecah yang diikuti oleh erangan kesakitan lelaki yg kukejar barusan.
Aku tidak tahu bagaimana kronologisnya secara detil. Tapi sejauh pandangan mataku kulihat ia melompat jendela kelas untuk menghindari kejaranku sebelum akhirnya entah bagaiman tiba-tiba sudut kaca jendela itu pecah dan mengenai pelipisnya. Membuat kaca jendela kelas itu terberai berantakan di bawah lantai.
Sontak seluruh penghuni kelas berkerumun. Setelah ada yang melaporkan, tak seberapa lama aku dan lelaki itu pun digiring menuju salah satu ruangan paling menyeramkan di sekolah ini "Kantor BP". "Huh! Aku mendengus kesal. Ini kan tak seharusnya jadi salahku. Siapa suruh dia mengejekku!" dengusku kesal.
Aku menyeret langkah gontai menuju sebuah "kantor" kecil yang ada di sebelah perpustakaan tua jaman peninggalan Belanda yang terlihat "angker" - dalam arti yang sebenarnya itu. Tepat didepan mejanya, bu Karyati, nama guru BP itu pun menanyai kami. Terkait apa yg sudah terjadi. Kamipun menceritakan sesuai dengan versi kami masing-masing. 
Aku diam. Mataku sudah semakin menyudut. Air mata yg memulai membayang sudah pasti sebentar lagi akan jatuh melihat dua buah surat di tangan bu guru BP itu.
Surat pemanggilan untuk kedua orangtua kami! Hiks.
...
Sepulang sekolah, aku mengangsurkan surat dari guru BP ku kepada Ibu.Ibu sempat bertanya kenapa aku sampai di panggil di BP dan aku hanya menjawab ada insiden kecil. Besok aku cerita kalau ada guru BPku. Setelah selesai membaca, Ibu tampak bergumam menyebut nama pemilik tandatangan. Dan aku beruntung! Ternyata ibuku kenal. Jadilah aku merengek untuk menemui guru BP ku kerumahnya saja. Setelah berpikir sebentar ibu menyetujui ideku. Jadilah sore itu aku ke rumah bu Karyati beserta Ibuku. (Untung ibuku mau. Coba kalau harus beneran datang ke sekolahan aku pasti maluπŸ˜₯)
...
Setelah berbasa basi sejenak mengungkap kekangenan mereka berdua yang ternyata adalah dua sosok kawan lama, akhirnya aku mendapat giliran untuk bercerita.
Ketika ditanya kenapa aku mengejar teman lelaki di kelasku, aku menghela nafas sebentar lalu melirik ibuku dengan perasaan bersalah.
"Karena dia menyebut namaku dengan nama ibuk, bu!"
Ibu tampak terkejut. Raut mukanya terlihat kebingungan dan tidak enak untuk di lihat. Tapi beliau hanya mengangguk tanpa kata dan ikut tersenyum mendengar "nasihat" dan persetujuan yg harus disepakati oleh aku, ibu dan orangtua teman lelaki ku itu besok. Setelah itu, kamipun pamit pulang.
...
Sepanjang perjalanan pulang tak banyak yang beliau katakan. Beliau hanya berpesan untuk tidak membalas perbuatan buruk siapapun. Kita akan sama buruknya kalau membalas perbuatan buruk orang lain ke kita. 
Itu yang aku ingat. Selalu kuingat.
...
Memory on 21st Dec, 2008
...
Ah memori waktu itu langsung menguar ketika harus menuliskan sosok tentang IBU untuk #arisanbloggandjelrel yang ke 17. Tema yg diberikan oleh duo blogger yg sama2 berprofesi sebagai pendidik. Yang satu Mbak Chella seorang guru SD yg media mengajarnya sering aku kepoin. Ikut mencari teknik dan strategi pembelajaran yg sekiranya tepat untuk menaklukkan anak2 didikku seperti cara Mbak chela mengajar anak didiknya.
Pun juga mba noorma yg merupakan seorang dosen dengan mahasiswa/i nya di pekalongan sana. Aaahk, dulu pernah bercita2 pengen jd dosen. Sayang cita2 untuk S2 ku masih dlm sebatas pikiran saja😊

Ketika mereka berdua kompak mengusung tema tentang ibu dalam rangka menyambut hari Ibu tanggal 22 desember nanti. Maka memori tentang cerita diataslah yang pertama kali muncul untuk ikut unjuk rasa.
...

Ibuku, ibuku, ibuku. Ibuku adalah orang yg selalu mengajariku untuk terus jadi orang baik dengan berbuat baik. Yang selalu mengajariku untuk tidak membalas setiap perbuatan buruk selain dengan perbuatan baik. Meski terkadang membuatku seperti lemah. Tapi kata2nya selalu benar, bahwa setiap kebaikan selalu mendapatkan balasan. Pun juga perbuatan buruk. Akan selalu ada karmanya.

Ibuku, ibuku, ibuku. Ibuku itu adalah orang yang selalu kupercaya akan kekuatan doa2nya untukku. Yang selalu mengingatkanku untuk melakukan hal yang sama untuk keluarga kecilku. Yaitu untuk terus mendoakan suami dan anak2ku. 

Ibuku, ibuku, oh ibuku. Ibuku itu adalah orang yang akan ku bela ketika ada oranglain yg mencercanya. Yang akan membuatku berani untuk membalas perbuatan orang yg sudah menyakitinya tanpa perlu kupeduli dia itu siapa. Karna bagiku ibuku adalah surga. Sebagaimana aku selalu di ajarkan. Dia adalah cinta pertama sebagaimana aku yang selalu dia utamakan.

Sehat-sehat dan baik-baik terus ya, bu. Semoga Allah selalu memberimu kekuatan, kesehatan, perlindungan dan keberkahan untuk setiap hal yang sudah kau berikan.
Meski ada banyak rasa cinta yg tak pernah kukatakan. Tapi kutau kau tau bahwa aku selalu mencintaimu 😊😊

Baca juga : Ibu terburuk sedunia




Saturday, 9 December 2017

Delapan alasan mengapa Kopi Kapal Api itu #JelasLebihEnak!

