Friday, 17 November 2017

Ber-internet sehat untuk hidup yg bermanfaat


Wah, uda mau weekend lagi yes. Jadi inget utang artikel buat #arisanbloggandjelrel nih. Kali ini tamanya tentang internet sehat menurut kamu. 

Hmmm, keren yach temanya? Pastinya donk. Tema ini kan diusung oleh dua GRes yang kece. Beliau adalah mba dedew dan mbak prana. Mbak Dedew ini adalah Penulis novel Anak Kos Dodol yang hits itu. Selain penulis beliau adalah salah satu founder blogger perempuan Gandjel rel yang baik, ramah dan gak pelit ilmu loh. Sama kayak blogger satunya, mbak Prana Ningrum. Mbak prananingrum ini orangnya kalem, baik dan produktif juga blognya. Yang mau kenalan lebih lanjut bisa cuuz langsung yess.

Back to theme soal internet sehat. Hmmm, apa sih arti internet sehat? Mungkin internet yang mengandung unsur positif bukan negatif kali ya.
Jujur saja, selama ini sih aku belum bisa memastikan sudah berinternet sehat atau belum.

Tapi yang jelas sejauh ini untuk menggunakan internet secara positif atau sehat aku berusaha untuk :

1. Menggunakan internet sesuai dengan porsinya.

Maksudnya tahu kebutuhan kita dan tahu kapan waktu tertepat menggunakannya.
Contohnya nih, aku setuju banget dengan program 1821. Yaitu untuk mendampingi anak belajar dari jam 6 sore sampai jam 9. Jadi sebisa mungkin tidak menggunakan internet di jam2 tersebut selain untuk me time dengan anak lelakiku. Meski seringnya harapan tak sesuai dengan kenyataan yess. Hihihi. Siapa yg masih kayak gini? *ngacungsendiripalingtinggi*
At least ive tried my best to do so

2. Tidak menggunggah sesuatu yang mengandung 3 K ( Kebencian, Kerusuhan dan Ketersinggungan) 

Sering kan ya kita menggunakan internet untuk eksis di akun sosmed kita. Selama ini sosmed yg paling serign aku gunakan adalah FB, Instagram, dan twitter. Akun lainnya seperti path juga punya sih. Tapi udah lama ga posting disana.
Nah, namanya emak-emak juga manusia kan ya. Tak jarang kita ikut terhanyut dengan berita yg ada di lini masa kita. Gak cuman yang berbau SARA ya. Bahkan terkadang kita juga pasti pernah punya keinginan untuk "menyenggol" seseorang sehubungan dgan apa yg dia lakukan pada kita. Intinya mau nyindir untuk menyinggung mungkin ya. Pernah gak sih. Jujur aja aku sih pernah. Sampai akhirnya diem2an. Hihihi. Tp itu dulu, jaman masih jahilliyah. Sekarang mah sudah punya tips nya. Yaitu, jangan deketin sosmed waktu sedang marah dengan seseorang! That's it.
Apalagi yg niatin bikin akun sosmed untuk bikin rusuh. Ih, aztaghfirullah ya. Hidup sudah rusuh jangan makin di buat keruh dengan postingan2/status2 kita ya. *toyor diri sendiri*

3. Menggunakan internet sebagai media untuk lebih produktif, kreatif dan menghasilkan 

Siapa bilang internet cuman sebatas untuk bikin status/kepsyen di akun sosmed doank atau buat nonton streaming an drama korea via yucub. Aaaahhk, yang begitu pasti belum tahu dunia perbloggingan yess?
Bersyukur sekali aku bisa mengenal dunia blogging sebagai sarana untuk menunjang kratifitas dan produktivitas ku menulis. Kegiatan yang juga merupakan hobi dari sejak kecil dulu. Dalam hal ini aku bisa memanfaatkan internet untuk meneruskan hobi menulisku via blog.

Selain buat yang hobi menulis spertiku, yang suka berjualan dan bingung cara memasarkannya. Bisa juga menggunakan internet untuk ngelapak online. 
Selama itu bisa membuat kita lebih kreatif, produktif dan lebih banyak dampak positifnya bagi diri dan kehidupan kita. Serta tahu batasan-batasan penggunaannya, insyaallah kita bisa berinternet sehat ya.

4. Menggunakan internet dengan bijak


Internet tentu saja seperti yang sudah kita tahu mampu menyediakan informasi apa saja.

Nah semua informasi itu tentu saja tidak semuanya benar. Karena ada yang mengandung hoax. 
Hoax sendiri adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu.
Nah sebagai pengguna internet, kita harus bisa jadi bijak dalam hal memilih dan memilah artikel yang akan kita gunakan.
Mencari sumber referensi yang terpercaya adalah salah satu caranya. 
Biasanya sebagai pengaman aku hanya ikut memposting artikel2 yang bermanfaat bagi diriku sih. Seperti artikel soal parenting yang saat ini lebih aku butuhkan.
Alangkah lebih bijak lagi kalau kita tidak ikut2an memposting hal yang berdasarkan hati dan logika kita itu tidak benar adanya. Jangan sampai malah kita nanti jadi salah satu sumber hoax nya ya.


5. Menjadikan diri menjadi pribadi yg bermanfaat dengan internet.

Untuk menjadi pribadi yang bermanfaat, tentu saja yang kita lakukan harus bisa menebar kebaikan.
Salah satu kebaikan yang bisa kita lakukan dengan internet adalah dengan tidak ikut memposting berita2 yg berbau SARA maupun yg mengandung unsur pornografi. Tetapi yang bisa di ambil ilmunya oleh orang lain. 
Membuat status yang berisikan motivasi dan inspirasi contohnya.
Bukan berisi keluhan apalagi masalah Rumah Tangga kita *catet*.

Nah itu smua cara berinternet sehat ala aku ya. Kalau menurut kalian gimana? Mau pro atau kontra? Silakan tulis pandangan kalian ya di komentar.

Salam



6 comments:

  1. Nah iya tuh, mendingan pake internet untuk sesuatu yg lebih produktif yang lebih menghasilkan pendapatan daripada ngoceh-ngoceh memperkeruh masalah, nambah musuh sana-sini.

    ReplyDelete
  2. asyik banget bisa dapat penghasilan dari internet yaaa nggak cuma buat berantem ajaa hihihi

    ReplyDelete
  3. setuju banget, mba Rahma... kita memang mesti bijak menggunakan internet, pilih yang bermanfaat & menebarkan manfaat, hindari konten negatif :)

    ReplyDelete
  4. Internet bagai pedang bermata 2..
    Disatu sisi membantu, di sisi lain memang menggoda untuk berbuat dosa..:D
    Dulu gak pernah nyinyiran orang..sekarang jadi gampang banget mulut ini membicarakan hal-hal tidak bermanfaat..

    ReplyDelete
  5. bagi2 info cara memperoleh pendapatan lewat donk mba..hihihi..kali2 tau 😆😆😆

    ReplyDelete
  6. Beberapa bulan yang lalu saya dan anak sepakat untuk menerapkan 1821 mbak, dimana pada rentang 18.00 s/d 21.00 tidak boleh pegang gadget, bahkan itu yang usul anak saya sendiri loh mbak.

    Tapi lama-kelamaan mana tahan hehe.., sejak saya pulang kerja dia udah pantengin ponsel entah sejak kapan. Susah dibilanginnya mbak. Ya udahlah yang penting gak lupa belajar dan gak buka yang aneh-aneh.. *Wah jadi curhat nih mbak :)

    ReplyDelete

Mohon berkomentar dengan baik ya. Terimakasih.

rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Follow by Email