10:19 0 Comments

Ngomong-ngomong soal kopi. Siapa sih yang gak kenal dengan minuman ini? Tak hanya sekedar "semata-mata" suka, bahkan ada banyak sekali orang menyatakan diri jatuh cinta kepada kopi. Secara makhluk milenial dengan segudang aktivitas yg memerlukan mobilitas tinggi. Sudah sekiranya butuh minuman pengantar sebelum menjalani segala kesibukan di pagi hari. Dan saya rasa tak ada satu makhlukpun yang belum pernah mencecap minuman bernama kopi ini (atau perasaan saya ajah?) Ahahah.

Bukan tanpa alasan saya menyatakan hal ini. Sekarang, lihat saja minuman apa yang paling marak ada di sekitar kita akhir2 ini. Dari yang dijual di warung2, kafe2 sampai restoran internasional nomor wahid pun menggunakan kopi sebagai salah satu komoditas pemasukannya. Iya apa iyaaa? *Iyain aja deh ya? Awas kalau enggak!* πŸ˜‰

Dan setiap orang pasti punya pilihan seleranya masing-masing donk berkaitan dengan kopi ini.
Tak hanya mereka yang borjuis dan mampu membeli kopi di resto2 internasional dengan harga yang mahal. Kopi pun bisa dengan mudah di dapatkan di supermarket dan pasar tradisional. Ingat sekali dulu kakekku selelau minta dibawain kopi yang dijual kilonan di pasar.
Tapi sebenarnya kalau jeli, kitapun bisa loh menikmati kopi lokal dengan citra rasa internasional. Yaitu kopi pilihan favoritku. Kopi Kapal Api. Yang pasti #JelasLebihEnak

Pendapatku pribadi sih lebih enak rasanya. Lebih enak aromanya. Lebih enak cara nikmatinnya. Dan lebih enak buat nemenin segala aktivitas kita. Teope begete lah pokoknya.

Nah, kenapa Kopi kapal api ini #JelasLebihEnak? Simak yuk alasannya :
Photo credit : FP Kopi Kapal Api

1. Kualitas rasanya jelas paling prima
Kapal Api ini menjaga kualitas produknya dengan baik.
Sekalipun sudah menjadi produsen kopi berskala internasional, pola pikir masyarakat yang menganggap kopi produksi luar negeri jauh lebih enak itu salah besar lho!
Kenapa? 
Jika masyarakat Indonesia mau sedikit gengsi dan mengetahui fakta, biji kopi yang digunakan oleh merek-merek kopi terkenal di Indonesia juga tidak berbeda dengan biji kopi yang digunakan oleh merek-merek kopi luar negeri.
Seperti yang di kutip di laman waktunyangopi.com, Kopi yang diproduksi oleh PT Santos Jaya Abadi ini bahkan bisa dibilang lebih baik karena terjaganya hubungan baik dengan para petani kopi di berbagai daerah sejak puluhan tahun lalu. Tidak heran jika hasil panen yang didapat adalah kualitas terbaik, namun memiliki harga yang kompetitif.
Nah lo? Siapa yang suka gengsi dan sesumbar kalau kopinya aselik buatan Luar Negeri? Coba aja dulu bandingin dengan kopi yang satu ini! Pemilihan biji yang pas dan dari hasil panen yang berkualitas, menjadikan kopi kapal ini jelas jauh lebih baik dari kopi2 lainnya.

2. Aromanya jelas beda!
Kopi Kapal Api menggunakan kopi Arabika dan Robusta pilihan. Sistem produksinya juga telah disesuaikan dengan standard dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Oleh sebab itu, setiap kali kamu meminumnya, maka kamu akan mendapatkan aroma dan rasa yang jelas lebih enak.
Sekarang sudah makin jelas kan apa yang bikin aroma kapal api ini lebih enak dan beda?!

3. Kehalalannya jelas tidak teragukan
Semua produk kopi Kapal Api telah disertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). 
Hal tersebut menandakan bahwa kopi Kapal Api halal untuk dikonsumsi, sebuah keunggulan yang belum tentu kamu dapatkan jika meminum kopi-kopi produksi luar negeri.
Nah kan. Bahkan kopi pun ada settifikat halalnya. Jadi ga bikin saya dan kita semua ragu-ragu untuk menjadikan minuman tersetia untuk mendampingi kita di segala aktivitasnya.

4. Keamanannya jelas tidak perlu dipertanyakan
Selain ada sertifikat halalnya, Kopi Kapal Api ini juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008 dan ISO 22000:2005 dari Badan Sertifikasi Lloyd, serta terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Semua sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa kopi Kapal Api adalah produk dengan mutu dan keamanan pangan yang sangat terjamin. Jadi akan sangat aman untuk di konsumsi.
Photo credit : FP Kopi Kapal Api

5. Kemudahan penyajiannya jelas dan mudah dilakukan
Satu sachet kopi tanpa gula udah enak. Coz Takaranya udah pas. Bagi yg suka manis boleh banget ditambahkan gula atau krim dengan takaran suka-suka. Hip hip hura. *aposeh yaπŸ˜„*

6. Cocok disegala suasananya jelas tak tertandingkan
Gak perduli sedang musim durian atau mangga. Musim kemarau ataulun penghujan. Kopi kapal ini tetap juara buat dinikmati. Bisa disajikan panas atau dingin. Dua -duanya sama enaknya!

7. Kemasannya yang praktis jelas tak merepotkan.
Paraktis itu gak ribet (udah tau keleus). Ada yg dikemas dalam bentuk sachet sehingga bisa langsung disobek dan diseduh untuk kemudian jadi satu gelas kopi yang enak dan bakalan kurang kalo cuman satu srutupan πŸ˜‰

8. Banyaknya varian rasanya jelas tak terkalahkan
Semenjak pertama kali kopi ini dipasarkan, kopi Kapal Api terus berinovasi.
Bagi kamu yang suka kopi susu, bisa banget nyicip kapal api yg kopi susu. Ada juga mix dan yg terbaru dip.
Dan tahun 2017 ini, Kapal Api kembali mengeluarkan tiga varian terbaru, yaitu: Kapal Api Special Kemasan Sachet, Kapal Api Special Kemasan Ekonomis, dan Kapal Api White Coffee Premium.

☆ Kapal Api Special Kemasan Sachet

Bagi kamu yang menyukai kopi bubuk tanpa gula, maka Kapal Api Special Kemasan Sachet ini jawabannya! Takarannya udah pas banget untuk sekali seduh. Bikinnya pun mudah. Kamu hanya perlu menuangkan air panas (90-95°C) sebanyak ±200 ml untuk mendapatkan secangkir kopi Kapal Api ini.

☆ Kapal Api Special Kemasan Ekonomis

Kapal Api Special Kemasan Ekonomis ditujukan untuk para pengusaha restoran, hotel, atau warung kopi yang ingin memanjakan para pelanggannya dengan kopi berkualitas, tetapi harganya ekonomis. Hanya dengan Rp22.000 ini bisa membuat hingga 55 gelas kopi. 
Terbuat dari perpaduan biji kopi Arabika dan Robusta pilihan, aroma dan rasa kopi Kapal Api Special Kemasan Ekonomis ini tidak kalah dari kopi-kopi luar negeri dengan harga yang jauh lebih mahal. 

☆ Kapal Api White Coffee Premium

Kopi Kapal Api White Coffee Premium ini keunggulannya ada pada krimer nabati. Oleh sebab itu, varian ini cocok untuk kamu yang menyukai kopi dengan rasa yang lebih kuat dan tajam. Tapi dengan aroma dan rasa yang tetap kelas wahid di kalangannya

Nah demikian alasan2 kenapa sih Kopi Kapal Api ini #JelasLebihEnak menurut saya. Semoga Kapal Api makin sukses dan jaya. Tetap menjaga kualitas seperti yang mamak2 macam saya ini selalu suka ya!
Photo credits : FP Kopi Kapal Api

#KapalApiPunyaCerita

Salam.



Sunday, 3 December 2017

DELAPAN "PETUAH" UNTUK MEREKA YANG SERIUS INGIN MENIKAH

08:16 26 Comments

Kamu sudah punya pasangan dan ingin serius menikah? Atau masih galau cari kriteria tentang pasangan hidup yang ideal? 

Dalam rangka menyambut hari ulang tahun pernikahanku yang ke 9 tanggal 20 Desember besok, maka bolehlah sekiranya kalau tema artikelku saat ini berbau2 "pernikahan" gitu donk yaa? *betewe setengah modus juga nih aslinya bikin "pengumuman" gini . Mana tau ada yg khilaf kirim kado, getoh?* πŸ˜‹πŸ˜‹

Baiklah. Khususon di artikel ini, aku buka sedikit rahasia tentang beberapa petuah yang aku dapatkan sebelum memutuskan siapa calon pendamping hidupku sembilan tahun yang lalu itu buat kalian ya. #eaaaaak πŸ˜™πŸ˜˜πŸ˜—

Dan berikut adalah delapan petuah bagi kalian yg ingin serius menikah *drum roll😎😎* :

1. Utamakan pilihan kepada org yg paling baik agamanya.
Picture by : thepicta.com
Orang yg baik agamanya insyaallah tahu cara menjadi pasangan hidup yg baik. 
Kalau kamu pernah membaca di suatu artikel ataupun di akun2 medsos yang menyatakan bahwa "org yang baik agamanya  jika dia mencintai dia akan memuliakan. Jika tidak mencintai dia tidak akan bertindak kasar dan menyakitkan" Itu bukan hoax.
Picture by : thepicta.com

Seseorang yang agamanya baik, insyaallah sifat dan perilakunya akan mencerminkan kebaikan. Sebagai cerminan dari dasar keimanan dan ketakwaanNYA kepada sang maha kuasa.

2. Sekufu 
Sekufu maksudnya selevel dalam banyak hal. Baik secara fisik maupun materi. Kenapa? Ibarat pepatah itu " Lain ladang lain belalang." Setiap keluarga punya aturan main sendiri. Dan setiap sifat dan pola pikir anak tergantung pada apa&siapa yang membiasakannya setiap hari. Nah jika ada keluarga dengan background yg sama. Insyaallah cerita2 ala india dgn latar cinta yg tidak direstui krna perbedaan tahta mungkin lebih bisa dihindari. *lalu dikeplak shah rhuh khan*

Buat kamu yang tampan bolehlah cari juga yang cantik. Tapi kalau kamu cuman ngerasa tampan. Carilah juga perempuan yang cuman bisa merasa kalau dirinya cantik. Jadi perasaan kalian sama. Tidak berbeda pandangan apalagi kalau sampai berselisih paham. Hahaha. *ups, malah ngelantur  kemana-mana*. Kidding ya!

3. B.B.B (bobot, bibit, bebet)
Bobot, bibit, bebet ini hampir sama pengertiannya dengan sekufu.
Ini merupakan pepatah dari orang jawa yang intinya ketika kita mencari pasangan mempertimbangkan pula asal usul dan latar belakang keluarga.

Seorang anak dari keluarga baik2 (merupakan bibit baik) akan menghasilkan generasi yg baik pula.

Meski ini tak berarti bahwa setiap anak yg lahir dari keluarga tidak baik2 merupakan bibit yg tidak baik itu benar.
Tapi ini adalah salah satu pesan yang masih sering di wejangkan.
Yah kalau alasan tidak bisa diterima, anggap saja sekalian untuk mengenal keluarga calon pasangan lebih dekat. Biar makin lengket dan akrabπŸ˜‰

Untuk mengetahui bibit bebet dan bobot calon pasangan kita bisa mengumpulkan sebanyak2nya info dari orang terdekat. Maupun orang terjauh tapi mengenal pribadi sang calon maupun keluarganya.

4.Pilihlah pasangan yg baik tidak hanya kpd kita sebagai pasangannya, tetapi juga keluarga. Terutama kpd kedua orangtua kita.
Pada gambar diatas disebutkan bahwa kedua bapak ibu kita. Ini berarti termasuk ibu bapak mertua. (Picture by : AkuIslam.com)

Ingat menikah tidak hanya soal dua anak manusia yg saling mencinta saja. Bagaimana dengan org2 dibelakangnya? Ayah, ibu dan sodara2 yg selama ini telah lebih banyak menghabiskan waktunya bersma kita? Inilah salah satu ciri pasangan yg tidak baik untuk dipilih jika tidak ikut bisa membuatmu memuliakan dan menghormati orgtuamu.

5. Pilih seseorang yg membuatmu nyaman, bukan sekedar tampan.
Picture by : tribunnews.com

Kita menikah untuk jangka panjang. Bukan untuk sekedar bersenang-senang. Mencari pasangan yg bisa membuat kita nyaman akan memudahkan kita untuk berjalan beriringan di kemudian hari.
Dulu sekali ketika saya kuliah salah seorang dosen bahkan berpesan khusus kepada kami, mahasiswi-mahasiswinya untuk mencari lelaki yg mapan daripada yg tampan. Bayangkan kalau anak sakit, dia tidak akan sembuh hanya dengan melihat ketampanan bapaknya. Tapi butuh uang untuk ke dokter dan beli obatnya. Hihihi. Bener banget gak sih?!

6. Pilih orang tertepat daripada yang tercepat.
Pernikahan bukanlah suatu perlombaan. Kita tidak butuh dinilai sebagai org yg paling cepat menemukan pasangan. 
Tidak perlu terburu-buru untuk mencari pasangan yang serius untuk menikah. Serahkan sama sang pemilik hati, jiwa dan raga yg sesungguhnya. Yaitu Allah SWT.

Untuk itulah berikhtiar dengan sholat istikharoh perlu sekali untuk di lakukan.
Serahkan sepenuhnya kepada Allah ta'ala. Percaya dengan qodho dan qodarNYA. Percaya dengan takdirNYA. 
Selama kita baik. Jodoh kita pasti baik pula.

Dua rakaat penuh kepasrahan yg mendalam kepadaNYA. Agar memilihkan jodoh yg kita butuhkan. Bukan semata2 yg kita inginkan. Karna terkadang apa yg menurut kita baik, belum tentu baik pula menurutNYA. Dan sebaliknya.

7. Milang miling guwing
Ini kembali kepada pepatah jawa. Milang miling = pilah pilih. Guwing = sumbing.

Jadi kurang lebih artinya : "jangan kebanyakan memilih. Semakin banyak memilih justru yg buruk yg akan kita dapatkan".

Ini menghindari kita yang kebanyakan kriteria untuk menetapkan pasangan. Alih2 dapat calon yang ideal, yang ada malah calonnya pada lari karena kebanyakan syarat atau kelamaan menunggu jawaban dari kita. 

8. Lihat caranya memperlakukan adiknya.
Pesan ini adalah pesan yang aku terima dari dosen S1 ku. Beliau bahkan menyatakan bersedia menunggu jawabanku sampai benar dan batasannya adalah sebelum aku wisuda.
Setelah sampai titik penghabisanpun aku tidak bisa juga menjawabnya. Pada akhirnya beliau menuturkan bahwa kita bisa tahu kalau pasangan kita itu baik atau tidak untuk kita, di lihat dari bagaimana caranya memperlakukan adiknya.

Dulu sempat tidak percaya karena aku tidak menemukan alasan yg tepat untuk mendasarinya. Tapi kemudian pada akhirnya aku tahu bahwa pada dasarnya ada beberapa wanita (tidak semua nih ya) yang lebih bersifat kekanakan daripada keibuan.
Terutama yang merupakan anak bungsu dari banyak bersaudara (itu aku!πŸ˜‹)

Tapi itu juga kembali ke pribadi masing2. Selama bisa memenej inner child nya, mungkin it wudnt be a very big deal. Bukan masalah yg besar sih. Selama masih sama-sama bisa menyesuaikan diri aja insyaallah bisa ditolerir *Keliatan curcol gak sih?πŸ˜…πŸ˜…

Nah itulah beberapa pesan atau wejangan atau petuah yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan memilih pasangan ala aku ya? 
Semoga berguna dan bisa diambil pelajarannya bagi kalian yg sedang galau cari pasangan hidup yang ideal untuk menua bersama.

Salam.

Saturday, 25 November 2017

GURU-GURU SEDERHANA PEMBAWA ILMU SURGA

15:35 11 Comments

Seperti kita tahu bahwa 25 November diperingati sebagai hari guru nasional. Dan kebetulan dalam rangka memperingati hari Guru Nasional inilah muncul tema untuk #arisanbloggandjelrel oleh duo blogger cantik Mbak Icha dan Mbak Yuli Arinta yang keduanya selalu menginspirasi lewat artikel2 yg ditulis di blog mereka. Kali ini tema yang diusung adalah "Pengalaman berkesan bersama guru, terimakasih Guru".

Ngomong2 soal guru. Dari setiap guru tentu saja saya punya banyak kesan baik bersama mereka. Hampir setiap guru memiliki kesan tersendiri. Namun dari sekian banyak guru yang saya temui. Yang paling benar2 melekat dihati adalah guru2 sederhana di sekolah madrasah saya.
Sekolah madrasah ini adalah sekolah informal yg saya ikuti setiap selesai pulang sekolah. 
Berlokasi sekitar 8km dari rumah saya diantar bapak naik motor yamaha bebek merahnya. 
Saya ikut menjadi salah satu "santri" di madrasah ini sejak kelas 4 SD sampai kelas 2 SMP. 
Oiya karena ini sekolah informal, jadi di sini kita bebas masuk sekolah dari kelas berapa saja. Semisal baru mau daftar pas kita kelas 3 atau 4 SD nanti tinggal daftar dan di tes mengajinya. 
Dari hasil mengaji tadi lah. Sang kepala sekolah akan menentukan kita boleh mulai duduk di bangku madrasah ini di kelas berapa. 
Alhamdulillah aku masuk pertamakali langsung di kelas 2. Tentu saja setelah mengikuti tes membaca alqur'an sebagai salah satu syarat masuknya.

Disekolah madrasah ini pelajarannya hanya berkisar akan pendalaman pelajaran agama. Seperti alquran hadits, akidah akhlaq, nahwu shorof, fiqih, aswaja, tarikh nabi dan bahasa arab. Mata pelajaran yang mungkin tidak diajarkan khusus di sekolah2 umum lainnya.

Di madrasah tersebut ada beberapa sosok guru yang masih saya ingat dan melekat dalam benak kecil saya diantaranya adalah :

Sosok 1 : tentang pak bekti

Mengayuh sepeda kumbang tua, bersarung kotak2 merah dan kopiah berdebunya tak sekalipun menyurutkan senyuman ringan yang selalu beliau tebarkan kepada kami, anak muridnya. 

Senyum sumringah yang selalu kami sambut dengan salim cium tangan di pinggir pintu sembari mengucapkan uluk salam berebutan.

Senyum yg setia menemani ketika satu persatu dari kami maju bergiliran untuk membaca nadzhoman.

"Fa'ala faalaaa.. fa'alu faalat. Fa'alata faalna faalta faaltumaa fa'altum faalti faaltuma faaltuna faaltu faalna"
Nadhoman yg sebenarnya saya sendiri tidak tau apa kegunannya disaat itu.😊

Dan pak bekti, sang pemilik sepeda kumbang adalah salah satu sosok guru hebat. Beliau tidak pernah marah. Hanya mengacungkan tongkat dan kami selalu langsung berhamburan masuk kembali ke kelas.

Sosok 2 : Pak topo

Sosok lain dari guru sederhana selaim pak Bekti adalah pak topo. Beliau adalah guru bahasa arab. 
Suara nyaringnya selalu menggelegar setiap kali saya terkantuk2 mengikuti pelajaran.

"Mbak rahma ngantuk?" pertanyaan ini yang masih saja senantiasa terngiang pada indera pendengaran saya sampai saat ini.

Apabila saya mengangguk, maka beliau akan mengeluarkan receh 500 an dan menyuruh salah seorang dari kami membeli es lilin yang satunya berharga 25 rupiah. Pas dapat 20 biji cukup untuk kami sekelas. Yang bahkan lebih sering kurang dari 15 bahkan 10 orang yang datang ke kelas.

Dan begitulah pak topo. Sosok yang slalu menganak emaskan saya. Karena saya adalah murid yang paling jauh rumahnya. Dan merupakan salah dua orang yang masih bisa istiqomah sekolahnya sampai lulus kelas 6 *horeee*. Maklum terakhir kelas 6 saya sudah duduk di kelas 2SMP. Sudah mulai banyak kegiatan. Tapi karena kekekeuhan bapak agar saya sekolah sampai lulus kelas 6 madrasah. Maka saya harus mau mengikuti keinginan beliau.

Sosok 3: Pak Nukin
Pak nukin adalah sosok guru paling tegas di madrasah. Beliau tak segan menghukum muridnya hafalan kalau rame sendiri di kelas.
Meski beliau tegas tapi jarang sekali beliau marah.
Terutama saat kami berusaha mencuri2 waktu untuk main kerumah teman yg terdekat dengan sekolah. Untuk apa? Nonton kartun favorit yg hits saat itu. Ksatria baja hitam. Hahahaa. Masih ingat sekali bagaimana Kotaro minami menumpas monster jahat benar2 menjadikannya tokoh idola dari kami. Dan karena jadwal tayangnya bertabrakan dengan kelas pak Nukin, maka kami akan mencuri2 waktu istirahat yg di babalaskan dengan acara nonton bersama. Hahaha.
Ini bukan foto asli pak nukin. Ini adalah alasan kami membolos di kelas pak nukin. Sosok idola bagi anak2 sepantaran saya di saat itu. Babang kotaro minami. Hihihi.

Scene satu ini adalah scene favorit kami. Dimana api di belakang baja hitam itu menandakan bahwa sang monster telah di kalahkan. Scene paling epic kalau boleh dibilang😊

Oleh pak Nukin, beliau akan mencari kami kerumah penduduk terdekat yang anaknya juga merupakan murid madrasah seperti kami. Yang lucu sambil membawa tongkat beliau akan tergopoh-gopoh seolah mengejar kami. Padahal cuman dengan sedikit berseru kami sudah berlarian tunggang langgang kembali ke kelas. Hihihi

Sosok 4 : Ibu Supi Sapa'ah

Yang berikutnya adalah Ibu Supi Sapaah.
Sosok sederhana dari seorang guru madrasah.

Masih ingat sekali sifat beliau yang lembut. Yang paling saya ingat adalah bagaiman beliau setiap bulan membeli beras jatah punya ibu. Beras jatah dari instansi tempat ibu saya bekerja. Beras yg terkadang lebih banyak kutu hitamnyaπŸ˜“. Entahlah. dari kesederhanaan beliau itulah yang selalu membuat seringkali hati saya trenyuh. Dan berjanji kalau suatu saat nanti saya jadi orang sukses, bu supi dan guru2 madrasah lainnya lah yang ingin saya sambangi.

Ingin sekali suatu waktu membawa bingkisan untuk mengucapkan betapa besar rasa terimakasih saya karena ada banyak ilmu yang saya dapatkan yang mungkin sudah menjadi ilmu yg langka. Sebut saja berapa jumlah sekolah madrasah yang masih ada di sekitar kita. Yang pelajarannya tidak hanya mengaji tapi juga ilmu pendalaman agama lainnya. Hiks. Untuk dikota seperti saya bahkan saya tidak lagi bisa menemukannya. Semoga dikota lainnya ada ya?

Dulu,pernah juga dink sekali saya datang ke madrasah tersebut, tp keadaan sudah jauh berbeda. Guru2nya sudah berganti dan sekolahnya jauh lebih bagus. Tidak seperti saya dulu yang lebih sering memanfaatkan serambi masjid besar kuripan sebagai tempat kami menuntut ilmu. Begitu seadanya.
Penampakan masjid Kuripan yang sekarang. Begitu jauh dari keadaan ketika aku masih bersekolah di serambinya 20 tahun yang lalu.

Itulah sekelumit kenangan tentang guru sederhana pemilik ilmu surga bagi saya. Mari kita doakan semoga beliau senantiasa hidup bahagia sejahtera bersama sanak keluarga dimanapun mereka saat ini berada. Yang bahkan dengan ribuan kata terimakasih takan bisa membalas sedikitpun jasa2 mereka. Karna ilmu agama yg mereka ajarkan akan selalu terpatri di seumur hayat saya. Aamiin.

Salam.



Friday, 17 November 2017

Ber-internet sehat untuk hidup yg bermanfaat

04:09 6 Comments

Wah, uda mau weekend lagi yes. Jadi inget utang artikel buat #arisanbloggandjelrel nih. Kali ini tamanya tentang internet sehat menurut kamu. 

Hmmm, keren yach temanya? Pastinya donk. Tema ini kan diusung oleh dua GRes yang kece. Beliau adalah mba dedew dan mbak prana. Mbak Dedew ini adalah Penulis novel Anak Kos Dodol yang hits itu. Selain penulis beliau adalah salah satu founder blogger perempuan Gandjel rel yang baik, ramah dan gak pelit ilmu loh. Sama kayak blogger satunya, mbak Prana Ningrum. Mbak prananingrum ini orangnya kalem, baik dan produktif juga blognya. Yang mau kenalan lebih lanjut bisa cuuz langsung yess.

Back to theme soal internet sehat. Hmmm, apa sih arti internet sehat? Mungkin internet yang mengandung unsur positif bukan negatif kali ya.
Jujur saja, selama ini sih aku belum bisa memastikan sudah berinternet sehat atau belum.

Tapi yang jelas sejauh ini untuk menggunakan internet secara positif atau sehat aku berusaha untuk :

1. Menggunakan internet sesuai dengan porsinya.

Maksudnya tahu kebutuhan kita dan tahu kapan waktu tertepat menggunakannya.
Contohnya nih, aku setuju banget dengan program 1821. Yaitu untuk mendampingi anak belajar dari jam 6 sore sampai jam 9. Jadi sebisa mungkin tidak menggunakan internet di jam2 tersebut selain untuk me time dengan anak lelakiku. Meski seringnya harapan tak sesuai dengan kenyataan yess. Hihihi. Siapa yg masih kayak gini? *ngacungsendiripalingtinggi*
At least ive tried my best to do so

2. Tidak menggunggah sesuatu yang mengandung 3 K ( Kebencian, Kerusuhan dan Ketersinggungan) 

Sering kan ya kita menggunakan internet untuk eksis di akun sosmed kita. Selama ini sosmed yg paling serign aku gunakan adalah FB, Instagram, dan twitter. Akun lainnya seperti path juga punya sih. Tapi udah lama ga posting disana.
Nah, namanya emak-emak juga manusia kan ya. Tak jarang kita ikut terhanyut dengan berita yg ada di lini masa kita. Gak cuman yang berbau SARA ya. Bahkan terkadang kita juga pasti pernah punya keinginan untuk "menyenggol" seseorang sehubungan dgan apa yg dia lakukan pada kita. Intinya mau nyindir untuk menyinggung mungkin ya. Pernah gak sih. Jujur aja aku sih pernah. Sampai akhirnya diem2an. Hihihi. Tp itu dulu, jaman masih jahilliyah. Sekarang mah sudah punya tips nya. Yaitu, jangan deketin sosmed waktu sedang marah dengan seseorang! That's it.
Apalagi yg niatin bikin akun sosmed untuk bikin rusuh. Ih, aztaghfirullah ya. Hidup sudah rusuh jangan makin di buat keruh dengan postingan2/status2 kita ya. *toyor diri sendiri*

3. Menggunakan internet sebagai media untuk lebih produktif, kreatif dan menghasilkan 

Siapa bilang internet cuman sebatas untuk bikin status/kepsyen di akun sosmed doank atau buat nonton streaming an drama korea via yucub. Aaaahhk, yang begitu pasti belum tahu dunia perbloggingan yess?
Bersyukur sekali aku bisa mengenal dunia blogging sebagai sarana untuk menunjang kratifitas dan produktivitas ku menulis. Kegiatan yang juga merupakan hobi dari sejak kecil dulu. Dalam hal ini aku bisa memanfaatkan internet untuk meneruskan hobi menulisku via blog.

Selain buat yang hobi menulis spertiku, yang suka berjualan dan bingung cara memasarkannya. Bisa juga menggunakan internet untuk ngelapak online. 
Selama itu bisa membuat kita lebih kreatif, produktif dan lebih banyak dampak positifnya bagi diri dan kehidupan kita. Serta tahu batasan-batasan penggunaannya, insyaallah kita bisa berinternet sehat ya.

4. Menggunakan internet dengan bijak


Internet tentu saja seperti yang sudah kita tahu mampu menyediakan informasi apa saja.

Nah semua informasi itu tentu saja tidak semuanya benar. Karena ada yang mengandung hoax. 
Hoax sendiri adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu.
Nah sebagai pengguna internet, kita harus bisa jadi bijak dalam hal memilih dan memilah artikel yang akan kita gunakan.
Mencari sumber referensi yang terpercaya adalah salah satu caranya. 
Biasanya sebagai pengaman aku hanya ikut memposting artikel2 yang bermanfaat bagi diriku sih. Seperti artikel soal parenting yang saat ini lebih aku butuhkan.
Alangkah lebih bijak lagi kalau kita tidak ikut2an memposting hal yang berdasarkan hati dan logika kita itu tidak benar adanya. Jangan sampai malah kita nanti jadi salah satu sumber hoax nya ya.


5. Menjadikan diri menjadi pribadi yg bermanfaat dengan internet.

Untuk menjadi pribadi yang bermanfaat, tentu saja yang kita lakukan harus bisa menebar kebaikan.
Salah satu kebaikan yang bisa kita lakukan dengan internet adalah dengan tidak ikut memposting berita2 yg berbau SARA maupun yg mengandung unsur pornografi. Tetapi yang bisa di ambil ilmunya oleh orang lain. 
Membuat status yang berisikan motivasi dan inspirasi contohnya.
Bukan berisi keluhan apalagi masalah Rumah Tangga kita *catet*.

Nah itu smua cara berinternet sehat ala aku ya. Kalau menurut kalian gimana? Mau pro atau kontra? Silakan tulis pandangan kalian ya di komentar.

Salam



Monday, 13 November 2017

IW-care, aplikasi istimewa untuk ibu hamil&menyusui

09:32 5 Comments


Pernah gak sih ngalamin ketika sedang hamil dan sedang berada di luarkota tiba2 ada keluhan pada perut buncit kita? Sedang berada di tempat yang asing nan ramai dan bingung cari tempat aman, nyaman serta higieneis buat menyusui?

Mungkin kejadian tersebut lah yang melatar belakangi keinginanku untuk membuat aplikasi ini.

Sebuah aplikasi istimewa untuk makhluk paling istimewa di bumi ini. Yaitu wanita. 

Aplikasi ini sendiri diberi nama IW-care yang diambil dari kata "I Will- CARE". Atau dalam bahasa indonesianya bisa diartikan sebagai "Aku Akan-PEDULI". Ini seperti sebuah janji pada diri sendiri untuk lebih perduli kepada wanita. Terutama wanita yang sedang hamil atau masa2 menyusui bayinya. Bukankah orang hamil itu pantas untuk mendapatkan tempat yg istimewa di mana saja dan oleh siapa saja?😊 *as simple as that*.

Dan adapun isi dari aplikkasi IW-care ini nantinya adalah :

1. Alamat dokter kandungan terkemuka di setiap daerah
Dilengkapi dengan google maps nya.
Jadi meski berada di daerah manapun setiap kita menggunakan aplikasi ini kita bisa mengorek informasi keberadaan dokter yang terdekat dengan kita

2. Jadwal praktek dokter kandungan terdekat yang ada di sekitar kita.
Kita tinggal mengetikkan daerah yang menjadi posisi kita saat ini. Dan biarkan aplikasi yg berjalan untuk memberitahu jadwal praktek dokter kandungan yang sekiranya dengan mudah kita jangkau.

3. Tempat Laktasi Asi
Ini berguna bagi para ibu menyusui yang aware dengan lingkungan sekitar. Memiliki tempat yg aman, nyaman, khusus dan higienis pastilah dambaan ibu menyusui ketika seda g berada di keramaian. Menjadikannya spesial dengan ruang khusus untuk memberikan ASI terbaik bagi generasi penerus adalah salah satu kewajiban kita bukan?

4. Tempat/Alamat AIMI
AIMI atau Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia ini adalah sebuah komunitas bagi Ibu2 menyusui yang butuh dukungan moral menuntaskan proses pemberian ASInya hingga 2 tahun. Terdiri dari para konselor laktasi di seluruh pelosok negeri.

AIMI ini perannya adalah membantu ibu menyusui untuk menemukan komunitas pendukung ASI. Agar merasa tidak sendirian ketika mengalami kesulitan pada waktu pemberian ASI eksklusif untuk bayinya pun juga untuk menyalakan semangat bagi ibu baru untuk terus memberikan ASI nya kepada sang bayi hingga sampai 2 tahun.
Seperti layaknya komunitas, disini terdapat forum chat untuk setiap diskusi yang melibatkan anggota AIMI yg sama2 menggunakan aplikasi IW-Care ini.

5. Menghitung HPL 
Dengan memasukkan tanggal terakhir haids. Maka dengan sendirinya aplikasi ini akan menghitung hari perkiraan lahir si jabang bayi.

6. Menghitung jumlah kalori
Ini untuk menghitung jumlah asupan kalori ataupun gizi yang telah dan harus dipenuhi oleh ibu hamil atau menyusui. 

7. Info dan jadwal senam hamil di RS
Berisikan info mengenai jadwal senam kehamilan yang biasanya diadakan di Rumah sakit-rumah sakit atau klinik2 yang ada di sekitar pengguna. 
Ditujukan khusus ibu2 hamil yang ingin sehat dan terbiasa dengan senam2 selain kehamilan sebelumnya.
Sehingga diharapkan dapat membantu memudahkan proses persalinannya nanti.

8. Forum
Tempat untuk saling tanya jawab dengan dokter kandungan se-indonesia. Sehingga memudahkan ibu hamil mendapatkan informasi sebaik2nya tentang segala hal yg dialami selama proses kehamilan, melahirkan dan menyusui

Dari delapan isi aplikasi tersebut, maka akan dikelompokkan menjadi 5 icons dengan inisial.

Icon-icon tersebut adalah :

1. A untuk Address
Berisikan alamat RS, tempat dokter kandungan, juga klinik2 laktasi serta alamat2 keberadaan komunitas Aimi terdekat.

2. C untuk Counting
Berisikan perhitungan HPL dan juga kalori atau asupan gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui setiap harinya

3. F untuk Forum
Berisikan forum tanya jawab sesama pengguna aplikasi ini plus dengan dojter kandungan di seluruh Indonesia

4. S untuk Schedule 
Berisikan jadwal. Baik jadwal praktek dokter kandungan maupun jadwal senam hamil di beberapa RS terdekat dari pengguna.

Demikian ide untuk aplikasi IW-care ini. Bagi siapa saja yang mungkin punya ide yg lebih menarik dari ini bisa banget kalau mau ikut ajang IWIC ini DISINI ya.

Di ajang ini kamu bisa menuangkan ide/aplikasi keren, kreatif dan inovatif demi kemajuan Indonesia sekaligus memenangkan hadiah dari Indosat ooredoo iwic



Ditunggu ya, partisipasinya.
Salam.

Sunday, 12 November 2017

LABIRIN : Antara Cinta, Persahabatan, masa lalu dan masa depan

05:00 0 Comments


Ada nuansa yang berbeda dari novel yang satu ini. Novel apik dan epik yang dituliskan oleh Aci Baehaqie dibawah bendera penerbit Bhuana Sastra (imprint dari penerbit Bhuana Ilmu Populer).

Dengan alur tidak lurus yang menceritakan kisahnya secara tidak urut ini, kita diharapkan jadi pembaca yang cerdas untuk terus bisa mengikuti rangkaian ceritanya dengan baik. "Kita? Lo aja kali!"Hihihi. 

Dan jujur saja, saya sempat seperri kapal yang kehilangan arah saat membaca novel ini di beberapa halaman awal. Termasuk dalam kategori pembaca yang kurang cerdas apa ya. Hahaha. Tapi setelah menemukan alur cerita berikutnya saya baru bisa bilang dalam hati "Ooooo... ceritanya begini" Hahahaaaa. 

Alur cerita itu sendiri dibagi menjadi beberapa plot. Saat pelaku (bernama Ayla Dinata) berada di bangku kuliah, masa-masa setelah kuliah (mulai terjadinya banyak konflik) dan masa2 "pelarian"nya di Luar Negeri.
Diceritakan sekitar antara tahun 2001 sampai tahun 2018.

Kisahnya sendiri menceritakan tentang persahabatan, cinta dan masa lalu yang harus ditinggalkan demi keinginan Bapak Ayla dengan alih-alih "masa depan".

Cerita berawal dari persahabatan Ayla dengan teman kuliah sekaligus seapartemen yang bernama Ringgo (Igo) dan Emi(Emily). Hingga akhirnya membuatnya jatuh cinta kepada sepupu Emily yang sangat tampan dan rupawan bernama Anthony.

Sayangnya percintaannya dengan Anthony tidak di restui oleh Ayah Ayla. Karena perbedaan keyakinan.
Tak hanya percintaannya yang mengandung konflik. Persahabatan mereka bertiga pun juga mengalami "guncangan" karena kebodohan Emi yang terlibat pacaran tidak sehat dengan pacarnya yang bernama Brandon sehingga menjerumuskannya pada obat-obatan terlarang.
Dan juga Igo, salah satu sosok yang digambarkan oleh sang penulis sebagai orang yang tampan dan jadi idola kampus. Namun memiliki kekurangan pada orientasi seksual. Yaitu penyuka sesama jenis.

Ayla disini mampu membuktikan bahwa dia adalah sahabat yang baik. Teramat sangat baik kalau menurut saya malah. Yang masih dengan setianya mendampingi bahkan memilih untuk tetap menjaga Emi dari perjuangannya melawan narkoba daripada beasiswa di Universitas Columbia di AS sebagai pemenang sayembara rumah sehat.

Dari sayembara, kondisi Emily di pusat rehabilitasi narkoba dan ketahuan Ayah Ayla akan perbedaan agama yg dianut oleh Anthony itulah yang menjatuhkannya pada tiga pilihan sulit yang di berikan oleh Ayahnya.
Pilihan pertama, Ayla diharuskan berangkat ke New York meninggalkan urusan sahabat2nya. Pergi dan mengejar masa depannya dengan menjadikan teman2nya itu sebagai sebuah masa lalu.

Pilihan kedua, tetap pacaran dengan Anthony. Tapi asal tetap berangkat ke New York dan meninggalkan Emi. Tidak usah membantunya menjalani proses rehabilitasi.

Pilihan ketiga, memutuskan hubungan dengan Anthony. Pergi jauh dari kehidupannya. Bapak akan mengijinkan Ayla tinggal sampai Emi sembuh total dan bisa tegak berdiri lagi. Dan setelah benar2 sembuh, Ayla diminta untuk pergi menjadi orang sukses di masa depan. 

Benar2 pilihan sulit bagi Ayla. Meaki sulit, pilihan harus tetap diambil.Dan pada akhirnya ia mengambil pilihan terakhir untuk ditempuhnya. Mengabaikan perasaan cinta yang sangat besar dan dalam demi kesembuhan sahabatnya. Dan cita2 ayahnya. Menelan pil pahit untuk hal yang dia tahu bahkan berpuluh2 tahunpun dia akan menyesali keputusannya itu.

Menyesali keputusan untuk meninggalkan sosok yg paling penting dalam hidupnya. Sosok yang sudah2 benar2 seperti pinta terakhir kakaknya, Adrian sebelum meninggal dunia.

Hingga akhirnya Ayla pergi dan meninggalkan semua orang2 di masa lalunya itu dengan penuh luka.
Kebetulan dia bekerja di sebuah perusahaan ternama yang sering membuatnya harus pergi jauh dari Indonesia. Sekaligus tempat pelarian dari kisah sedihnya. 

Ada banyak kisah yang menyesakkan dan tak jarang membuat saya menitikkan air mata tatkala membaca novel ini. Seperti saat dimana Ayla harus menghadapi temannya yg kecanduan narkoba (i dont even think that it is hard enough), saat dia harus kehilangan Adrian kakaknya yang sebelumnya juga mengalami kisah cinta yang sama. Tidak direstui karena perbedaan agama dengan Jesse hingga akhirnya pergi dari rumah dan meninggal dunia karena kanker yang dideritanya, saat Ayla memutuskan cintanya pada Anthony waktu di Bali dan puncaknya adalah saat ia menghadiri pernikahan Anthony dengan Prameswari Avanti.

Membayangkan melepas kepergian orang yang benar2 kita cintai karena hal yang bukan dari keinginan sendiri rasanya pasti menyakitkan. (Dan saya bahkan bisa merasakan perasaan Ayla saat itu)
Pun juga ketegarannya untuk bertemu Anthony kembali setelah 10 tahun berlalu tepat di hari pernikahan nya dan menyerahkan kadonya langsung di atas tangan Anthony sebelum pemberkatan pernikahannya di mulai. Hiks *tisu mana tisuuuu😭😒*

Sebagai penutup, dari novel ini ada beberapa pelajaran yang bisa di ambil diantaranya :
1. Persahabatan itu tidak harus membeda-bedakan agama. Bagaimana kisah Ayla yg setia menemani sahabat2nya ke gereja bisa jadi contoh perbuatan yg baik bagi sesama umat beragama.
2.Tetaplah jadi baik meski orang2 di sekitar kita tidak baik. Karena sampai kapanpun cuma kebaikanlah yang akan selalu di kenang oleh para penerimanya.
3. Hidup tak selalu tentang bagaimana menjadi idola. Setampan apapun Igo dan secantik apapun Emily dan sepopuler apapun mereka berdua di kampus. Ada sisi gelap dari kehidupannya.
4. Cinta tak selalu tentang memiliki. Cinta adalah seseorang yang namanya snantiasa kita sebutkan dalam doa. Sama seperti doa yang diucapkan Ayla untuk Anthony tercinta.

5. Masalah ada untuk di hadapi. Bukan untuk dihindari. 
6. Pada akhirnya, sifat, sikap ataupun perilaku seseorang tetap bergantung pada kuatnya keyakinan atau iman yang dimiliki oleh seseorang.

Demikian review novel LABIRIN. Bagi yang tertarik bisa langsung cuuz ya ke gramedia. 
Soal harga saya tidak bisa menyebutkan. Karena ini adalah novel hadiah Giveaway yang diselenggarakan di fanspage BIPGramedia. Hehehe.

Salam.








rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email